Laman

Selasa, 30 April 2013

Aksi Earth Hour Berkesinambungan

Tahukah anda bahwa Earth Hour 2013 dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 23 Maret 2013 kemarin? Bila kota anda ikut menyemarakkan program global tahunan ini, tentunya pada pukul 08.30 hingga 09.30 malam kemarin anda dapat menyaksikan banyaknya sarana umum, usaha – usaha, dan perumahan mematikan lampunya pada jam – jam ini. Mungkin anda adalah salah satu partisipan dalam acara tahunan ini. Di Indonesia sendiri, organisasi Earth Hour telah masuk dan melaksanakan kampanye hemat energinya sejak tahun 2009 kemarin. Kemudian kampanye tersebut terus berlanjut hingga tahun 2013 ini.

World Wildlife Fund Merintis Earth Hour

Earth Hour merupakan organisasi rintisan World Wildlife Fund atau yang sering disingkat WWF. World Wildlife Fund merupakan organisasi dunia yang bergerak di bidang lingkungan hidup. Earth Hour sendiri merupakan bentuk kampanye WWF terhadap masalah pencemaran lingkungan hidup yang marak diperbincangkan belakangan ini. Kegiatan ini awalnya dilaksanakan pertama kali di Sydney, Australia, yang mana warga dan pemerintah mematikan lampu – lampu pada fasilitas umum dan perumahan. Momen ini kemudian menjadi cikal bakal pengadopsian Earth Hour di seluruh dunia hingga sekarang.

Menurut catatan yang dikeluarkan oleh WWF Indonesia, sebanyak 30 kota besar di Indonesia telah sukses mengurangi gas emisi buang dengan mengikuti kampanye ini pada tanggal 23 Maret kemarin. Awalnya kampanye program penghematan energi dan kesadaran akan kebutuhan lingkungan yang lebih hijau ini hanya diikuti oleh sedikit kota besar di Indonesia. Namun, dengan bantuan komunitas – komunitas Earth Hour dan juga lingkungan yang telah ada, akhirnya komunitas ini terus bermunculan di seluruh Indonesia untuk menularkan energi positif pada semua kalangan, termasuk pengusaha dan pemerintah.

Earth Hour yang digencar – gencarkan oleh WWF Indonesia dan Earth Hour Indonesia tahun ini mengangkat tema “Ini Aksiku! Mana Aksimu?”. Diharapkan budaya gaya hidup hijau atau hemat energi dapat terus dikomitmenkan demi mengurangi proses perubahan iklim atau global warming yang menjadi konsen dan keprihatinan banyak pihak dunia. Lebih spesifiknya lagi, dua organisasi lingkungan hidup ini berjuang dalam mengampanyekan isu – isu hemat energi, penggunaan transportasi umum, penghidupan taman kota, dan pengurangan penggunaan sampah plastik, tisu, dan kertas.

Earth Hour Di Indonesia

Jakarta yang merupakan ibukota negara Indonesia adalah salah satu kota perintis pertama dalam kegiatan ini. Pada tahun 2013 ini, untuk kelima kalinya Jakarta telah mengikuti program Earth Hour. Dengan dukungan dari Pemprov DKI Jakarta, ‘Switch Off’ atau mematikan lampu telah dilaksanakan pada acara puncak Earth Hour tahun ini. Banyak tempat – tempat umum seperti Bundaran HI, Lapangan Monas, dan masih banyak lagi dipadamkan pada malam puncak tersebut.

Pemerintah sadar bahwa tingkat konsumsi listrik yang sangat tinggi dari warga Jakarta ini haruslah segera diubah sesegera mungkin. Kehidupan konsumtif akan energi seharusnya menjadi pola kehidupan hemat energi. Lewat Earth Hour ini, Pemprov Jakarta berniat untuk sekaligus mengampanyekan penghematan listrik yang apabila tidak segera disadari gaya hidup warga Jakarta dari tahun ke tahun tersebut akan menjadi momok tersendiri di kemudian hari.

Acara yang bertemakan ‘Padam 1 jam Jakarta’ ini dibuka langsung oleh Gubernur DKI Jakarta dan disemarakkan oleh berbagai aksi dari komunitas – komunitas lingkungan hidup sejak pagi. Selain itu, berbagai penampilan juga turut menghiasi acara lingkungan hidup akbar di Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat ini.

Senin, 22 April 2013

Manfaat Cacing Tanah untuk Lingkungan Kebun

Cacing tanah memiliki banyak manfaat bagi lingkungan. Cacing memiliki kemampuan untuk mengubah struktur tanah. Oleh karena itu sudah sejak zaman dulu cacing dijadikan indikator untuk menentukan kualitas tanah. Cacing tanah sangat sensitif terhadap polusi lingkungan. Polusi yang disebabkan dari racun dalam herbisida kimia dan pestisida bisa membuat cacing tanah menyingkir dari tanah pekarangan anda.

Cacing tanah akan memperbaiki struktur tanah di kebun organik, mereka akan membantu meningkatkan porositas, dinamika nutrisi, dan pertumbuhan tanaman. Cacing tanah memang bukan merupakan bagian penting dari tanah yang sehat, namun kehadiran mereka selalu mampu menunjukkan kebaikan tanah tersebut untuk ditanami. Cacing memiliki fungsi menguntungkan untuk lingkungan kebun atau ladang, jadi peran serta kita untuk melindungi habitat mereka sangat penting.

Cara Cacing Membantu Tanah

Cacing tanah mendapatkan nutrisi mereka dari mikroorganisme yang hidup di permukaan bahan organik yang membusuk, (ganggang, jamur, dan bakteri). Kotoran mereka memiliki lebih banyak mikroorganisme. Mikroorganisme yang mereka konsumsi diuraikan untuk dihinggapi mikroorganisme lainnya. Dekomposisi bahan organic dan perputaran nutrisi menjadi lebih baik karena bantuan mikroorganisme yang dihasilkan kotoran cacing tersebut. Dengan cara semacam ini mereka membantu tanah menjadi subur dan baik untuk ditanami. Tanpa keberadaan cacing - dekomposisi bahan organic akan lebih sulit dan tumbuhan harus berusaha lebih keras untuk mendapatkan nutrisi.

Dengan keberadaan cacing tanah akan tersedia banyak nutrisi yang mudah dicerna oleh tanaman. Apa yang cacing makan sangat tergantung di mana mereka tinggal. Cacing yang hidup dekat dengan permukaan bumi akan memakan berbagai bahan organik, seperti rumput mati dan daun yang jatuh ke tanah. Pola makan cacing yang hidup lebih dalam di bawah permukaan tanah akan terfokus pada kotoran dan bahan organik yang sengaja dikubur untuk mendapatkan pupuk.

Dalam kedua kasus, mereka mengkonsumsi berbagai ganggang, jamur dan bakteri, hanya kelompok yang hidup dekat dengan permukaan yang mendapatkan makanan secara langsung dari pembusukan bahan organik, sedangkan cacing yang hidup lebih dalam mengkonsumsi alga, jamur dan bakteri yang ada di tanah. Ketika makanan cacing telah dipenuhi, baik melalui bahan organik atau partikel mineral, mereka mengeluarkan kotoran dalam bentuk gips. Kotoran ini kemudian akan sangat bermanfaat bagi kehidupan tanaman.

Manfaat Terhadap Struktur Tanah

Cacing tanah memberikan manfaat lain bagi sirkulasi udara di dalam tanah. Mereka meningkatkan porositas tanah saat mereka bergerak untuk berpindah tempat di dalam tanah. Kekosongan yang mereka tinggalkan di tanah meningkatkan infiltrasi udara dan air, serta sekaligus meningkatkan drainase. Pada saat cacing tanah bergerak di dalam tanah dan membawa bahan organik lebih jauh ke dalam tanah, tanah akan mengalami peningkatan kapasitas untuk menyimpan air.

Dengan metode alami cacing tanah dalam membajak dan menggemburkan tanah, cacing membuat tanah menjadi tempat yang baik bagi kehidupan tanaman. Berkebun dengan metode organik, dan menjaga pasokan bahan organik yang dibutuhkan dalam tanah pada kebun tersebut akan menciptakan lingkungan yang sehat bagi cacing tanah untuk bertahan hidup. Kerjasama antara petani atau tukang kebun akan terjalin dengan baik. Tanaman yang dihasilkan akan memiliki kualitas dan kebun yang ditanami akan menghasilkan sayuran dan buahan yang kaya nutrisi. Kebun bunga akan tampak lebih indah dengan keberadaan cacing. Cacing adalah sahabat manusia, oleh karena itu kita harus menjaga mereka dengan membuat bumi kita bebas polusi.

Permasalahan Transportasi di Negara Berkembang

Sebagian besar moda transportasi di dunia menjadi salah satu penyebab rusaknya lingkungan dunia, polusi yang disebabkan oleh gas buang kendaraan yang mengandung timbal dan bahan-bahan berbahaya lainnya menjadi salah satu penyebab utama rusaknya lingkungan. Dengan melihat pada kenyataan ini, banyak pabrikan kendaraan dunia yang mengembangkan kendaraan ramah lingkungan dengan bahan bakar alternatif dan emisi gas buang yang semakin baik.

Pabrikan kendaraan bukan saja membangun dan merancang kendaraan ramah lingkungan untuk masa depan, namun juga telah menjualnya dan telah dikendarai oleh segelintir masyarakat di dunia. Namun memang jumlah kendaraan ramah lingkungan seperti mobil berteknologi hybrid maupun listrik, masih jauh sangat kecil persentasenya dibandingkan dengan kendaraan-kendaraan dengan teknologi konvensional yang masih menggunakan bahan bakar fosil, sehingga dampak buruk dari gas buang kendaraan masih sangat terasa.

Regulasi tentang Kendaraan Bermotor

Apabila kita membandingkan antara negara maju dan negara berkembang, tentu kita akan menemui perbedaan yang sangat mencolok tentang kebijakan kendaraan antara negara maju dan negara berkembang. Negara maju membatasi usia kendaraan bermotor antara rentang 5-10 tahun usia pakai, sementara di negara berkembang masih banyak yang belum mengatur tentang usia pakai kendaraan, lebih tepatnya kendaraan yang bisa jalan berapapun usianya masih akan tetap jalan.

Perbedaan regulasi ini tentu saja membawa dampak yang cukup signifikan tentang kondisi lingkungan antara negara maju dan negara berkembang. Perbedaan regulasi ini tentu saja disesuaikan dengan kondisi masyarakat dari suatu negara. Masyarakat negara maju memiliki tingkat ekonomi yang jauh lebih tinggi daripada masyarakat negara berkembang, sehingga regulasi tentang kendaraan bermotor pun tentunya berbeda jauh.

Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang mengatur kebijakan usia pakai kendaraan antara 5-10 tahun, sedangkan Singapura memiliki regulasi usia pakai kendaraan adalah 5 tahun. Parahnya negara berkembang memanfaatkan celah ini untuk mengimpor mobil-mobil eks negara maju untuk dijual dan dipakai kembali di negara berkembang. Kendaraan-kendaraan yang masuk kategori tidak layak jalan di negara maju akhirnya mendapat predikat layak jalan di negara berkembang, akibatnya semakin banyak kendaraan di negara berkembang yang menjadi penyumbang polusi udara dan kerusakan lingkungan.

Transportasi Negara Berkembang

Transportasi menjadi permasalahan pelik di negara-negara berkembang, kemampuan pemerintah negara berkembang untuk menyediakan moda transportasi yang nyaman dan ramah lingkungan menjadi suatu kebutuhan yang mendesak. Namun tentu saja penyediaan moda transportasi masal yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tingginya harga kendaraan ramah lingkungan seperti kendaraan hybrid maupun listrik menyebabkan negara-negara berkembang masih sangat kesulitan untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan sebagai moda transportasi masal.

Bagaimanapun juga sebaiknya pemerintah di negara-negara berkembang mendorong masyarakatnya untuk peduli terhadap lingkungan, juga mendorong akademisi untuk mampu membangun atau merancang kendaraan yang ramah lingkungan. Apabila sebuah negara mampu menemukan sendiri formula kendaraan ramah lingkungan, bukan tidak mungkin negara-negara berkembang memproduksi kendaraan ramah lingkungannya sendiri.

Diperlukan semangat dan koordinasi yang baik dalam penanggulangan polusi udara. Lingkungan tempat kita tinggal ini harus dijaga keberlangsungan dan kualitasnya, ini penting demi keberlangsungan hidup makhluk hidup. Melihat hal ini, sudah sepatutnya masyarakat menyadari akan dampak buruk asap kendaraan, sehingga mulai beralih menggunakan kendaraan umum dibandingkan kendaraan pribadi. Pada sisi lain pemerintah harus mampu memberikan solusi atas polusi udara dengan cara menyediakan moda transportasi yang nyaman terlebih dahulu. Apabila moda transportasi masal nyaman, maka bukan tidak mungkin masyarakat beralih sepenuhnya kepada transportasi masal.

Minggu, 21 April 2013

Lingkungan Perkotaan

Kota merupakan pusat ekonomi, pusat informasi, komunikasi, pendidikan, dan lain sebagainya. Namun kota sepertinya bukan merupakan pusat dari kebersihan lingkungan, karena sebagian besar kota besar di Indonesia memiliki lingkungan yang tercemar. Seringkali orang mengibaratkan kota sebagai ‘tong sampah’ jauh berbeda dengan keadaan pedesaan dimana lingkungannya masih bersih dan asri.

Namun beginilah fakta kota, kota penuh dengan kesemrawutan, polusi, dan kurangnya kesadaran penduduknya terhadap lingkungan. Idealnya sebuah kota besar harus memiliki tata kota yang baik, menyediakan ruang publik dan taman kota sehingga keseimbangan lingkungan dapat diperoleh. Apa yang salah dengan kota? Lebih tepatnya siapa yang bersalah atas kondisi perkotaan saat ini? Bagaimana cara menanggulanginya agar lingkungan kota dapat dijaga kebersihan dan keindahannya?

Banyak sekali pertanyaan yang akan timbul apabila kita membahas tentang perkotaan dan tata kotanya. Tetu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut tidaklah mudah, apalagi kondisi perkotaan di Indonesia saat ini sudah jauh dari predikat kota sehat dan ideal.

Tata Kota

Tata kota adalah hal yang mendasar bagi pemerintah untuk mewujudkan keseimbangan di lingkungan perkotaan. Seperti yang kita ketahui bahwa tingkat polusi udara di perkotaan lebih tinggi daripada pedesaan. Tata kota berfungsi untuk menjaga lingkungan dan menjaga keseimbangan di perkotaan. Gersang dan polusi menjadi musuh utama perkotaan terutama di Indonesia. Kualitas udara, air, tanah, menjadi jauh berkurang. Udara segar menjadi barang langka di daerah perkotaan, sedangkan hawa panas dan bau knalpot menjadi sahabat khas perkotaan.

Tata kota dimulai dengan melihat peta kota dan melakukan perencanaan yang akan direalisasikan demi terwujudnya kota yang ideal sesuai dengan konsep-konsep kota ideal. Perencanaan tata kota di Indonesia mengacu pada Undang-Undang Penataan Ruang atau UUPR yang disahkan pada tahun 2007, sehingga pemerintah masing-masing kota perlu merevisi perencanaan tata kota agar sesuai dengan UUPR tahun 2007.

Konsep tata kota yang ideal pun hendaknya memenuhi syarat-syarat kota ideal seperti ketahanan, kesesuaian, rasa, akses, dan kontrol. Pemerintah harus mampu menjamin ketahanan kota dalam hal menunjang keberlangsungan energi, kebutuhan udara, air, tanah, ketersediaan lahan pembuangan sampah, dan pengelolaan lainnya sepanjang waktu. Pemerintah juga harus mampu merancang kota dengan sesuai dalam artian ada keseimbangan yang terbentuk di dalam kota tersebut seperti ketersediaan ruang hijau dan ruang publik secara bersamaan.

Banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota di seluruh Indonesia agar mampu mengembalikan keseimbangan lingkungan di area perkotaan. Tentu saja ini dimaksudkan demi kebaikan bersama dan keberlangsungan hidup umat.

Ruang Terbuka Hijau

Apa yang dimaksud dengan ruang terbuka hijau dan mengapa ruang terbuka hijau sangat penting untuk diterapkan di area perkotaan? Ruang terbuka hijau adalah suatu pemanfaatan lahan yang dikhusukan untuk tanaman, atau area hijau. Tanaman hijau menjadi sangat langka di perkotaan, tergerus oleh aliran pembangunan dan hutan tembok.

Ruang terbuka hijau sebaiknya memenuhi 30-40% dari total luas wilayah. Hal ini penting untuk menjaga dan mempertahankan ketersediaan air bersih, udara bersih, dan tanah yang subur. Ruang terbuka hijau dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan lingkungan, dengan banyaknya tanaman yang tumbuh di tengah kota maka akan mengurangi polusi udara.

Seperti yang kita tahu apabila polusi udara dibiarkan dan semakin meningkat kadar polusinya, maka kesehatan masyarakat yang tinggal di perkotaan akan terancam. Inilah mengapa ruang terbuka hijau sangat dibutuhkan di setiap kota, hal ini juga telah diatur dalam Undang-Undang Penataan Ruang tahun 2007.

Sabtu, 20 April 2013

Tas Ramah Lingkungan

Isu lingkungan semakin hari menjadi isu yang semakin sering digaungkan di berbagai tempat. Memang benar bahwa dengan kemudahan akses informasi yang dimiliki saat ini dengan dukungan internet yang sangat mudah diakses oleh hampir setiap orang, semakin banyak pula orang yang mulai menyadari mengenai kerusakan yang muncul di lingkungan sekitar baik dalam skala sempit maupun skala luas. Kerusakan lingkungan ini membawa dampak negatif bagi lingkungan itu sendiri maupun manusia yang tinggal di dalamnya sehingga orang mulai sadar untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan tersebut dengan mengurangi hal-hal yang akan merusak lingkungan lebih jauh.

Ada banyak faktor yang berpengaruh pada kerusakan lingkungan, tetapi sampah merupakan salah satu masalah besar peradaban manusia terlebih karena ada banyak jenis sampah saat ini yang tidak bisa diurai secara alami sehingga penumpukan terjadi di berbagai tempat baik di darat maupun di laut. Sampah plastik tidak bisa dipungkiri mempunyai andil yang sangat besar terhadap degradasi lingkungan yang semakin parah saja akhir-akhir ini.

Tas Plastik versus Tas Ramah Lingkungan

Dunia berubah dan terancam oleh degradasi lingkungan karena satu penemuan sederhana bernama plastik. Plastik digunakan saat ini untuk berbagai hal yang sederhana dari kantong plastik hingga barang-barang besar termasuk kendaraan.

Justru pemakaian plastik yang sangat sederhana seperti kantong plastik membawa pengaruh yang sangat besar terhadap perubahan lingkungan. Berapa banyak plastik yang digunakan oleh satu orang setiap harinya dan bayangkan berapa banyak sampah plastik yang diproduksi oleh manusia di seluruh dunia dalam satu hari. Perlu diingat bahwa sampah yang berupa kantong plastik tidak bisa didaur ulang dan sulit diurai oleh mikroorganisme dalam tanah.

Tentu tidak bisa dipungkiri bahwa kantong plastik menawarkan kepraktisan dan kemudahan dalam berbagai transaksi belanja misalnya, tetapi akhir-akhir ini penggunakan kantong plastik menjadi berlebihan dan tidak terkendali.

Bayangkan saja kantong plastik yang sebenarnya tidak diperuntukkan untuk membungkus makanan justru sering dipakai untuk membungkus berbagai macam makanan termasuk makanan panas yang justru membuat makan tersebut berbahaya akibat residu kantong plastik yang meleleh dan melekat pada makanan. Nah, kini semakin banyak orang yang mulai mengurangi penggunaan kantong plastik dengan tas yang bisa digunakan berulang-ulang sehingga jauh lebih ramah lingkungan tentu saja.

Tas Belanja Ramah Lingkungan

Pengguna kantong plastik terbesar di dunia tidak lain dan tidak bukan disumbangkan oleh pusat perbelanjaan dan tentu saja penjual serta toko-toko yang pastinya bisa ditemukan di seluruh penjuru dunia.

Tidak bisa dipungkiri bahwa konsumsi kantong plastik di pusat perbelanjaan memang sangat besar, tetapi kini di Amerika Serikat, pusat perbelanjaan mulai memberikan pilihan bagi pelanggannya untuk menggunakan kantong plastik dengan membayar lebih atau membawa tas belanja sendiri yang bisa digunakan secara berulang-ulang.

Konsep ini sebenarnya perlu pula diterapkan di Indonesia karena meskipun banyak pusat perbelanjaan yang menawarkan kantong belanja yang lebih ramah lingkungan dan bisa digunakan berulang-ulang, toh mereka justru tidak mengenakan biaya untuk setiap kantong plastik yang digunakan.

Nah, ada baiknya dari sekarang kita mulai menginvestasikan tas belanja yang bisa dipakai berulang-ulang dan jauh lebih ramah lingkungan agar penggunaan plastik belanja bisa jauh berkurang. Langkah sederhana ini jika dilakukan oleh banyak orang tentu akan memberikan sumbangsih yang besar bagi penyelamatan lingkungan.

Anda hanya perlu membeli tas belanja ramah lingkungan sekali dan Anda bisa menggunakannya berulang kali. Anda bahkan bisa memilih tas dengan tampilan yang lebih menarik dari sekedar kantong plastik dengan logo pusat belanja misalnya. Akan tetapi, saat Anda sudah membawa tas belanja sendiri, tentu Anda perlu mengingatkan penjual agar tidak membungkus belanjaan Anda dalam kantong plastik. Percuma, dong, jika Anda tetap menggunakan kantong plastik sebagai pembungkus saat Anda sudah membawa tas belanja sendiri.

Kamis, 18 April 2013

Sumber Energi Ramah Lingkungan

Kehidupan masyarakat modern saat ini tentu tidak akan lepas dari penggunaan berbagai macam bentuk teknologi yang mempermudah manusia modern menyelesaikan berbagai macam aktivitas. Tidak bisa dipungkiri bahwa berbagai produk teknologi tersebut tidak akan bisa digunakan jika tidak ada sumber energi yang sesuai dengan kebutuhan produk teknologi tersebut. Tentu kita memahami bahwa tanpa bahan bakar yang sesuai dengan mesin yang digunakan, kendaraan tidak akan bisa digunakan untuk mendukung aktivitas kehidupan manusia modern.

Selain bahan bakar, sumber energi listrik tentunya sangat penting karena manusia modern saat ini mempunyai ketergantungan yang sangat besar terhadap berbagai macam produk elektronik yang mungkin juga digunakan pada kegiatan yang paling sederhana sekalipun. Energi tersebut sangat penting bagi manusia modern, tetapi tingkat penggunaannya yang semakin tinggi dari hari ke hari berpengaruh terhadap kelestarian lingkungan karena energi listrik yang digunakan misalnya dihasilkan dari bahan bakar fosil. Banyak kendaraan saat ini juga sangat bergantung pada bahan bakar fosil untuk bisa beroperasi.

Selain jumlah bahan bakar fosil di alam yang semakin menipis, bahan bakar juga menghasilkan residu gas karbon dioksida yang menumpuk di atmosfer dan menyebabkan efek rumah kaca karena jumlah karbon dioksida yang dihasilkan tidak sebanding jumlah pohon di muka bumi yang mampu menyerapnya. Oleh karena, sumber energi dan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan perlu dipilih jika manusia modern mau menjaga lingkungan tanpa mengurangi penggunaan produk teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Panel Surya

Listrik merupakan kebutuhan mutlak bagi masyarakat modern dan tidak bisa dipungkiri bahwa pemenuhan kebutuhan listrik yang sangat besar saat ini terutama di wilayah Indonesia masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil yang menjadi sumber produksi energi listrik itu sendiri. Penggunaan bahan bakar fosil ini selain membuat biaya produksi listrik semakin tinggi, ada residu karbon dioksida yang dihasilkan dan memberikan sumbangsih bagi kerusakan lingkungan yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.

Sudah saatnya kita memilih sumber energi listrik yang lebih ramah lingkungan seperti listrik energi surya karena tenaga matahari belum akan habis hingga berjuta-juta tahun yang akan datang. Untuk menghasilkan listrik dari energi matahari, panel surya tentu sangat dibutuhkan. Masalah timbul karena harga panel surya yang masih cukup mahal, tetapi jika kita membayangkan soal investasi jangka panjang, panel surya ini justru menawarkan penghematan biaya listrik dan bahkan tambahan penghasilan dari kelebihan produksi listrik panel surya rumah tangga.

Biodisel

Seperti yang kita lihat dan alami akhir-akhir ini, bahan bakar menjadi polemik berkepanjangan karena industri dan transportasi sebenarnya sangat bergantung pada energi dari bahan bakar fosil sehingga wacana mengenai kenaikan harga bahan bakar membuat banyak orang menjerit meskipun kenaikan harga bahan bakar toh harus terjadi cepat atau lambat. Sumber energi alternatif tentu sangat diperlukan untuk mengurangi atau bahkan mengatasi polemik di tengah masyarakat mengenai fluktuasi harga bahan bakar fosil.

Bahan bakar yang bisa diperbaharui dari beberapa jenis minyak tanaman boleh jadi merupakan solusi bahan bakar masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini. Indonesia mempunyai berbagai jenis tanaman yang potensial sebagai sumber bahan bakar disel seperti minyak dari tanaman jarak. Dari tanaman jarak tersebut, kita bisa membuat bahan bakar biodisel yang jauh lebih ramah lingkungan. Saat ini mungkin harga bahan bakar biodisel masih cukup mahal, tetapi bukan tidak mungkin jika harga biodisel bisa jauh lebih murah jika tanaman penghasilnya sudah ditanam secara komersial dalam wilayah yang lebih luas.

Aksi Melestarikan Lingkungan

Lingkungan merupakan fondasi sekaligus pilar penopang utama kehidupan manusia yang kakinya menapak dan melangkah di Bumi dengan tegapnya, sehingga sudah semestinya manusia turut menjaga dan merawatnya. Manusia membutuhkan lingkungan bukan hanya sebagai tempat tinggal, bekerja, ataupun melakukan aktivitas lainnya, namun juga untuk tempat berlindung dan mendapatkan makanan. Lingkungan alam menjadi tempat bernaung bagi seisi makhluk hidup maupun benda mati di dalamnya. Ia menyediakan makanan dan minuman, berfungsi sebagai tempat tinggal juga berperan sebagai tempat berpijak serta tempat bertumbuh yang tak tergantikan.

Dengan kondisi alam yang kian lama kian memprihatinkan, maka manusia perlu mawas diri—apalagi penyebab terbesar kerusakan alam adalah ulah manusia yang tidak bertanggung jawab—dan melakukan tindakan nyata bagi lingkungan, baik dengan cara yang sederhana maupun gerakan dengan banyak orang yang bekerja sama di level lebih tinggi.

Pelestarian Lingkungan Multilevel

Banyak pemerhati lingkungan yang membentuk kelompok, komunitas, ataupun lembaga dengan berbagai program dan gerakan untuk pelestarian lingkungan hidup dan penghijauan kembali. Gerakan go green beragam komunitas tersebut ada yang dilakukan dalam skala besar dan level cukup tinggi, seperti misalnya turut membantu pemerintah dan masyarakat luas dalam pengelolaan dan pengolahan sampah juga limbah, melakukan proses pendauran ulang sampah, gerakan penanaman pohon, dan lain sebagainya. Bila merasa masih belum memiliki waktu atau tenaga untuk berpartisipasi dalam komunitas, menjaga kelestarian lingkungan sesungguhnya bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan simpel, cukup dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekeliling.

Menjaga kebersihan jelas merupakan satu poin penting dalam tindakan menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu caranya tentunya dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, terutama tidak di sungai, laut, bendungan, dan saluran air buatan (selokan, kanal, dan gorong-gorong). Bila perlu, saat membuang sampah, pilah dan kelompokkan sampah rumah tangga menjadi dua, yakni yang organik dengan yang nonorganik. Hal ini dilakukan untuk membantu petugas, sukarelawan, atau pihak-pihak yang berkepentingan yang dapat mengolah dan mendaur ulang sampah dari buangan yang nonorganik.

Mengganti sabun mandi, shampo, dan detergen dengan yang berteknologi ramah lingkungan. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena di pasaran sudah banyak beredar sabun mandi, obat keramas, dan sabun cuci yang terbuat dari bahan alami ataupun bahan yang mudah diurai oleh alam sehingga tidak mengganggu ekosistem lingkungan hidup. Mengadakan dan ikut bergotong royong membersihkan lingkungan tempat tinggal dan/atau tempat kerja sebagai wujud cinta lingkungan serta dapat memupuk rasa kebersamaan dengan tetangga atau kawan sekantor.

Penghematan Finansial Sekaligus Pelestarian Lingkungan

Mengganti kompor minyak tanah dan kayu bakar (arang) dengan kompor gas sebagai alternatif untuk menjaga alam serta penghematan biaya hidup sehari-hari. Melakukan penghematan sumber daya listrik dan air bersih. Ini tentu saja juga dapat membantu memangkas tagihan listrik dan air. Caranya tidaklah rumit, cukup dengan mematikan barang elektronik yang sedang tidak terpakai atau saat hendak tidur, seperti televisi, komputer, lampu, pendingin ruangan (air conditioner), kipas angin, dan seterusnya.

Mencoba lebih banyak berjalan kaki atau naik sepeda sebagai alternatif bepergian apalagi bila jarak yang ditempuh cukup dekat daripada menggantungkan diri pada kendaraan bermotor. Atau juga memilih angkutan umum daripada kendaraan pribadi. Lebih praktis lagi bila bisa “menebeng” atau memberi “tebengan” rekan sekantor, sesekolah, atau sekampus yang tempat tinggalnya masih sewilayah. Yang memberi “tebengan” bisa mendapat ganti “uang bensin”, yang “menebeng” juga bisa lebih santai. Semua ini tidak hanya membantu penghijauan lingkungan, namun juga bisa menghemat finansial.

Langkah dan Gerakan Pelestarian Lingkungan

Kesehatan tidak hanya soal fisik semata, namun juga lingkungan sekitar. Terutama karena lingkungan yang sehat turut mendukung pula sehatnya jasmani dan rohani. Lingkungan sekitar termasuk lingkungan hidup (alam), lingkungan tempat tinggal, lingkungan tempat kerja, lingkungan tempat berolah raga, lingkungan taman sekitar pemukiman, lingkungan tempat rekreasi, ataupun yang lainnya. Lingkungan yang sehat jelas akan mendukung jasmani yang sehat.

Menurut WHO (World Health Organization), kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus ada di antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat manusia. Menyepakati lembaga resmi PBB tersebut, HAKLI juga menegaskan bahwa kesehatan lingkungan adalah kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia. Kesehatan lingkungan yang dimaksud oleh WHO maupun HAKLI tentu mencakup pula penyediaan air minum (air bersih), pengelolaan air buangan dan pengendalian pencemaran, dan seterusnya.

Langkah Kecil Pelestarian Lingkungan

Air (hidrogen) merupakan unsur penyusun manusia dan makhluk hidup lainnya. Namun air yang tergenang sembarangan walaupun jernih dan bersih pun dapat menjadi sumber penyakit. Nyamuk demam berdarah menyukai genangan air untuk tempat jentik-jentik nyamuk, karenanya, jaga agar di lingkungan sekitar tidak terdapat genangan air terbuka, jangan biarkan air bersih di bak mandi terbuka, apalagi yang berada di jalanan, segera bersihkan agar tidak menjadi sarang nyamuk penghisap darah sekaligus sumber penyakit.

Selain itu, menghemat pemakaian air bersih, dalam hal ini, tidak menghambur-hamburkan air bersih. Membuang sampah pada tempatnya tindakan termudah namun nyata untuk menjaga lingkungan. Jangan membuang sampah di sumber air seperti di area mata air, sungai, laut, dan waduk, ataupun di saluran air seperti di parit dan gorong-gorong, bahkan sampai mengotori dan mencemari alam hingga lingkungan tidak sehat. Lingkungan yang tidak sehat pada akhirnya akan menjadi penyakit bagi manusia.

Limbah dan sampah yang dibuang sembarangan serta tidak sesuai tata aturan yang berlaku akan mencemari tanah dan air tanah yang juga menjadi sumber kehidupan manusia. Tanah dan air tanah yang terpolusi oleh limbah dan sampah beracun serta sulit terurai dapat menyebabkan kematian penghuni alam, misalnya saja meracuni ikan. Ikan dengan kandungan toksin dari limbah pabrik atau sampah rumah tangga bisa jadi suatu saat termakan oleh manusia secara tidak sengaja dan menyebabkan penyakit mematikan, atau setidaknya meresahkan.

Sebab itulah, pabrik diimbau untuk membuat tempat pembuangan limbah yang memadai dan mematuhi undang-undang lingkungan. Ini tentu demi umat manusia maupun lingkungan itu sendiri, toh pada akhirnya, bila lingkungan dan masyarakat sekitar pabrik tidak mengalami masalah dengan limbah produksinya juga akan menguntungkan perusahaan tersebut.

Gerakan Besar Pelestarian Lingkungan

Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dengan mendukung gerakan pemerintah dalam ajakannya kepada masyarakat luas untuk naik transportasi umum seperti mobil angkutan kota (ataupun desa), bus, kereta, dan lain-lain. Ini tentu bisa memperkecil emisi karbon dan turut menjaga kesehatan lingkungan alam agar udara bersih tidak terpolusi selain untuk mendukung penghematan konsumsi bahan bakar fosil.

Gerakan ini tentunya juga harus didukung oleh pemerintah dengan menyediakan sarana transportasi yang aman, nyaman, rute mudah, serta harga terjangkau bagi penggunanya. Dengan fasilitas transportasi umum demikian, masyarakat pun dapat lebih menghemat pengeluaran bahan bakar mesin. Memilih alternatif lain dalam bepergian selain dengan kendaraan bermotor yang mencemari udara dengan karbondioksida dan karbonmonoksidanya, yakni dengan berjalan kaki atau naik sepeda. Selain membantu menjaga lingkungan sehat, tubuh pun lebih sehat.

Rabu, 17 April 2013

Komunikasi Lingkungan

Lingkungan seringkali menjadi topik pembahasan yang terkadang menggugah manusia agar lebih peduli terhadap lingkungan. Berbagai kegiatan bertemakan lingkungan sering kita jumpai, beragam organisasi yang mengatasnamakan peduli lingkungan pun terus bermunculan. Namun pertanyaannya adalah apakah kegiatan kampanye peduli lingkungan yang banyak dikumandangkan oleh organisasi-organisasi peduli lingkungan dapat benar-benar menyadarkan dan dapat mengajak manusia untuk berbuat sesuatu bagi lingkungannya?

Mungkin sampai saat ini belum ada yang mampu mengukur dampak kegiatan peduli lingkungan terhadap kemauan diri seseorang untuk berubah dan mulai peduli terhadap lingkungan. Apakah anda pernah mendengar atau mengetahui tentang komunikasi lingkungan? Apa yang dimaksud dengan komunikasi lingkungan?

Komunikasi lingkungan menurut Robert Cox seperti yang tertulis salam bukunya ‘Environmental Communication and Public Sphare’ adalah alat pragmatis dan konstitutif untuk mengajarkan, mengajak, mendorong, atau memberitahukan seseorang untuk peduli terhadap lingkungannya. Selain itu komunikasi lingkungan juga berfungsi untuk membentuk persepsi kita terhadap realitas kondisi lingkungan kita saat ini. Inilah yang dinamakan fungsi pragmatis dan konstitutif dari komunikasi lingkungan.

Fungsi Pragmatis Komunikasi Lingkungan

Apabila seseorang telah menganjurkan, mendorong, memberitahukan, mengajak, dan mengajarkan kita tentang kepedulian lingkungan, maka orang tersebut telah menjalankan fungsi pragmatis dari komunikasi lingkungan. Komuniksi lingkungan yang baik dan benar adalah apabila dijalankan dengan menggunakan strategi-strategi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan si pendengar tentang lingkungan.

Sebelum menentukan strategi mana yang harus digunakan dalam komunikasi lingkungan, kita harus mengetahui siapa target audience kita, bagaimana profil dan kebiasaan orang tersebut sehari-hari. Setelah mengetahui bagaimana kesehariannya dan tingkat kepeduliannya terhadap lingkungan maka langkah selanjutnya adalah mencari strategi yang tepat untuk mengajak orang tersebut untuk mau berubah menjadi peduli terhadap lingkungan.

Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri, ini menegaskan bahwa manusia memiliki kepedulian terhadap lingkungannya. Seseorang harus digugah secara perasaan dan intelektual yang merangsang mereka untuk berpikir dan melakukan apa yang dipikirkannya tersebut. Komunikasi lingkungan dapat dimulai dengan memaparkan betapa mengerikannya fakta-fakta di dunia dimana lingkungan kita semakin rusak. Ketertarikan manusia terhadap fakta-fakta inilah yang nantinya akan membuat seseorang merasa perlu melakukan sesuatu, tentu saja dengan catatan pesan yang kita sampaikan harus mengena kedalam hati dan pikiran orang tersebut.

Fungsi Konstitutif Komunikasi Lingkungan

Fungsi konstitutif adalah fungsi komunikasi lingkungan yang membentuk persepsi di dalam pemikiran seseorang. Sebagai contoh kita dapat mempersepsikan lahar gunung berapi menjadi negatif atau positif. Apabila kita mempersepsikan lahar gunung berapi secera negatif, maka pikiran kita akan menangkap bahwa lahar gunung berapi merupakan bencana yang mengerikan dan dapat memusnakan apa saja yang dilaluinya.

Sebaliknya, apabila kita mempersepsikan lahar gunung berapi secara positif, maka kita akan memandang positif dan mampu melihat manfaat-manfaat yang didapat melalui lahar gunung berapi. Kita akan melihat bahwa lahar gunung berapi bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan dapat digunakan untuk bahan material bangunan ataupun hal lainnya.

Dalam komunikasi lingkungan kita dapat mempersepsikan realita yang memberikan dampak signifikan terhadap target audience kita. Kampanye-kampanye atau gerakan-gerakan peduli lingkungan akan membentuk persepsi manusia terhadap lingkungan. Seseorang yang telah menyerap persepsi yang terbentuk melalui kegiatan peduli lingkungan tersebut akan mendorong dirinya sendiri untuk berbuat sesuatu, karena dalam persepsinya, lingkungan saat ini sangat terkontaminasi dan membutuhkan perlakuan khusus. Inilah dua fungsi komunikasi lingkungan yang dapat diterapkan apabila kita berencana untuk membuat kampanye atau gerakan peduli lingkungan.

Bagaimana Cara Membuat Rumah Anda Lebih Ramah Lingkungan

Rumahku istanaku, anda pasti sudah familiar dengan ungkapan ini. Dan hal ini memang betul. Rumah adalah tempat dimana kita menghabiskan banyak waktu berkualitas bersama dengan orang-orang yang kita sayangi. Oleh karena itu, membuat rumah kita seperti sebuah istana (bukan berarti harus tampak seperti istana sesungguhnya) adalah kewajiban kita semua. Agar, waktu yang kita habiskan di rumah kita menjadi sangat berarti dan menjadi pengalaman hidup yang tidak bisa kita lupakan.

Akan tetapi, rumah juga bisa menjadi penyebab rusaknya alam kita. Ya, banyak hal yang mengakibatkan masalah global warming menjadi lebih buruk berawal dari rumah kita. Jadi, sudah kewajiban kita untuk melakukan hal-hal yang ramah lingkungan dimulai dari rumah kita.

Mematikan Peralatan Listrik

Listrik menjadi salah satu energi yang paling kita boroskan di rumah kita. Untuk mengatasi hal ini, kita perlu mengubah kebiasaan kita menggunakan energi listrik. Pertama, matikan lampu yang tidak diperlukan, seperti kamar mandi dan kamar tidur. Kita bisa mengikuti anjuran pemerintah untuk menghemat listrik pada pukul 17.00 sampai 22.00. Selain itu, anda juga perlu mematikan peralatan listrik yang tidak anda perlukan. Seperti komputer, bila anda tidak menggunakannya, anda tidak perlu meninggalkannya di mode standby, karena komputer akan tetap mengkonsumsi listrik sesuai yang power supply butuhkan untuk membuatnya tetap hidup dan siap untuk digunakan kembali.

Televisi juga perlu anda matikan saat anda tidak menontonnya. Mematikan televisi disini artinya anda cabut kabel televisi dari colokan listrik. Jangan hanya mematikannya dari remote televisi. Matikan juga AC untuk mendinginkan ruangan. Gunakan ventilasi alami rumah anda dengan membuka jendela atau pintu rumah untuk mendapatkan angin atau suhu yang nyaman untuk ruangan anda.

Menggunakan Sumber Energi Alternatif

Untuk menghemat energi, anda bisa menggunakan banyak alternatif. Pertama, untuk lampu, anda bisa mengoptimalkan jendela anda. Bila anda membangun rumah, pastikan rumah anda mempunyai banyak jendela, sehingga sumber cahaya yang rumah anda dapatkan dari sumber alami atau sinar matahari menjadi lebih banyak. Hal ini akan menghemat penggunaan listrik untuk lampu anda.

Bila rumah anda mempunyai sedikit jendela, anda bisa menempatkan cermin di sisi yang berseberangan dengan jendela. Sehingga, cahaya matahari yang masuk akan terpantul dan membuat ruangan anda lebih terang. Ada banyak informasi bagaimana cara membuat biogas dari sampah dan kotoran. Anda bisa menggunakan cara ini untuk menghemat penggunaan LPG. Untuk menghemat listrik, anda juga bisa menggunakan energi surya. Saat ini ada banyak toko online yang menjual panel surya. Anda bisa membelinya dari toko-toko tersebut. Memang panel surya dan sistem listrik yang menggunakan tenaga surya sedikit agak mahal. Akan tetapi, biaya yang anda keluarkan akan sebanding dengan manfaat yang anda dapatkan dari menggunakan panel surya sebagai pengganti sumber energi listrik anda. Panel surya akan mampu mengurangi penggunaan listrik anda sebanyak 40%.

Dan, bila anda memang berniat untuk mengganti penggunaan energi listrik seluruhnya, anda bisa menggunakan juga energi angin untuk menghasilkan energi listrik. Penggunaan sumber energi alternatif ini tidak hanya akan membuat rumah anda lebih ramah lingkungan dan juga nyaman untuk ditinggali. Akan tetapi, salah satu dampak besar dan nyata yang bisa anda rasakan adalah pengeluaran yang akan sangat rendah untuk konsumsi listrik dan energi lainnya. Artinya, hal ini menjadi pilihan utama untuk semua orang, khususnya saat ini dimana keadaan ekonomi dunia sangat sulit.

Ramah Lingkungan Saat Kita Bekerja

Kita bekerja setiap hari untuk mencari nafkah dan menghidupi keluarga kita. Jadi, bisa dikatakan bahwa bekerja adalah ibadah dan kegiatan yang baik untuk dilakukan, asal bekerja untuk mencari uang yang halal. Akan tetapi, banyak orang yang tidak menyadari bahwa kegiatan mereka sehari-hari ini juga turut serta dalam memperburuk masalah yang dihadapi bumi kita tercinta ini. Ya, global warming adalah masalah kita semua saat ini.

Saat akan berangkat untuk bekerja dan saat kita bekerja, seringkali kita melakukan hal-hal yang tidak seharusnya kita lakukan dan hal-hal ini akan membuat bumi kita semakin menderita. Jadi, pertanyaannya sekarang adalah bagaimana kita membuat kegiatan kita untuk mencari nafkah lebih ramah lingkungan?

Saat Berangkat Bekerja

Kita menggunakan transportasi untuk menuju ke tempat kita bekerja. Untuk menghemat energi dan membuat bumi kita terbebas dari masalah global warming, kita perlu menggunakan cara atau transportasi yang tepat untuk berangkat bekerja. Pertama, jangan menggunakan mobil pribadi. Gunakan angkutan umum, seperti busway dan kereta komuter. Atau, bila anda ingin lebih ramah lingkungan dan sehat, gunakan sepeda untuk berangkat ke kantor. Saat ini banyak komunitas bike to work yang bisa anda ikuti. Dengan bersepeda ramai-ramai, berangkat ke kantor akan lebih menyenangkan dan mengurangi polusi yang merusak bumi kita.

Tetapi, bila alternatif diatas tidak dapat anda gunakan, anda bisa memilih mobil pribadi yang hemat bahan bakar. Atau, kalau perlu, anda bisa memasang converter yang mengubah energi yang mobil anda gunakan menjadi energi yang lebih ramah lingkungan. Atau, bila anda mempunyai dana lebih, anda bisa membeli mobil listrik atau hybrid. Bila anda terjebak macet, dan anda perkirakan macet ini akan berlangsung sangat lama, maka anda bisa mematikan mesin mobil anda dulu.

Jangan gunakan AC, buka sedikit jendela mobil anda agar angin masuk dan membuat keadaan didalam mobil anda nyaman. Saat anda berkendara, jangan mengebut. Hal ini akan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Selain itu, untuk menambah kecepatan, lakukan secara bertahap. Jadi, anda juga perlu mengatur jadwal berangkat kerja anda agar tidak terlambat.

Saat Bekerja Di Kantor

Hal mudah yang bisa anda lakukan untuk menyelamatkan bumi kita dari kantor anda adalah mengganti tempat minum yang anda gunakan dengan tempat minum yang bisa dipakai ulang, seperti botol plastik khusus untuk minuman atau cangkir yang bisa anda cuci. Dengan melakukan hal ini maka anda dapat menghemat dan mengurangi sampah akibat gelas sekali pakai. Sediakan whiteboard note. Anda bisa mendapatkan whiteboard seukuran kertas A4 di toko buku untuk mencatat memo atau catatan penting saat anda bekerja. Anda bisa menghemat kertas yang artinya mengurangi pohon yang ditebang untuk membuat kertas tersebut.

Bila anda menggunakan laptop atau komputer, pastikan anda mengaturnya di setting yang hemat energi atau green energy setting. Hal ini bisa menghemat energi listrik yang gadget ini gunakan. Dan saat waktu bekerja anda habis dan anda bersiap pulang ke rumah, jangan lupa matikan komputer yang anda gunakan. Selain itu, matikan juga lampu yang tidak diperlukan. Jangan hanya karena ini pekerjaan petugas kantor maka anda tidak mau melakukannya.

Mungkin hal-hal yang disebutkan diatas serasa tidak terlalu mempunyai banyak pengaruh untuk memulihkan bumi kita dari masalah global warming. Ya, memang hal-hal diatas tidak akan berguna, bila hanya satu orang yang melakukannya. Tapi, bayangkan bila ada 1 juta orang di satu kota melakukan hal-hal tersebut. Maka, dampak yang sangat menguntungkan pasti akan anda rasakan.

Selasa, 16 April 2013

Produk Produk Yang Ternyata Berbahaya Bagi Lingkungan

Dalam menjalani kehidupan sehari hari, penggunaan beberapa produk dengan kandungan bahan kimia didalamnya tentu saja bukanlah sebuah hal yang asing. Penggunaan bahan bahan tersebut di satu sisi berguna untuk berbagai kepentingan manusia, namun di sisi lain penggunaan produk produk tersebut ternyata memiliki andil dalam proses pencemaran lingkungan. Berikut adalah beberapa produk rumah tangga yang biasa kita gunakan yang ternyata memiliki peran dalam pencemaran lingkungan.

Detergen, sabun, dan shampoo

Ketiga jenis produk tersebut pastinya sudah tidak asing lagi bagi kita. Ketiga produk tersebut memang sangat berguna, dan tidak dapat terlepas penggunaannya. Detergen berfungsi sebagai pembersih pakaian, sedangkan sabun dan shampoo berfungsi sebagai pembersih badan dan rambut kita. Dibalik kegunaanya, ternyata ketiga produk tersebut cukup berperan dalam proses pencemaran lingkungan terutama lingkungan air. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya zat kimia yang berbahaya bagi lingkungan yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan ketiga produk tersebut.

Salah satu zat berbahaya yang terdapat pada ketiga produk tersebut adalah surfaktan. Zat ini berfungsi sebagai pembasah yang membantu penyerapan air dan pengangkat kotoran. Zat ini memang dapat membantu membersihkan, namun sayangnya surfaktan yang pada umumnya digunakan (ABS) memiliki sifat resisten terhadap dekomposisi biologi atau sulit diuraikan oleh mikroorganisme jika terbawa ke air dan menjadi polutan bagi ekosistem di dalamnya.

Selain itu, bahan pembentuk detergen seperti Sodium tri poly phosphate (STPP), Nitril tri acetate (NTA), Ethylene diamine tetra acetate (EDTA), zeolit, dan asam sitrat juga dapat meracuni makhluk hidup di air serta membuat air menjadi berbau karena adanya gas NH3 dan H2S yang berasal dari peruraian bakteri anaerob. Hal tersebut menyebabkan air menjadi tercemar dan tidak layak konsumsi. Belum lagi jika dibuang ke tanah, polutan detergen akan membuat kesuburan tanah berkurang serta membunuh makhluk yang hidup di tanah.

Parfum

Pada awal kemunculannya, parfum dibuat menggunakan bahan bahan alami seperti dari minyak bunga dan tumbuhan lain. Namun pada saat ini bahan yang digunakan untuk membuat parfum adalah bahan kimia sintetik yang memang lebih murah dan lebih mudah untuk didapat. Selain itu pada parfum, terutama parfum semprot juga terdapat zat yang bernama Chloro Fluoro Carbon (CFC) yang berperan aktif dalam proses penipisan lapisan ozon yang berfungsi sebagai lapisan pelindung bumi terhadap radiasi, sinar berbahaya, serta benda benda luar angkasa lain yang mungkin memasuki area bumi.

CFC ini jika terlepas keudara akan bercampur dengan sinar UV dan membebaskan atom klorin yang akan membentuk lubang pada lapisan ozon. Jika sudah begini, bumi kita tidak lagi memiliki pelindung sehingga manusia akan dengan mudah terpapar sinar dan radiasi yang akan berdampak buruk bagi kesehatan mereka sendiri.

Obat nyamuk dan pembersih lantai

Penggunaan obat nyamuk terutama obat nyamuk semprot dan pembersih lantai ternyata memiliki peran aktif dalam proses pencemaran lingkungan. Hal tersebut dapat terjadi karena pada obat nyamuk dan pembersih lantai terdapat partikel partikel halus yang disebut aerosol yang akan menyebar keudara saat kedua produk tersebut digunakan dan akan mencemari lingkungan. Aerosol yang terbeng bebas di udara dapat merusak tanaman dan pohon karena partikelnya yang bersifat mengaburkan yang akan menghalangi cahaya matahari yang berperan besar dalam proses fotosintesis pada tumbuhan. Selain itu, aerosol juga membuat suhu bumi meningkat karena sifatnya yang menyerap sinar radiasi yang membuat lapisan atmosfir menjadi lebih panas.

Senin, 15 April 2013

Ancaman serius bagi lingkungan hidup manusia

Seiring dengan berkembangnya teknologi, hidup manusia memang menjadi semakin mudah dan nyaman. Kita tidak perlu lagi merasa lelah karena berjalan jika ingin menuju ke suatu tempat, cukup duduk dengan nyaman di dalam mobil dan kita akan sampai di tempat tujuan. Berbagai barang inovatif terbaru seperti handphone, dan gadget lainnya juga diciptakan untuk mempermudah hidup manusia. Namun kemanakah barang barang tersebut akan berakhir jika sudah tidak digunakan lagi? Kemudahan yang diterima manusia sungguh sangat tidak berbanding lurus dengan konsekuensi yang diterima oleh alam. Dibalik kemudahan tersebut, tersimpan ancaman yang dapat menjadi bumerang bagi kehidupan manusia sendiri seperti:

Sampah dan polutan

Konsep sampah dan polutan pada dasarnya sama saja, yakni hasil pembuangan manusia dari aktifitas yang mereka lakukan sehari hari. Sampah dan polutan ini bisa mencemari seluruh lingkungan hidup manusia mulai dari air, udara, dan tanah. Jika sudah tercemar, tentu saja lingkungan akan menjadi rusak dan tidak dapat dimanfaatkan dengan baik. Terlebih, dampak buruk yang ditimbulkan tidak hanya berbahaya bagi si pelaku yaitu manusia, namun juga dapat mempengaruhi keberlangsungan hidup makhluk lain yang tidak bersalah yang hidup di lingkungan yang sama.

Sebenarnya sampah dan polutan tidak akan menajdi bumerang jika dilakukan pengolahan yang tepat serta dilakukan kontrol pada produksinya. Namun sayangnya, manusia nampak tidak acuh akan bahaya ini. Mereka tetap memproduksi sampah dan limbah secara gila gilaan yang tidak berbanding lurus dengan efektifitas pengolahan serta pemusnahannya. Tidak sulit untuk menemukan faktanya. Keluar dari rumah menuju jalan raya, pasti kita bisa melihat deretan mobil dan motor yang mengeluarkan asap hitam. Gas buang dari kendaraan kendaraan bermotor inilah yang menjadi penyumbang terbesar polusi udara.

Sementara jika kita melihat ke sungai disekitar kita, sampah plastik, elektronik, besi dan berbagai barang buangan lainnya sudah bertebaran memenuhi aliran sungai yang pada akhirnya akan berakhir di laut. Tidak hanya sampah plastik, limbah kimia buangan pabrik pabrik besar juga ikut andil dalam proses penurunan kualitas air. Air yang tercemar tentunya tidak aman untuk dikonsumsi, padahal darimana kira kira air yang setiap hari kita konsumsi berasal?

Polusi air juga akan mempengaruhi ekosistem air. Makhluk yang hidup didalam air tercemar juga akan ikut tercemar, serta akan membawa zat beracun kedalam tubuh pemangsanya. Hal ini akan terus berlanjut hingga kita sebagai pemangsa tingkat akhir juga akan teracuni oleh zat yang terbawa secara berantai tersebut.

Hilangnya beberapa spesies di muka bumi

Belakangan ini, isu kepunahan beberapa spesies di muka bumi tengah hangat diperbincangkan. Diperkirakan sekitar lebih dari 4000 spesies terancam punah saat ini, dan kepunahan mereka secara tidak langsung akan mempengaruhi kestabilan ekosistem di dunia. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa jadi suatu saat kepunahan pada suatu spesies akan menyebabkan terputusnya rantai makanan dan menyebabkan kepunahan bagi spesies lain yang menjadi predatornya dan akan terus berlanjut secara berantai.

Kelangkaan yang disebabkan karena penyebab alamiah dapat dipastikan akan membaik dengan sendirinya karena hukum alam yang berlaku. Sebagai contoh, jika populasi babi hutan menurun karena musim kemarau yang melanda dan sedikitnya jumlah makanan yang tersedia, hal tersebut akan membaik dengan sendirinya saat musim kemarau berakhir. Namun yang saat ini kita hadapi adalah kelangkaan yang disebabkan oleh hal yang tidak alamiah seperti perburuan secara besar besaran terhadap suatu jenis spesies dan juga pembalakan hutan tempat tinggal makhluk liar yang kembali lagi digunakan untuk kepentingan manusia.

Negara Paling Ramah Lingkungan di Dunia

Global warming adalah masalah lingkungan yang dihadapi oleh semua orang di seluruh dunia. Efek dari global warming sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Oleh karena itu, banyak negara yang bekerjasama dalam menciptakan inovasi untuk mengurangi dampak pemanasan glolal tersebut. Namun ternyata beberapa negara sudah berhasil membuat suatu gebrakan yang membuat negaranya menjadi negara yang paling ramah lingkungan. Penasaran negara mana saja yang terpilih? Berikut review singkatnya.

Jerman

Jerman menjadi negara nomer satu yang paling ramah lingkungan di seluruh dunia. Hampir separuh dari total pembangkit listrik tenaga surya terletak di Jerman. Jerman bahkan tak segan memberikan dana milayaran dolar agar kotanya terbebas dari polusi yang bisa membahayakan lingkungan. Pada tahun 2008 tercatat bahwa Jerman telah menginvestasikan dana sebesar $ 14 milyar untuk Green Technology. Salah satu kota yang berada di Jerman, Vauban bahkan tidak memiliki mobil sama sekali untuk mengurangi polusi udara.

Norwegia

Norwegia dikenal sebagai negara penghasil panel surya terbesar di dunia. Norwegia juga memiliki penjara yang didesain dengan konsep ramah lingkungan pertama di dunia. Penjara ini dikenal dengan nama Bastoy Prison. Norwegia sudah merencanakan untuk membuat inovasi berupa mengubah gas karbon menjadi netral. Rencana ini akan direalisasikan pada tahun 2030 mendatang.

Tuvalu

Mungkin banyak orang yang belum pernah mendengar negara Tuvalu. Negara ini berbentuk kepulauan dengan jumlah penduduk sekitar 12.000 jiwa. Negara ini terkenal karena sempat dikabarkan sepakat menggunakan bahan bakar terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga angin sebagai pengganti bahan bakar fosil di semua kegiatan ekonomi yang berlangsung pada negara tersebut mulai tahun 2020. Namun sayangnya, efek pemanasan global membuat permukaan air laut mengalami peningkatan dan akhirnya menenggelamkan negara kepulauan ini.

Swiss

Swiss adalah negara di Amerika Serikat yang terpilih menjadi salah satu negara paling ramah lingkungan di dunia. Swiss menerapkan sistem pajak lingkungan bagi daerah yang kondisi lingkungannya parah, begitu juga dengan biaya air dan pengelolaan sampah. Kebijakan ini ternyata berhasil membuat Swiss menjadi negara dengan tingkat polusi udara dan air terendah di dunia.

Swedia

Sebuah konferensi dunia menyatakan bahwa semua negara di seluruh dunia sepakat untuk tidak lagi menggunakan bahan bakar fosil mulai tahun 2010. Namun ternyata Swedia telah lama mengurangi pemakaian bahan bakar fosil sejak beberapa tahun sebelum keputusan konferensi tersebut dibuat. Swedia memanfaatkan tenaga nuklir dan air sebagai sumber energi di negaranya. Negara ini sudah tidak menggunakan bensin sebagai bahan bakar mobil, tetapi menggunakan etanol dan kotoran hewan. Saat ini Swedia sedang berupaya untuk mengembangkan tenaga gelombang atau yang biasa disebut wave power. Mereka meneliti bahwa wave power mampu menghasilkan energi listrik empat kali lebih besar daripada energi yang berasal dari tenaga surya.

Finlandia

Finlandia dikenal sebagai negara yang memiliki kawasan hutan yang cukup luas. Di Finlandia, kecepatan pertumbuhan hutannya lebih cepat dari penghancuran hutan. Hal ini membuat Finlandia memiliki tingkat pencemaran udara dan air yang rendah. Bahkan Finlandia juga dikenal sebagai negara pengekspor teknologi tenaga angin terbesar di dunia.

Prancis

Prancis rupanya tidak hanya dikenal sebagai kota fashion dan romantis saja. Prancis merupakan negara yang rajin mengurangi dampak emisi berbahaya di udara dengan memaksimalkan penggunaan tenaga nuklir. Saat ini, sudah lebih dari 78% energi di Prancis bersumber dari tenaga nuklir.

Minggu, 14 April 2013

Konsep Ponsel Ramah Lingkungan

Ponsel telah menjadi kebutuhan sehari-hari. Mulai dari bangun tidur hingga mau tidur lagi, manusia tidak bisa lepas dari perangkat mobile ini. Kemajuan di bidang teknologi rupanya juga melahirkan banyak inovasi tentang desain ponsel. Sekarang, ponsel tidak hanya ditujukan untuk kepentingan komunikasi dan hiburan semata. Namun juga pada faktor alam dan lingkungan. Ya, sekarang banyak konsep ponsel yang menawarkan ponsel ramah lingkungan.

Salah satu tujuan dari ponsel ini adalah untuk menyadarkan manusia agar bisa menghargai lingkungan dan mau ikut peduli terhadap keselamatan bumi. Konsep ponsel ramah lingkungan ini semoga bisa cepat terealisasikan sehingga bisa tersedia untuk publik secepatnya.

Ponsel Tenaga Surya

Salah satu terobosan yang cukup inovatif sebagai ponsel ramah lingkungan adalah handphone bertenaga surya. Seperti yang kita ketahui bersama, baterai adalah jiwa dalam sebuah ponsel. Ponsel secanggih apapun tidak akan bisa bekerja jika ada masalah dengan baterai. Masalahnya adalah terkadang mencari sumber listrik tidaklah mudah, apalagi jika kita sedang berada di perjalanan.

Membiarkan ponsel dengan baterai yang hampir mati bisa membuat sebagian orang panik dan frustasi. Oleh karena itu, Joseph K. Lee merancang handphone yang bisa merubah sinar matahari menjadi daya yang bisa digunakan untuk mengisi baterai hingga 80%. Konsep ponsel yang dia buat diberi nama “sign”.

Galaxy Skin

Samsung juga tak luput dari inovasi membuat ponsel ramah lingkungan. Perusahaan yang sekarang menguasai market share Android ini rupanya juga memiliki konsep ponsel yang cukup unik. Ponsel yang disebut dengan Samsung Galaxy Skin ini memiliki fitur yang lengkap, seperti kamera, proyektor dan layar fleksibel. Ya, Samsung mendesain Galaxy Skin menjadi ponsel yang bisa ditekuk sesuai dengan kemauan penggunanya.

Yang menakjubkan, posisi tekukan yang berbeda bisa mengubah fungsi ponsel. Contohnya, Anda bisa membuatnya menjadi pelacak GPS dengan menekuk ponsel ke dalam. Anda juga bisa membuatnya menjadi jam alarm dengan menekuk pada sisinya. Bahkan Anda juga bisa membuat Galaxy Skin menjadi pembangkit listrik multimedia.

Echospin

Echospin sebelumnya dikenal sebagai perusahaan teknologi yang merintis hak untuk menjual dan mempromosikan gadget digital. Echospin sudah bekerja sama dengan berbagai perusahaan seperti Universal Music Group, Warner Music Group, Disney Music Group, National Geographic dan masih banyak lagi yang lainnya. Echospin menawarkan sebuah konsep ponsel yang memanfaatkan gerak tubuh pengguna atau yang biasa disebut energi kinetic.

Jadi, nantinya pengguna bisa mengisi daya ponsel tersebut dengan cara membalik ponsel ke belakang, tekan tombolnya dan putar sesuai dengan garis yang melingkar. Gerakan ini akan mengisi ulang baterai yang ada pada ponsel. Echospin menawarkan dua varian baterai yang bisa dilepas. Echospin juga akan menggunakan User Interface yang dikhususkan untuk kalangan pebisnis.

Ponsel Origami

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda saat mendengar kata origami? Mungkin sebagian dari kita akan mengenalnya sebagai seni melipat kertas. Sekarang bagaimana jika ponsel yang dilipat seperti kertas? Konsep ponsel origami dicetuskan oleh desainer Chengyuan Wei. Dia mendesain sebuah ponsel yang bisa dilipat seperti kertas.

Ponsel yang satu ini memang lebih mengutamakan unsur keindahan sebagai salah satu faktor jualannya. Ponsel ini berbeda dengan desain konsep ponsel ramah lingkungan seperti yang lain. Ponsel praktis ini memungkinkan Anda untuk melipat dan membuangnya dengan mudah jika Anda sudah tidak membutuhkannya lagi sehingga tidak ada orang yang bisa memakainya.

Sabtu, 13 April 2013

Tips Menghemat Air

Hemat Air Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Saat ini di banyak terjadi kasus kekeringan akibat kekurangan dan minimnya ketersediaan air bersih. Hal ini tidak lepas dari hal yang memang mengacu dari kesadaran hidup dalam hal pelestarian lingkungan. Kita bisa melakukan tindakan-tindakan yang mendukung untuk menghemat air dalam kehidupan sehari-hari kita, sehingga nantinya akan terbiasa karena sudah terlatih dalam menghemat air.

Memang untuk saat ini banyak yang masih menganggap sepele mengenai permasalahan air ini, karena memang banyak yang berpikir bahwa air tidak akan habis dari muka bumi. Hal tersebut memang benar bahwa air tidak akan habis dari muka bumi, karena 97% air di bumi adalah air asin yang tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia. Sedangkan air tawar hanya 3% saja dari keseluruhan air yang ada di bumi dan bayangkan beberapa tahun kedepan yang pertumbuhan pendudukan di bumi akan berkali lipat banyaknya dibanding penduduk bumi saat ini. Akankan masih ada cukup air untuk anak serta cucu di kemudian hari nanti?

Bijaklah Dalam Penggunaan Air

Cara satu-satunya yang bisa kita mulai dari sekarang adalah bijaklah dalam penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari. Pertama yang perlu diperhatikan adalah saat kita mencuci tangan, janganlah membiarkan air pada kran atau wastafel terus mengalir. Sebaiknya persiapkanlah ember atau tempat yang khusus untuk menampung air sehingga bisa dipakai untuk mencuci tangan. Atau bisa caranya dengan hanya mengambil satu gayung saja untuk sekali kita mencuci tangan. Lalu pergunakanlah kulkas serta pendingin ruangan atau AC yang tidak menghasilkan air jika dipakai. Produk seperti jenis inilah yang biasanya dapat menghemat konsumsi energi.

Ketiga adalah ketika kita menyiram tanaman, sebaiknya hanya menyiram bagian tanamannya saja seperti rerumputan, pohon, bunga. Jangan menyiram halaman rumah atau teras yang tertutup oleh semen, yang biasanya kita lakukan agar supaya lingkungan menjadi lebih sejuk dan adem.

Kemudian jika Anda ingin menggunakan mesin cuci, sebaiknya pergunakanlah saat cucian Anda sudah menumpuk. Dengan hal demikian akan mampu menghemat penggunaan air sebanyak 1000 galon. Lalu jika Anda menginginkan air yang dingin, sebaiknya simpanlah air dalam botol di kulkas. Janganlah menggunakan pengatur air dingin dan panas pada dispenser galon. Dengan begitu Anda bisa menghemat penggunaan listrik bulanan Anda.

Kemudian hal lainnya yang bisa Anda lakukan dalam menghemat air adalah siramlah tanaman pada pagi atau sore hari saja disaat cuaca sedang sejuk, hal tersebut supaya air yang sudah disiramkan ke tanaman tidak cepat menguap karena sinar matahari yang terlalu terik jika menyiramnya di siang hari. Lalu untuk membersihkan lantai rumah setiap hari sebaiknya gunakanlah sapu bukan dengan air, jika Anda ingin mengepel lantai rumah sebaiknya dua atau tiga kali sehari saja bukan setiap hari. Selanjutnya jika Anda mencuci buah-buahan atau sayuran, sebaiknya air yang dipergunakan untuk mencuci tersebut digunakan kembali untuk menyirami tanaman.

Lalu jangan gunakan shower setiap kali mandi, karena setiap 20 detik penggunaan shower akan mengeluarkan air sama seperti sebanyak 1 galon, serta jangan gunakan bath tub karena penggunaan airnya akan lebih boros. Sebaiknya pergunakanlah bak mandi yang dapat menampung air untuk Anda pakai mandi. Lalu dengan mematikan keran wastafel ketika sedang menggosok gigi juga dapat menghemat penggunaan air sebanyak 25 galon dalam sebulan, sebaiknya pakailah air disaat Anda akan berkumur saja. Dan masih banyak hal-hal lainnya yang bisa Anda lakukan dalam melakukan pengematan air, mulailah dari hal yang kecil terlebih dahulu.

Jumat, 12 April 2013

Tips Mengatasi Global Warming

Peningkatan Suhu Yang Signifikan

Global warming atau dalam bahasa Indonesia yang berarti pemanasan global memang saat ini sudah harus dan wajib mendapatkan perhatian dan penanganan yang harus lebih serius. Hal ini dikarenakan suhu bumi dari hari ke hari semakin panas dan mempunyai perbedaan yang signifikan dari suhu bumi beberapa tahun atau dekade yang lalu. Peningkatan suhu tersebut yang merupakan salah satu dari tanda-tanda gejala pemanasan global ini yang saat ini mulai bisa kita rasakan dengan jelas.

Selain itu timbul permasalahan pada perubahan musim yang saat ini sudah tidak bisa dan sulit untuk diprediksi dengan sebuah pola seperti dahulu, lalu es yang ada di kutub secara perlahan dan terus menerus mencair dan masih banyak hal lainnya dari dampak yang ditimbulkan oleh pemanasan global ini.

Mungkin beberapa orang sudah banyak mengetahui mengenai penyebab-penyebab yang mengakibatkan terjadinya pemanasan global ini, seperti yang kita ketahui secara umum seperti produksi dari pabrik-pabrik yang menghasilkan banyak limbah dan emisi berupa karbon dioksida, pengrusakan dan penebangan hutan secara ilegal, asap polusi yang seringkali ditimbulkan oleh kendaraan bermotor, pemakaian dari pupuk berbahan kimia yang berlebihan. Hal-hal tersebut yang mempunyai kontribusi penuh terhadap terjadinya global warming di bumi ini.

Mulai Dari Diri Kita Sendiri

Dalam mengatasi global warming, kita tidak hanya dengan menyalahkan para pelaku dari hal-hal tersebut, tetapi dari diri kita sendiri juga harus turun tangan dalam mengatasi pemanasan global ini supaya efek yang ditimbulkan nantinya tidak semakin parah. Lalu hal-hal seperti apakah yang bisa kita lakukan dalam mengatasi pemanasan global di muka bumi ini? Permasalahan global warming ini bukan merupakan masalah pribadi, melainkan masalah bersama dari semua penduduk yang tinggal di bumi ini.

Maka dari itu, pertama yang bisa Anda lakukan adalah mulailah dengan mengajak orang lain untuk bekerjasama dalam hal ini, karena kita tidak bisa sendirian dalam mengurangi dan mengatasi dampak pemanasan global ini. Anda bisa mengajak dengan melakukan hal-hal kecil seperti menggunakan energi alternatif, melakukan kampanye kecil dengan rutin yang menyuarakan anti pemanasan global kepada masyarakat umum lainnya.

Kedua adalah pilihlah makanan vegetarian dan kurangi konsumsi daging dengan setidaknya makan hanya seminggu sekali. Dikarenakan produksi dari daging akan menghasilkan kurang lebih 20% gas rumah kaca (CO2), yang dimana jumlahnya lebih besar dari asap kendaraan bermotor. Memang jika hanya kita sendirian yang melakukannya tidak mempunyai dampak yang besar, tetapi coba bayangkan jika dilakukan oleh banyak orang di muka bumi ini tentunya akan memiliki dampak yang cukup besar bukan?

Ketiga adalah pilihlah lampu yang hemat energi yang saat ini banyak perusahaan lampu yang sudah gencar memproduksi lampu ramah lingkungan ini. Lampu hemat energi ini biasanya akan lebih tahan lama pemakaianya hingga 2-3X lebih lama dari lampu pijar pada umumnya. Selain lampu hemat energi yang bisa kita gunakan, saat ini mulai ada beberapa perusahaan lampu yang sudah memperkenalkan lampu LED yang konsumsi energinya jauh lebih irit dari jenis lampu lain.

Keempat adalah kurangilah penggunaan kendaraan bermotor yang dirasa dapat mampu mengurangi kadar emisi gas CO2, sebaiknya kita bisa menggunakan sepeda, berjalan kaki atau dengan menggunakan kendaraan umum. Selain dapat membatu dalam pengurangan kemacetan di sebuah kota, dengan menggunakan kendaraan umum sehari-hari merupakan cara untuk mengatasi pemanasan global yang sederhana. Hal lainnya selain keempat hal utama dalam mengatasi global warming diatas adalah seperti rajin menanam pohon di sekitar rumah, memakai pupuk organik, membatasi dari penggunaan tissu atau kertas, dll.

Rabu, 10 April 2013

Langkah Sederhana Pelestarian Lingkungan

Isu lingkungan semakin disorot belakangan ini dan tidak bisa dimungkiri bahwa ras manusia sudah merasa terusik dengan perubahan kondisi alam yang ekstrem. Dengan semakin banyaknya korban jiwa akibat bencana alam yang seolah tidak ada habisnya dan kian hari kian tinggi intensitasnya, orang-orang tidak bisa mengelak lagi dari tanggung jawab untuk turut melestarikan alam dengan gerakan nyata penghijauan alias go green yang semakin gencar digalakkan.

Dari segala kampanye yang dilancarkan, kesadaran diri semestinya bisa menjadi awal untuk membantu menjaga alam dari kerusakan secara tak sengaja dan pengrusakan alam yang dilakukan secara sengaja. Saat kesadaran diri tumbuh, akan mempermudah proses pelestarian serta bila mampu, mengajak sesama untuk mulai mencintai lingkungan dan tidak bersifat merusak alam yang telah menaungi dan mengayomi hidup manusia.

Pelestarian Lingkungan: Skala Kecil

Tidak diperlukan langkah yang terlalu sulit dan rumit untuk mengawali gerakan go green. Membantu alam bisa dilakukan dengan tindakan cukup mudah dan masih di sekitar lingkungan sendiri. Sikap simpel pertama adalah dengan membuang sampah pada tempatnya dan diiringi dengan tidak membuang barang sembarangan ke sungai, saluran air (parit dan gorong-gorong), ataupun laut. Memilah dan memisahkan sampah yang mudah terurai dari yang sulit terurai agar proses pengolahan dan pengelolaan sampah menjadi lebih mudah bagi petugas sampah ataupun para pemerhati lingkungan. Pemerhati lingkungan lumrahnya akan membantu mendaur ulang sampah tersebut serta melakukan tindakan pemusnahan sampah atau limbah dengan metode yang tidak merusak lingkungan.

Turut berperan serta dalam gotong royong membersihkan lingkungan. Kerja bakti di satu lingkungan pemukiman jelas menjadi media tepat guna untuk merawat lingkungan selain mempererat tali silaturahmi antar tetangga. Berhematlah dalam penggunaaan listrik dengan cara menggunakan barang elektronik seperlunya atau mematikannya bila tidak sedang tidak dipakai, seperti lampu, komputer, pendingin ruangan, televisi, dan sebagainya. Tidak bergantung pada pendingin atau pemanas ruangan merupakan tindakan sangat produktif sebagai wujud rasa kasih sayang kepada Bumi.

Faktanya, selain karbondioksida dan karbonmonoksida hasil pembakaran (asap) bahan bakar fosil, pendingin ruangan (AC atau air conditioner) merupakan salah satu penyumbang terbesar pemanasan global. Menggunakan ulang kertas yang sudah pernah dipakai, misalnya kertas bekas coret-coretan atau kertas bekas print untuk membungkus barang lain. Mengurangi penggunaan kantung plastik (tas kresek), misalnya saja dengan membawa tas belanja sendiri. Tidak memanjakan diri dengan bergantung pada kendaraan pribadi bila hanya menempuh jarak bepergian yang cukup dekat. Bila masih sanggup, berjalan kaki dan naik sepeda pun jelas-jelas dapat menjadi solusi pola hidup sehat selain untuk mendukung pelestarian alam.

Pelestarian Lingkungan: Skala Besar

Menggunakan transportasi umum adalah langkah bijak, karena bukan sekadar membantu pemerintah mengurai kemacetan namun juga menjadi solusi melawan pemanasan global. Pemikiran ini memang tidak bisa berdiri sendiri, semakin banyak orang yang menyadari ini, efek positifnya tentu akan terasa nyata. Untuk level yang lebih tinggi, bisa melalui membuat rancangan bangunan (rumah) ramah lingkungan.

Rumah ramah lingkungan yang didesain untuk dapat memanfaatkan cahaya matahari seoptimal mungkin tentu sangat membantu dalam menghemat pemakaian listrik, hal ini tentu membantu juga dalam segi finansial, yakni mengurangi total tagihan listrik. Untuk mengatasi panas karena optimalisasi pemanfaatan tenaga matahari, optimalkan pula fungsi ventilasi sehingga banyak angin alami dan udara segar yang masuk ke dalam rumah. Dengan jendela dan ventilasi optimal, lingkungan rumah juga menjadi lebih sehat. Atau, kipas angin bisa menjadi alternatif bila memang tidak tahan pada cuaca panas.

Selasa, 09 April 2013

Fakta-fakta Mencengangkan Mengenai Pencemaran Lingkungan di Dunia

Sejatinya, sebagai manusia, tugas kita adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan hidup dalam harmoni bersama lingkungan yang merupakan sumber dari segala hal yang kita konsumsi dalam hidup kita. Meski begitu, kenyataan yang ada saat ini sepertinya merupakan kebalikannya dan ironisnya lagi, lingkungan sudah tercemar dalam tingkat yang bisa dibilang ekstrim sebagai akibat dari ulah manusia.

Tingginya kadar pencemaran yang terjadi pada lingkungan kita bahkan telah berujung pada rusaknya sumber air, sehingga air menjadi tidak layak konsumsi di berbagai tempat di dunia saat ini. Berikut ini berbagai fakta mencengangkan tentang pencemaran lingkungan yang telah terjadi di bumi kita tercinta ini.

Pencemaran Lingkungan di Ketiga Sisi di Bumi

Pencemaran lingkungan yang terjadi di bumi sekarang ini telah menyerang ketiga sisi planet ini yaitu darat, air, serta udara. Pencemaran di darat, misalnya, bisa dilihat dari punahnya 50-100 flora dan fauna di lingkungan kita setiap hari sebagai akibat dari pencemaran lingkungan yang tentu saja merupakan akibat dari ulah manusia.

Hal ini tentu saja merupakan sesuatu yang mencengangkan mengingat angka 50-100 bukanlah angka yang sedikit, terlebih lagi melihat bahwa jumlah tersebut merupakan rata-rata jumlah spesies yang punah setiap hari. Lain di darat, lain juga di air. Pencemaran yang terjadi di lingkungan perairan di bumi kita bahkan telah menunjukkan akibat yang jauh lebih mencengangkan dari akibat yang diakibatkan oleh pencemaran di darat.

Berbagai macam pencemaran air yang terjadi di lingkungan kita meliputi pencemaran yang diakibatkan oleh tercampurnya air dengan limbah merkuri di Jepang atau lebih tepatnya, di teluk Minamata. Parahnya akibat pencemaran ini bisa dilihat dari banyaknya korban jiwa sebagai akibat dari pencemaran ini yaitu sebanyak kurang lebih 1.800 jiwa dalam jangka waktu 30 tahun.

Sementara itu, pencemaran udara yang terjadi di bumi kita juga mengakibatkan bencana yang tidak kalah dahsyatnya. Yang paling parah yaitu pencemaran udara dalam skala besar yang berlangsung di London pada tahun 1952. Lebih dari 4 ribu jiwa menjadi korban akibat pencemaran udara di kota yang dulu menjadi salah satu kota industri paling maju di dunia ini.

Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Sebagai Akibat Perubahan Jaman

Selain berbagai pencemaran yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat juga berbagai macam pencemaran lingkungan yang terjadi sebagai akibat dari perubahan jaman. Sebagai contoh, banyaknya bahan kimia yang digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari saat ini seperti detergen, sabun, dan masih banyak lagi lainnya. Produk-produk tersebut mencemari air yang notabene merupakan sumber daya paling penting dalam hidup manusia selain tanah. Selain itu, mengingat bahwa hampir semua orang memakai produk-produk tersebut saat ini, bisa dikatakan hampir semua penduduk dunia berkontribusi dalam pencemaran lingkungan tersebut.

Fakta pencemaran lingkungan lain yang merupakan akibat dari perubahan jaman yaitu pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh menumpuknya sampah non organik di hampir setiap penjuru dunia. Hal ini disebabkan oleh betapa konsumtifnya penduduk dunia saat ini dan yang membuatnya lebih parah, sebagian besar produk yang penduduk dunia konsumsi saat ini merupakan produk yang tidak ramah, yang juga dikemas dalam wadah plastik yang notabene merupakan bahan yang sulit diuraikan oleh tanah.

Pencemaran lingkungan bahkan telah berakibat pada meninggalnya kurang lebih 40 ribu anak-anak setiap harinya saat ini dan jika anda peduli dengan lingkungan serta manusia yang hidup di dalamnya, mulailah menggunakan produk yang ramah lingkungan untuk mencegah pencemaran lingkungan yang lebih jauh lagi.

Tanda-tanda Pencemaran Lingkungan yang Wajib Anda Ketahui

Jika Anda peduli terhadap lingkungan, mengetahui tanda-tanda tercemarnya lingkungan supaya kemudian Anda dapat mencari solusi untuk menanggulanginya merupakan sesuatu yang wajib Anda lakukan. Terdapat berbagai macam tanda yang mengindikasikan tercemarnya lingkungan dan berbagai macam tanda tersebut bisa dilihat dari berbagai parameter berbeda.

Selain itu, untuk melihat tanda-tanda tersebut dari tiap-tiap parameter, tidak diperlukan proses yang rumit serta peralatan yang serba canggih sehingga anda pun bisa turut berperan dalam mendeteksi tanda-tanda tersebut untuk kemudian mecari cara terbaik untuk menanggulanginya. Berikut adalah beberapa tanda pencemaran lingkungan dilihat dari beberapa parameter berbeda.

Berbagai Parameter yang Menjadi Indikator Tercemarnya Lingkungan

Terdapat beberapa parameter yang bisa digunakan sebagai indikator tercemarnya lingkungan dan parameter yang pertama yaitu parameter kimia. Parameter ini meliputi kandungan CO2, alkalinitas air di lingkungan, serta pH air, kadang aktifitas berat dan fosfor yang terdapat pada air di lingkungan. Hanya diperlukan peralatan kimia sederhana untuk kadar dari unsur-unsur tersebut.

Sementara itu, parameter lain yang turut menjadi indikator tercemarnya lingkungan adalah parameter biokimia. Berbeda dengan parameter kimia, parameter biokimia meliputi pemeriksaan jumlah kandungan oksigen yang terdapat dalam air untuk mendeteksi apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak dilihat dari kandungan oksigennya.

Untuk mengetahui apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak dengan merujuk ke parameter biokimia, cara yang bisa dilakukan adalah mengambil air dan menyimpannya selama lima hari. Setelah lima hari penyimpanan, kadar oksigen yang terdapat dalam air kemudian diukur kembali untuk memeriksa apakah air tersebut tercemar atau tidak. Sementara itu, jika anda kebetulan tidak memiliki peralatan memadai untuk memeriksa kandungan oksigen dalam air, terdapat juga beberapa cara yang sederhana namun efektif yang bisa anda gunakan untuk mendeteksi pencemaran lingkungan.

Cara-cara Sederhana Mendeteksi Pencemaran Lingkungan

Jika anda bermaksud untuk mendeteksi apakah lingkungan Anda tercemar atau tidak, ada beberapa cara yang pada dasarnya sangat sederhana namun mampu menjanjikan hasil yang tak kalah akurat dengan cara-cara lain yang melibatkan peralatan canggih. Untuk mengetahui apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak, Anda bisa mendatangi sungai atau sumber air yang ada di lingkungan tersebut.

Cara pertama yang dapat Anda lakukan adakah melihat temperatur serta warna air. Jika air tidak jernih dan temperaturnya agak tinggi, Anda patut untuk berasumsi bahwa air tersebut bisa saja tercemar dan tercemarnya air tentu akan berujung pada tercemarnya lingkungan. Selain melihat warna dan temperatur air, Anda juga bisa memeriksa bau air tersebut dan jika Anda cukup berani, Anda juga bisa mencoba merasakan air tersebut. Air yang sehat tidak berbau dan rasanya pun khas meskipun tidak banyak orang bisa membedakan mana rasa air yang normal dengan yang tidak.

Jika cara mendeteksi tercemarnya lingkungan dengan memeriksa warna, bau, serta rasa air yang terdapat di lingkungan tersebut masih terlalu sulit bagi Anda, maka cara yang berikut ini adalah cara yang Anda sudah barang tentu tidak akan menemukan kesulitan dalam melakukannya.

Cara sederhana lain yang dapat Anda coba lakukan untuk mendeteksi apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak yaitu dengan melihat ada atau tidaknya bahan organik serta mikroorganisme di sungai yang ada di lingkungan tersebut. Jika masih terdapat siput sungai, planaria, atau lumut di sungai tersebut, maka bisa disimpulkan air di lingkungan tersebut tidak tercemar yang berarti lingkungan tersebut sehat dan begitupun sebaliknya. Ada berbagai cara sederhana yang dapat anda lakukan untuk mendeteksi tercemar atau tidaknya suatu lingkungan.

Cara-cara Mudah Namun Efektif Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan

Menjaga kelestarian lingkungan sudah barang tentu merupakan sesuatu yang wajib bagi setiap umat manusia, apalagi di jaman modern dimana lingkungan sudah mengalami kerusakan parah seperti saat ini. Ada berbagai cara yang bisa dibilang mudah, namun sangat efektif dalam menjaga kelastarian lingkungan kita dan jika Anda peduli dengan lingkungan Anda, mengetahui apa saja cara-cara tersebut tentu menjadi sesuatu yang wajib bagi Anda. Berikut adalah berbagai cara yang setiap orang bisa lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan kita yang notabene sudah mengalami tingkat kerusakan yang cukup signifikan ini.

Jalani Gaya Hidup Sehat dan Batasi Penggunaan Peralatan Elektronik

Salah satu cara terbaik untuk menjaga kelestarian lingkungan adalah dengan menjalani gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat disini meliputi penggunaan produk-produk alami yang tidak mengandung bahan-bahan kimia yang dapat merusak lingkungan jika digunakan secara terus-menerus. Menjalani gaya hidup sehat disini juga termasuk menggunakan berbagai produk yang ramah lingkungan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Selain itu, mendesain rumah yang ramah lingkungan dan hemat energi juga termasuk salah satu cara mudah namun efektif menjaga lingkungan supaya tidak tercemar. Untuk melakukannya, Anda bisa mencoba mendesain rumah dengan ventilasi serta pencahayaan yang cukup sehingga memungkinkan Anda untuk meminimalisir penggunaan peralatan seperti lampu dan kipas angin pada siang hari.

Dalam menjaga kelestarian lingkungan, cara yang dapat Anda gunakan juga termasuk membatasi penggunaan energi dari peralatan elektronik. Anda bisa melakukannya dengan menyalakan lampu atau televisi dan peralatan lainnya hanya ketika perlu saja dan mematikan peralatan ketika tidak memerlukan. Tentu saja, anda juga bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai peralatan elektronik yang hemat energi seperti lampu hemat energi, misalnya.

Disamping membatasi penggunaan peralatan elektronik, tentu anda juga harus membatasi penggunaan kendaraan bermotor karena semakin sedikit polusi. Semakin terjaga lingkungan kita. Akan jauh lebih baik jika anda memilih menggunakan tenaga surya untuk memenuhi kebutuhan energi listrik Anda dan keluarga karena selain mampu memberikan energi listrik secara cuma-cuma, tenaga surya sama sekali tidak berbahaya bagi lingkungan.

Menerapkan Prinsip 5 R Dalam Kehidupan Sehari-hari

Selain menjalani gaya hidup sehat dan menggunakan berbagai produk ramah lingkungan serta meminimalisir penggunaan energi listrik, penerapan prinsip 5 R dalam kehidupan sehari-hari juga termasuk dalam cara-cara efektif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Prinsip 5 R sendiri diambil dari kata-kata dalam bahasa Inggris yang diawali huruf R dan R yag pertama yaitu Recycle, yang berarti daur ulang.

Daur ulang disini bisa meliputi, misalnya, pendaur ulangan sampah organik menjadi pupuk organik. Sementara itu, R yang kedua mewakili kata Reuse yang berarti penggunaan kembali seperti penggunaan kembali berbagai produk seperti plastik, misalnya, supaya sampah non organik tidak menumpuk sehingga merusak lingkungan.

Jika R yang kedua mewakili kata reuse, R yang ketiga mewakili kata Reduce yang berarti mengurangi. Dalam hal ini, berarti mengurangi pemakaian barang, terutama barang non organik, sehingga produksi sampah bisa ditekan.

Sementara itu, R yang keempat berarti Replace yang artinya mengganti. Mengganti disini berarti mengganti produk yang tidak ramah lingkungan dengan produk yang lebih ramah lingkungan seperti membeli tas belanja dari bahan kain dan menggunakannya setiap kali berbelanja untuk mengurangi konsumsi plastik. R yang terakhir yaitu Replant atau menanam kembali berbagai tanaman supaya lingkungan tetap asri dan membuatnya nyaman untuk ditinggali.

Senin, 08 April 2013

Menjaga Lingkungan Hidup Melalui Pengelolaan Sampah

Masalah kerusakan lingkungan hidup adalah masalah yang tidak mudah dicari penyelesaiannya. Penyebab utama dari masalah lingkungan hidup tersebut justru pada tingkat kesadaran masyarakat sendiri dalam melestarikan lingkungan yang masih rendah. Pertimbangan ekonomi sering lebih diunggulkan ketika berbicara tentang pembangunan meski sering kali itu berarti mengorbankan lingkungan hidup.

Walaupun keadaan lingkungan dari hari ke hari kian merana seolah sebagian besar orang menutup mata darinya. Bahkan bencana alam yang terus-menerus datang yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan seolah tidak mampu menginsyafkan pikiran sebagian besar orang. Bila saat ini banjir, tanah longsor, kebakaran, kekeringan, gagal panen, penyakit menular yang parah dan masih banyak bencana lainnya yang diakibatkan kerusakan lingkungan masih belum bisa membuat sadar, entah bencana lebih parah apa lagi yang kelak akan datang agar bisa membuat sebagian besar orang sadar untuk lebih memperhatikan lingkungan hidup. Bahkan skala kerusakan alam saat ini sudah mengglobal yang ditandai dengan siklus musim yang sepertinya kian tidak menentu.

Sebenarnya untuk memulai usaha perbaikan lingkungan hidup dan pencegahan kerusakannya bisa dimulai dari rumah kita sendiri. Sikap hidup yang disiplin dalam menjaga lingkungan tetap bersih adalah kunci utama dalam memulai usaha tersebut. Selain itu pengetahuan yang lebih baik tentang cara mengelola lingkungan juga sangat membantu dalam menjaga lingkungan hidup dari kerusakan.

Contoh cara efektif dalam mencegah kerusakan lingkungan hidup adalah dengan pengelolaan sampah rumah tangga yang efektif. Pada umumnya orang sering membuang sampah ke sungai atau tempat-tempat tertentu yang sebenarnya bukanlah tempat pembuangan sampah yang benar. Karena sudah menjadi kebiasaan seolah perbuatan tersebut bisa dibenarkan. Padahal dengan pengelolaan sampah rumah tangga yang benar, selain bisa mengurangi pencemaran lingkungan juga bisa bernilai ekonomi.

Salah satu cara pengelolaan sampah adalah dengan cara pengomposan. Cara ini tentu hanya untuk sampah organik saja. Metode pengomposan ini bisa dibilang sebagai cara pengelolaan sampah yang terbaik, karena murah, mudah, dan efektif meski sayangnya sangat sedikit orang yang mempraktekannya. Dengan mencampur bahan organik dengan bahan lainnya, seperti jerami, atau kotoran hewan, lalu diendapkan selama sekian waktu, maka pupuk kompos siap digunakan.

Sebenarnya metode pembuatan kompos ada banyak sekali, termasuk yang terbuat dari sampah organik rumah tangga dan sudah banyak artikel yang menjelaskan tentang metode pembuatan kompos dan bisa diakses dari berbagai sumber seperti buku dan internet. Jika saja sebagian besar orang mau mempraktekannya tentu akumulasi sampah yang sering mencemari lingkungan bisa dikurangi dengan drastis.

Pengelolaan sampah yang bersifat anorganik seringkali lebih rumit dari jenis sampah organik. Hal ini terjadi karena sampah anorganik tidak bisa diurai secara alami oleh lingkungan atau bakteri dan kalaupun bisa tentu memakan waktu yang amat lama sekali. Ada beberapa macam metode pengelolaan sampah anorganik yang bisa dilakukan oleh sebagian besar orang. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai sebaiknya penggunaan jenis sampah tersebut dikurangi terutama sampah anorganik yang sekali pakai.

Dengan demikian akumulasi penimbunan sampahpun bisa dikurangi. Penggunaan kembali atau mendaur ulang bisa juga menjadi pilihan untuk mengelola sampah anorganik. Saat ini banyak ide kreatif dalam pengembangan bisnis tertentu yang justru bahan bakunya berasal dari sampah. Meski bahan bakunya sampah ternyata nilai ekonomisnya sangat tinggi, karena sudah diolah sedemikian rupa menjadi komoditi dagang yang menguntungkan.

Sayangnya untuk saat ini pengelolaan sampah secara sederhana tersebut masih bersifat industri rumahan. Bila saja usaha ini dikembangkan dengan lebih baik tentu bisa didapat dua keuntungan sekaligus, yaitu keuntungan dalam mengurangi pencemaran lingkungan dan keuntungan ekonomis.

Usaha Sederhana Dalam Melindungi Lingkungan

Kondisi lingkungan hidup saat ini bisa dibilang kian memprihatinkan. Sebagian besar orang lebih tertarik untuk membahas berbagai isu lain yang konon lebih panas dan wah, sehingga kadang permasalahan lingkungan kurang mendapat perhatian, padahal kondisi lingkungan yang semakin merana tersebut justru terjadi karena kesalahan-kesalahan yang seringkali dianggap hal remeh oleh masyarakat.

Banyak orang yang membuang sampah sembarangan dan ternyata hal tersebut sudah dianggap sebagai kebiasaan yang wajar. Akumulasi sampah yang berlebih terutama di kota-kota besar dan tidak ditangani dengan benar pada akhirnya menimbulkan bencana. Banjir bandang yang terjadi setiap tahun terutama ketika musim hujan tiba adalah contoh konkrit dari bencana yang disebabkan kebiasaan buruk tersebut. Selain mematikan arus perekonomian bencana banjir juga kadang menyebabkan nyawa melayang.

Selain masalah sampah, masih banyak lagi persoalan lingkungan hidup yang masih belum terselesaikan bahkan dibilang kian memburuk, semisal kualitas udara yang semakin jelek, pemborosan dalam menggunakan energi yang berujung pada eksploitasi alam secara semena-mena, pencemaran bahan kimia yang memperburuk kondisi tanah, air dan udara, dan masih banyak lagi persoalan lingkungan hidup lainnya.

Sebenarnya hal utama yang dibutuhkan untuk menyelamatkan lingkungan hidup dari kerusakan yang lebih parah adalah kesadaran warga sendiri. Selain itu beberapa pengetahuan sederhana ternyata memberi andil besar dalam usaha penyelamatan lingkungan hidup. Beberapa contoh berikut adalah hal-hal sederhana yang bisa menyelamatkan lingkungan dan bisa dilakukan oleh sebagian besar orang.

Salah satu hal terpenting dalam menegah kerusakan lingkungan hidup adalah dengan berkendara secara bijaksana, terutama bagi pemilik kendaraan bermotor. Meski belum terealisasi secara massif saat ini kendaraan berbahan bakar gas sudah banyak yang melaju di jalanan. Sayangnya harga bahan bakar gas masih lebih mahal ketimbang jenis bahan bakar yang sudah umum seperti bensin dan solar, padahal jenis bahan bakar gas lebih aman bagi lingkungan.

Melakukan tune-up secara rutin bisa juga mengurangi tingkat emisi mobil, bahkan hingga mencapai 50 %. Lebih sering menggunakan kendaraan umum juga bisa membantu mengurangi emisi karena dengan cara ini rasio penggunaan kendaraan bermotor otomatis juga berkurang.

Siapa sangka penggunaan internet ternyata juga bisa membantu pengurangan pencemaran udara. Dengan menggunakan internet orang bisa bekerja dari rumahnya tanpa harus pergi ke kantor atau tempat kerjanya, sehingga penggunaan kendaraan bermotorpun berkurang.

Kulkas dan AC adalah dua benda yang sering dipakai banyak orang. Pengaturan penggunaan dua benda tersebut secara benar bisa mengefisienkan penggunaan tenaga listrik sehingga ikut juga menghemat energi dan membantu melindungi lingkungan hidup. Secara berkala sebaiknya kondensor pada kulkas dan filter dan ventilasi pada AC dibersihkan agar keduanya bisa berfungsi maksimal tanpa menyedot tenaga listrik terlalu besar.

Kulkas dan AC jenis baru pada umumnya memiliki efisiensi penggunaan tenaga listrik yang lebih baik. Oleh karena itu mengganti kulkas dan AC yang lama dengan yang baru juga bisa membantu usaha melindungi lingkungan hidup.

Agar bisa bekerja maksimal sebaiknya kulkas di jauhkan dari sumber panas atau tempat yang bersuhu tinggi, karena kulkas harus bekerja lebih keras dan tentunya membutuhkan lebih banyak energi bila berada dekat dengan sumber panas. Pengaturan suhu secara benar pada kedua benda tersebut juga membantu mengefisiensikan penggunaan energi. Agar tidak terlalu boros listrik sebaiknya AC atau kulkas diatur suhunya agar tidak terlalu dingin, sehingga tidak terlalu makan banyak listrik.

Contoh diatas adalah tindakan yang sebenarnya bisa dilakukan oleh hampir semua orang. Seandainya saja semua orang mengetahui hal tersebut dan mau mempraktekannya, tentu usaha penyelamatan lingkungan dan penghematan penggunaan energi bisa lebih optimal.

Hewan Terancam Punah di Indonesia

Indonesia adalah salah satu negara yang terkenal dengan kekayaan alamnya, baik kekayaan mineral alam, flora, maupun fauna. Namun sayangnya diBalik kekayaan dan keindahan alam Indonesia ini terdapat beberapa spesies yang terancam punah dengan jumlah populasi yang sangat mengkhawatirkan. Hewan hewan tersebut telah dinyatakan sebagai hewan yang dilindungi, namun mirisnya ancaman terbesar yang mereka dapatkan justru datang dari manusia sendiri yang ingin mendapatkan keuntungan dengan memperdagangkan atau mengkonsumsi bagian tubuh mereka. Beberapa hewan tersebut adalah Badak Jawa, Babirusa, dan Jalak Bali.

Badak Jawa

Badak Jawa, atau bisa juga disebut dengan badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) adalah salah satu hewan penghuni daratan Indonesia yang hampir punah. Meskipun dinamakan badak Jawa, sebenarnya hewan dengan kulit tebal ini tidak hanya menghuni pulau Jawa. Badak ini tersebar di seluruh Indonesia, India, Tiongkok, dan sepanjang daratan Asia Tenggara beberapa ratus tahun silam, namun saat ini kelompok dengan populasi terbesar hanya dapat ditemui di Taman Nasional Ujung Kulon.

Meskipun tidak memiliki predator, hewan yang sekarang terdaftar sebagai mamalia terlangka di dunia ini tetap mengalami kesulitan untuk mempertahankan jumlah populasinya karena lambatnya siklus reproduksi mereka serta perburuan cula mereka sebagai obat tradisional tiongkok yang dihargai sangat mahal, dan menyempitnya lahan tempat tinggal mereka. Sekarang populasi mereka hanya sekitar 50 ekor yang terdapat di taman nasional ujung kulon, sekitar 8 ekor di taman nasional cat tien, vietnam, dan sekitar 100 ekor yang tersebar di alam liar.

Babirusa

Hewan endemis Sulawesi ini juga masuk dalam kategori satwa langka dan dilindungi. Populasinya saat ini hanya sekitar 4000 ekor dan hanya terdapat di Indonesia khususnya wilayah Sulawesi. Hewan ini dapat dengan mudah dikenali dengan melihat dua buah taring panjangnya yang mencuat dari hidung dan melengkung hingga hampir menyentuh mata, serta dua taring lainnya yang tidak kalah panjangnya dan mencuat dari bagian moncong.

Kelangkaan hewan unik ini disebabkan oleh perburuan yang hingga saat ini masih dilakukan meskipun keberadaannya dalam lingkungan konservasi seperti pada suaka margasatwa nantu dan tempat tempat konservasi lainnya baik untuk kepentingan konsumsi maupun untuk kepentingan lainnya seperti kepentingan ritual adat. Semakin menyempitnya lahan habitat hewan ini juga merupakan salah satu penyebab terjadinya kelangkaan.

Jalak Bali

Burung yang merupakan lambang satwa Bali ini juga sekarang berada pada level kelangkan kritis dengan jumlah populasi yang cukup mengkhawatirkan. Burung dengan bulu dan corak yang indah ini hanya dapat ditemui di hutan bagian barat pulau Bali. Jumlah jalak Bali yang tinggal baik di alam liar ataupun di pusat pusat konservasi diperkirakan hanya tersisa 300 – 400 ekor saja karena perburuan terhadap hewan ini yang terus terjadi. Di pasar gelap, satu ekor Jalak Bali dapat mencapai harga yang fantastis yaitu 10 juta, karena itu banyak oknum yang nekat memburu satwa cantik ini.

Taman Nasional Bali Barat sendiri pernah melepas 150 ekor jalak Bali, namun sayangnya hanya tersisa 10 ekor dari pelapasan ini karena perburuan liar. Hukuman bagi para pemburu satwa langka sendiri cukup berat, yakni kurungan selama 5 tahun atau denda maksimal Rp 100.000.000,-. Selain ketiga jenis satwa diatas, masih banyak juga hewan yang populasinya terancam punah seperti harimau sumatra, hiu karpet berbintik, anoa, burung maleo, dan lainnya.

Minggu, 07 April 2013

Mengendarai Mobil dengan Cara Ramah Lingkungan

Mengendarai mobil menjadi salah satu cara yang bisa kita gunakan untuk menuju ke suatu tempat. Akan tetapi, mungkin banyak orang yang tidak sadar bahwa mobil yang mereka kendarai berperan besar pada keadaan bumi kita tercinta ini. Ya, kita berbicara mengenai masalah yang sangat penting yang dihadapi oleh bumi kita, global warming. Polusi yang ditimbulkan oleh mobil yang kita kendarai akan memperburuk kondisi ini dan menyebabkan bumi menjadi tempat yang tidak nyaman untuk kita tinggali. Oleh karena itu, bila anda bepergian dengan menggunakan mobil, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan agar saat anda bepergian menggunakan mobil, anda bisa bepergian dengan lebih ramah lingkungan.

Perhatikan Kecepatan

Kecepatan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan mobil anda mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar. Dan, konsumsi bahan bakar yang terus meningkat menyebabkan polusi yang timbul akibat mengendarai mobil juga meningkat. Kita perlu mengendalikan kecepatan yang kita gunakan untuk bepergian, khususnya saat di jalan tol. Saat dijalan tol, biasanya kita ingin mengendarai mobil kita dengan kecepatan tinggi.

Akan tetapi, bila anda mau menurunkan kecepatan, seperti biasanya anda mengendarai mobil dengan kecepatan 120 km/jam menjadi 100 km/jam, anda dapat menghemat penggunaan bahan bakar sebesar 10 persen. Selain untuk mengurangi polusi yang ditimbulkan oleh mobil kita, cara ini juga akan dapat menghemat uang yang harus kita keluarkan untuk bahan bakar mobil kita. Jadi, pada dasarnya, mengendalikan kecepatan mobil kita tidak hanya baik untuk lingkungan, tetapi baik pula untuk dompet kita.

Cara Parkir Anda

Parkir juga menjadi salah satu hal yang penting untuk memperamah cara anda berkendara. Bila anda ingin memarkirkan mobil anda, pastikan anda memarkirkannya di tempat yang teduh. Hal ini berpengaruh besar pada kualitas performa mesin anda. Bila anda parkir di tempat yang panas, maka penguapan bahan bakar di dalam tangki mobil anda akan meningkat. Dan, hal tersebut akan meningkatkan penggunaan bahan bakar yang artinya anda menggunakan bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui ini lebih banyak lagi dan menambah polusi yang merusak lingkungan kita.

Merencanakan Perjalanan

Anda juga perlu merencanakan perjalanan anda, agar mobil anda dapat berfungsi dengan baik dan menghemat bahan bakar anda. Perhatikan kapasitas tangki mobil anda dan juga bagaimana konsumsi bahan bakar mobil anda. Hal ini akan berpengaruh pada penggunaan bahan bakar untuk mobil anda.

Menggunakan Transportasi Alternatif

Seperti yang disebutkan diatas, kebanyakan masalah yang menyebabkan kita tidak ramah lingkungan saat berkendara adalah penggunaan bahan bakar fosil yang berlebihan. Jadi, bisa disimpulkan, untuk membuat cara bepergian anda lebih ramah lingkungan, maka akan lebih baik bila anda tidak menggunakan mobil anda. Anda bisa membiasakan diri berjalan kaki atau bersepeda, bila tempat yang menjadi tujuan bepergian anda bisa ditempuh oleh dua cara tersebut. Selain menghemat bahan bakar dan lebih ramah lingkungan, cara ini akan membuat anda lebih sehat yang artinya kualitas hidup anda juga akan lebih baik.

Bila tidak memungkinkan dengan dua cara tersebut, maka cara alternatif yang bisa anda gunakan adalah menggunakan angkutan umum. Dengan menggunakan cara-cara yang disebutkan diatas, maka kita bisa turut berperan lebih besar untuk memulihkan keadaan bumi kita dari masalah besar yang mengancam semua kehidupan di bumi kita, yaitu global warming. Dan, bumi kita akan menjadi tempat yang lebih baik dan nyaman untuk kita semua.

Bahaya pencemaran lingkungan

Pencemaran lingkungan banyak sekali macamnya, sedangkan akibatnya pada umumnya kita tahu bahwa pencemaran selalu berakibat buruk untuk manusia, yaitu munculnya berbagai macam penyakit mulai dari ringan sampai berat, bahkan kematian.

Pencemaran udara, air dan tanah.

1. Pencemaran udara.

Pencemaran udara ini penyebabnya banyak sekali, pembakaran mesin-mesin dari bahan bakar fosil, yang membuat kadar CO2 di udara meningkat, bisa berakibat efek rumah kaca. Menghidupkan mobil di ruangan tertutup, bocoran gas CO bisa membuat yang menghirup meninggal. Gas pengembang dan pendingin seperti freon pada AC atau pendingin lemari es, dalam jumlah yang besar akan membuat lapisan ozon berlubang. Hujan asam karena gas belerang di udara akan menyebabkan tanaman dan hewan mati, besi berkarat.

2. Pencemaran Air.

Pencemaran air karena limbah rumah tangga, yang paling banyak adalah pembuangan sampah ke sungai atau membuang sampah yang tidak terurai di sembarang tempat. Cacing tubifex yang berwarna kemerahan adalah indikator tingkat keparahan limbah organik dari pemukiman. Limbah pertanian juga bisa menyebabkan pencemaran air. Karena terbawanya pupuk organik ke sungai. Kalau dimakan hewan atau manusia bisa menyebabkan kematian.

Limbah industri ini banyak sekali macamnya. Yang paling banyak terjadi adalah pembuangan sisa-sisa minyak industri yang harusnya dibatasi menggunakan pipa yang mengapung, lalu ditaburi zat pengurai minyak, kalau tidak diawasi, minyak tidak terurai, akan banyak kematian makhluk hidup disekitarnya. Hal lain yang sangat membahayakan adalah menangkap ikan menggunakan racun.

3. Pencemaran tanah.

Pencemaran tanah yang paling utama disebabkan oleh sampah, baik organik maupun non organik, dan asalnya paling banyak dari limbah rumahtangga, pasar, selanjutnya industri. Bahayanya pencemaran tanah tidak secara langsung menyebabkan kematian apabila terkena, akan tetapi jangka panjang akan mengakibatkan perubahan keseimbangan ekologi yang akan mengganggu kehidupan mikroorganisme dalam tanah, serta merubah sifat fisika dan kimia tanah yang akan berakibat buruk untuk tumbuhan dan lingkungan hidup lainnya.

Mengantisipasi bahaya pencemaran lingkungan

Selain pencemaran lingkungan yang diatas, ada juga pencemaran suara yang sangat bising bisa mengakibatkan orang mengalami gangguan tidur, gangguan jiwa, stress, sakit jantung. Pencemaran fisik adalah pencemaran karena logam, kaleng, karet, plastik, dan sebagainya. Pencemaran biologi berakibat pada keseimbangan mikroorganisme. Pencemaran kimia berasal dari pestisida, deterjen, minyak dan bahan radioaktif yang bisa mengancam nyawa.

Tetapi tidak semua pencemaran akan mengakibatkan kematian, pencemaran yang ringan yang akibatnya mengganggu ekosistem, pencemaran yang kronis yang menyebabkan munculnya penyakit kronis seperti yang sampai saat ini masih banyak diingat orang, pencemaran Minamata di Jepang, dan pencemaran akut yang akan menyebabkan kematian secara mendadak seperti pencemaran gas dari knalpot yang terhirup orang dalam mobil tertutup atau pencemaran radioaktif.

Berbagai macam pencemaran itu pada jangka waktu tertentu bisa mengakibatkan punahnya spesies tertentu, terjadi juga yang namanya peledakan jumlah hama secara besar-besaran atau juga hama menjadi kebal, tanah menjadi tidak subur, muncul berbagai macam penyakit dan keracunan, efek rumah kaca dan banyak lagi.

Kalau segala macam pencemaran lingkungan dan akibatnya sudah kita kenali, saatnya bagi kita untuk melakukan pencegahan agar hal-hal yang mengerikan seperti diatas tidak terjadi. Kita harus mulai menciptakan lingkungan yang nyaman, menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, mulai lagi mengendarai sepeda atau jalan kaki, membuang sampah pada tempatnya,dan yang paling penting terus memberikan kesadaran pada sekitar untuk lebih mencintai lingkungan, memperluas gerakan penghijauan (go green), mengurangi potensi pencemaran. Sebaiknya dimulai dari diri sendiri dan tidak menunda lebih lama lagi untuk menciptakan lingkungan yang nyaman.