Laman

Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Januari 2015

Tips Hunian Rumah Ramah Lingkungan

Bagi anda yang sedang ingin membangun rumah, anda dapat menerapkan tips hunian ramah lingkungan ini agar rumah anda dapat terlihat indah tapi tetap ramah lingkungan. Sejatinya rumah adalah sebuah tempat tinggal bagi kita untuk bernaung dari panasnya matahari dan dinginnya malam.

Memang biasanya masyarakat kita sekarang ini mempunyai impian untuk memiliki rumah mewah yang besar, tetapi anda juga harus memikirkan akibat serta konsekuensi jangka panjangnya. Karena biasanya rumah besar dan mewah akan menghabiskan banyak lahan, menghabiskan banyak energi listrik, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, pilihan untuk memiliki rumah yang asri dan ramah lingkungan menjadi alternatif terbaik bagi anda untuk mendapatkan rumah yang nyaman namun tetap ramah lingkungan. Berikut adalah tips memiliki hunian ramah lingkungan bagi anda:

Reduce


Memiliki rumah yang asri dan ramah lingkungan sebenarnya cukup mudah. Yang pertama anda harus ingat dengan slogan reduce, reuse, dan recycle. Reduce berarti bahwa anda harus mengurangi perabotan atau bahan bangunan yang dapat merusak lingkungan.

Perlu anda ingat bahwa pemanasan global sekarang ini sudah semakin parah, sehingga anda dapat menghambat dan tidak memperparah keadaan itu dengan membuat hunian asri yang ramah lingkungan.

Misalnya saja pada bahan bangunan rumah anda, anda tidak menggunakan asbes sebagai atap rumah atau garasi rumah anda, karena asbes ini akan memantulkan panas yang maksimal sehingga akan menyebabkan lingkungan terasa lebih panas.

Selain itu, menurut beberapa penelitian, serat pada asbes yang terlepas dapat terhirup dan membahayakan kesehatan paru-paru anda. Maka dari itu, gunakanlah atap genteng atau atap lainnya yang sekiranya lebih aman dan nyaman.

Meskipun dengan harga yang sedikit lebih mahal, tapi demi keamanan dan kenyamanan anda sendiri mengapa tidak? Karena kenyamanan kita dan kelestarian lingkungan kita tentunya menjadi prioritas nomer satu.

Reuse


Yang selanjutnya adalah reuse, dalam hal ini anda dapat mencari kusen kayu dari bongkaran rumah-rumah tua yang sudah tidak terpakai. Kayu pada rumah tua biasanya malah memiliki kualitas yang bagus karena terbuat dari kayu jati dan semacamnya.

Dengan menggunakan kusen kayu dari bongkaran rumah tua, anda tidak perlu lagi menebang pohon untuk kayunya kemudian dijadikan kusen. Sehingga rumah impian anda pun tidak mencemari dan merusak lingkungan sekitar.

Karena apabila anda menggunakan kayu baru, yang berarti anda harus memotong beberapa pohon untuk mendapatkannya, maka lingkungan pun akan semakin gersang karena tumbuhannya berkurang.

Recycle


Yang terakhir yaitu recycle, hal ini dimaksudkan agar anda dapat mengolah kembali barang-barang di rumah anda yang sekiranya masih bisa dipakai agar tidak tergeletak begitu saja sebagai sampah.

Misalnya saja kursi di rumah anda sudah rusak, apabila kursi tersebut masih bisa diperbaiki mengapa harus membeli lagi? Malahan, anda dapat memiliki kursi baru hasil recycle dengan harga yang lebih murah.

Anda tinggal membawa kursi tersebut ke tukang reparasi furniture lalu memintanya untuk memperbaiki dan mengecat ulang kursi anda, dan anda akan mendapatan kursi baru tanpa menyisakan bekas kursi lama yang tidak terpakai. Karena sebenarnya kursi yang anda gunakan adalah kursi lama anda, namun dengan tampilan dan cat yang baru sehingga terlihat seperti baru.

Selain dengan ketiga hal di atas, anda juga dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah anda untuk ditanami pepohonan dan tanaman agar rumah anda menjadi hunian yang asri, nyaman, dan tetap ramah lingkungan.

Selasa, 23 September 2014

Biogas, Alternatif Energi Untuk Kebutuhan Memasak


Banyaknya permintaan harga bahan bakar minyak di dunia semakin meningkat di setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan jumlah minyak bumi di dunia semakin berkurang sedangkan permintaan tetap saja meningkat. Alhasil harganya melambung tinggi.

Di Indonesia sendiri subsidi pemerintah untuk bahan bakar minyak terlampau tinggi sehingga APBN membengkak. Kali ini kita tidak akan membahas mengenai kebijakan pemerintah soal bahan bakar minyak, akan tetapi kemungkinan terburuknya yaitu jika harga BBM sudah sangat tinggi bahkan di atas taraf hidup kita.

Jika harga BBM sudah berada di atas jangkauan masyarakat menengah kebawah, otomatis harus mencari sumber energi alternatif karena kebutuhan energi tidak bisa berhenti. Salah satu energi alternatif untuk pengganti bahan bakar minyak adalah biogas.

Menurut namanya yaitu bio dan gas merupakan gas yang berasal dari mahluk hidup. Biogas sendiri bukanlah hal yang baru. Beberapa Negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Rusia telah memanfaatkan biogas untuk sumber energi.

Sedangkan di Asia, negara India merupakan negara pelopor biogas sejak tahun 1900. Di India terdapat lembaga khusus untuk penelitian biogas. Lembaga ini merupakan lembaga yang didirikan oleh Inggris semaja masih menjajah India. Pada tahun tersebut sudah terdapat 36.000 unit instalasi biogas yang sudah dibangun.

Akan tetapi perkembangan biogas di Indonesia masih terbilang baru. Kebanyakan masyarakat yang menggunakan biogas merupakan lapisan masyarakat dari bidang pendidikan seperti mahasiswa atau dosen yang melakukan penelitian sendiri tanpa ada campur tangan pemerintah.

Bahkan ada peternak dan pemilik industri tahu yang mencoba sendiri membuat biogas dan berhasil. Teknologi ini sangat menjanjikan untuk mendapatkan sumber energi baru yang lebih terjangkau dan banyak bahan bakunya serta mudah didapatkan.

Biogas bisa terbuat dari kotoran ternak atau limbah tahu. Prinsip dalam pembuatan biogas adalah proses dekomposisi bahan-bahan organik yaitu limbah tahu dan kotoran ternak tersebut secara anaerobik atau tertutup dari udara bebas tanpa oksigen sama sekali.

Hasil dari proses dekomposisi tersebut adalah gas yang sebagian besar merupakan gas metan dan karbon dioksida. Gas metan inilah yang memiliki sifat mudah terbakar sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak.

Untuk membuat biogas diperlukan instalasi khusus. Bangunan utama dari instalasi ini adalah digester. Digester merupakan seperti bak untuk menampung untuk menampung bahan baku biogas tersebut. Selain bahan baku biogas, digester juga menampung gas metan hasil perombakan di dalam bak tersebut.

Ada beberapa jenis bak digester salah satunya adalah model continuous feeding. Model ini memiliki desain bak yang memudahkan untuk diisi secara berkelanjutan setiap harinya. Ukuran dari digester disesuaikan dengan seberapa banyak bahan baku yang digunakan.

Selain digester, instalasi biogas harus mempunyai penampungan lumpur. Setelah bahan baku mengalami dekomposisi, bahan baku tersebut akan tetap berwujud sehingga perlu penampungan selanjutnya. Dan setelah menghasilkan biogas sisa dari bahan baku tersebut bisa digunakan untuk pupuk kompos.

Biogas sangat bermanfaat untuk kehidupan. Dalam jumlah banyak biogas bisa menggantikan gas elpiji. Karena bahan bakunya mudah didapatkan dan harganya juga terjangkau.

Prosesnya juga tidak mudah hanya dekomposisi atau didiamkan dalam bak tertutup. Yang dibutuhkan hanya instalasi untuk tempatnya dan pipa-pipa untuk menyalurkan biogas tersebut.

Biogas selain bermanfaat juga menguntungkan juga untuk lingkungan. Dengan dimanfaatkan menjadi biogas tentu saja kotoran ternak dan limbah tahu tidak akan mencemari lingkungan. Bahkan setelah digunakan bisa dibuat pupuk kompos yang baik untuk tanah.

Minggu, 21 September 2014

Sampah Jadi Pahlawanku


Sampah merupakan salah satu sumber masalah. Sampah yang biasanya menjadi sumber permasalahan di berbagai tempat kini tidak lagi dianggap demikian. Banyak orang yang memiliki ide kreatif dalam mengolah sampah dapat menggunakan sampah sebagai sumber penghasilan setiap hari.

Jika selama penanggulangan sampah hanya berupa pembakaran dan penguburan, maka dewasa ini mulai banyak sekali metode pengolahan berbagai jenis sampah yang dapat lebih bermanfaat. Berikut merupakan beberapa cara pengolahan sampah menjadi sesuatu yang berharga bagi masyarakat.

Sampah Plastik Sebagai Bahan Batako

Jika selama ini anda hanya mengetahui bahan dasar pembuatan batako adalah pasir dan semen, maka anda salah. Ada juga metode daur ulang sampah plastik menjadi campuran bahan pembuatan batako.

Selain caranya mudah, metode ini juga sangat bermanfaat dalam mengurangi jumlah sampah plastik di masyarakat. Namun sayang metode ini kurang mendapat respon dari pemerintah. Selama ini pembuatan batako dengan campuran sampah plastik ini masih menggunakan alat seadanya, sehingga hasilnyapun juga masih sangat sedikit.

Perlu adanya perhatian pemerintah untuk memberikan sumbangan dana bagi pengrajin batako ini agar dapat memproduksi batako dari sampah plastik lebih banyak dan cepat.

Klinik Asuransi Premi Sampah

Metode pengelolaan sampah yang ini masih tergolong baru. Metode ini baru diresmikan pada tahun 2010 di Kota Malang oleh seorang dokter muda bersama empat rekannya. Nama pendiri klinik ini adalah Gamal, yang telah meraih penghargaan Internasional di Inggris atas ide cemerlangnya ini.

Konsep dari metode ini adalah dengan mengumpulkan sampah sebagai ganti biaya kesehatan. Masyarakat sekitar klinik atau masyarakat yang mau menjadi anggota dari klinik diwajibkan mengumpulkan sampah seharga Rp. 10.000 setiap bulannya.

Warga tidak diberi uang atas sampah yang dikumpulkan, namun sebagai gantinya masyarakat dapat memperoleh pelayanan dan pengobatan gratis jika mengalami masalah kesehatan. Selain itu, uang dari hasil penjualan sampah digunakan untuk memperbaiki fasilitas klinik.

Sampah yang dikumpulkan dapat berupa sampah plastik, kardus dan beberapa jenis sampah lainnya. Hingga sekarang ini telah tercatat 500 anggota dari klinik ini di berbagai cabang di kota Malang Jawa Timur.

Pengolahan Limbah Kotoran Ternak

Selama ini kotoran ternak didaur ulang menjadi pupuk organik pada petani. Namun saat sekarang ini tak hanya petani yang dapat menikmati limbah dari sampah ini. Banyak peternak yang sudah dapat mengolah sampah ini menjadi sumber gas yang dapat digunakan sebagai pengganti gas LPG.

Cara pembuatan gas ini dapat anda cari di berbagai situs. Karena pengolahan kotoran ternak menjadi pengganti gas LPG ini dapat mengurangi pengeluaran dapur dan sangat memberikan manfaat untuk warga sekitar peternakan.

Mereka dapat beramai-ramai menggunakan gas ini dan hanya mengganti uang sekitar Rp. 10.000 tiap satu bulan untuk biaya pemeliharaan alat dan pembuatan gas. Api yang dihasilkanpun juga tak jauh beda dengan api dari gas LPG. Tidak berbau dan apinya lebih biru.

Pengolahan Sampah Batok Kelapa

Semua orang tentu telah tahu batok kelapa. Karena teksturnya yang keras, batok kelapa biasa digunakan sebagai kayu bakar. Namun tidak bagi pengrajin aksesoris dari Gunungkidul Yogyakarta. Mereka menyulap batok kelapa menjadi aksesoris yang bernilai jual tinggi.

Mereka membuat berbagai aksesoris dari bahan dasar batok kelapa tersebut, misalnya kalung, gelang dan anting. Kesuksesan tangan-tangan terampil ini dibuktikan banyaknya pasar yang mereka tuju, antara lain Beringharjo, Malioboro,dan beberapa toko aksesoris terkenal lainnya di Yogyakarta.

Selain menjadikan lingkungan menjadi lebih bersih, metode daur ulang sampah batok kelapa ini tergolong unik. Aksesoris ini banyak diminati baik oleh wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri. Omset dari penjualan aksesoris ini dapat meningkatkan pendapatan keluarga, sehingga metode ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Sabtu, 15 Juni 2013

Jaga Lingkungan Wujud Tanggung Jawab

Photo from Martin Sharman, license CC.

Pasti anda pernah melihat tulisan di beberapa baliho yang menganjurkan kita untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat. Pesan layanan tersebut bukanlah tanpa sebab. Suka ataupun tidak suka, kita harus mengakui bahwa bumi yang kita tinggali ini menjadi semakin rentan terhadap adanya polusi dan perusakan yang dilakukan oleh manusia yang tidak bertanggung jawab.

Anda tentu sudah pernah melihat berita di salah satu siaran televisi yang menerangkan bahwa hutan di Pulau Kalimantan kini sudah menjadi semakin menyempit. Padahal, beberapa tahun yang lalu, hutan di Kalimantan adalah salah satu jantung dari negara kita dan menjadi salah satu jantung bumi kita juga.

Namun karena adanya ulah para manusia yang tidak bertanggung jawab, mereka menebang pohon tanpa menanam kembali bibit pohon yang sama sebagai pengganti dan menjaga kelestarian hutan tersebut. Karena ulah mereka, kini hutan tersebut semakin menipis dan bumi kita menjadi semakin tercemar dan semakin panas.

Bayangkan saja, kini anda dapat merasakan hujan di bulan yang seharusnya menjadi musim kemarau, atau sebaliknya. Apabila anda peka terhadap perubahan yang terjadi, tentu saja anda merasa aneh karena musim sudah mulai kacau dan tidak beraturan. Hal ini yang kita sebut dengan pemanasan global.

Tunjukkan Tanggung Jawab Anda.

Sebagai umat manusia, anda tentu saja memiliki tanggung jawab terhadap apa yang terjadi pada lingkungan sekitar anda. Oleh karena itu, anda harus menunjukkan tanggung jawab anda dan membuktikan bahwa anda bukanlah manusia yang tidak memiliki hati.

Tanggung jawab anda adalah menjaga lingkungan sekitar anda sebagaimana mestinya. Sebagai contoh adalah anda tinggal di daerah perumahan padat penduduk. Anda dapat memulai untuk membuang sampah pada tempat yang semestinya agar di saat hujan deras terjadi, wilayah tempat tinggal anda tidak mengalami bencana banjir.

Selain itu, anda juga harus menjaga ekosistem yang ada pada lingkungan anda. Apabila anda melihat kurang adanya tanaman pada lingkungan anda, tanamlah tanaman perindang untuk membantu menjaga ekosistem yang ada pada lingkungan anda.

Tanaman adalah salah satu faktor penting yang dapat membantu anda untuk menjaga keadaan udara pada lingkungan anda. Udara yang pengap dan panas dapat dinetralisir karena adanya tanaman di daerah sekitar anda.

Selain itu, gaya hidup yang anda lakukan juga dapat membantu anda untuk tetap memiliki keadaan alam yang baik dan terjaga. Tentu saja anda tidak mau apabila lingkungan anda menjadi rusak dan tidak layak ditinggali.

Sudah menjadi tanggung jawab dan kewajiban kita untuk menjaga lingkungan yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita. Lingkungan ini harus kita jaga sebagaimana mestinya agar Tuhan tidak murka dan menurunkan bencana yang tidak dapat kita bayangkan.

Mulai dari diri sendiri.

Kita dapat menjaga lingkungan kita mulai dari diri kita sendiri. Kita tidak perlu berteriak-teriak untuk memita orang lain untuk menjaga lingkungan kalau kita sendiri bahkan belum memulainya. Kita harus dapat menjaga lingkungan yang kita tinggali dan melakukan segala hal dengan kesadaran diri.

Apabila kita sudah melakukan hal tersebut, tentu saja orang lain akan melakukan hal yang sama tanpa perlu anda minta. Mereka akan melihat anda sebagai contoh dan merasakan manfaat yang sama, tentu saja hal ini lebih efektif daripada anda harus mengajak orang lain untuk menjaga lingkungan sementara anda sendiri tidak melakukan hal tersebut.

Wujudkan Suasana Asri

Photo from N i c o l a, license CC.

Pernahkah anda merasa bahwa lingkungan anda terasa lebih panas dan tidak nyaman? Sadar atau tidak sadar, lingkungan yang seperti itu terjadi karena beberapa penyebab yang disebabkan oleh anda sendiri atau lingkungan sekitar anda.

Apabila anda merasa bahwa lingkungan anda menjadi kurang nyaman lagi, anda dapat mencari penyebabnya dan melihat di sekitar anda. Apakah di sekitar lingkungan anda terdapat pabrik atau industri yang menyebabkan terjadinya limbah?

Kalau memang terdapat industri atau pabrik, maka wajar apabila anda merasa lingkungan anda panas. Namun, hal tersebut bukan tidak dapat kita hindari. Kita dapat mencoba mengurangi suhu panas yang terdapat pada lingkungan sekitar rumah anda.

Cara untuk mencegah agar lingkungan anda tidak panas adalah dengan cara menanam pohon perindang yang dapat membantu anda untuk menciptakan suasana yang asri dan tidak panas. Pohon atau tanaman perindang dapat membantu lingkungan sekitar anda agar menjadi lebih sejuk dan nyaman.

Seperti yang kita ketahui, dewasa ini banyak terdapat masalah mengenai lingkungan kita yang semakin hari semakin tercemar dan menjadi rusak. Kita sebagai manusia harus menjaga lingkungan kita agar tetap asri dan nyaman, karena kita tinggal di bumi ini tidak sendiri.

Banyak hewan-hewan yang juga tinggal di lingkungan ini, apabila mereka menjadi tidak nyaman, tentu saja mereka akan pindah dan mengganggu lingkungan tempat tinggal anda. Oleh karena itu, kita harus menjaga lingkungan sekitar kita.

Jaga dengan baik.

Banyak cara yang dapat kita tempuh untuk menjaga lingkungan sekitar tempat tinggal kita. Salah satu cara adalah seperti yang sudah kita bahas di atas, yaitu menanam pohon atau tanaman perindang di sekitar rumah kita.

Selain itu, kita juga dapat menjaga lingkungan sekitar rumah kita dengan cara menjaga kebersihan rumah kita dan lingkungan sekitar rumah tersebut. Apabila kebersihan dapat kita jaga, maka berbagai macam penyakit dapat kita hindari dan kita tidak perlu khawatir akan adanya bakteri pengganggu. Selain itu, kebersihan juga dapat menjauhkan kita dari beberapa bencana yang dapat merugikan kita.

Salah satu bencana yang timbul akibat kotoran yang menumpuk adalah banjir. Apabila kita dapat menjaga kebersihan lingkungan kita dengan baik, maka kita dapat menghindarkan diri dari banjir.

Jadi, kita wajib menjaga lingkungan kita dengan baik agar kita dapat merasakan kenyamanan saat kita tinggal dan menetap di suatu daerah. Meskipun kita tinggal di daerah industri, apabila kita dapat menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan tersebut, maka kita juga akan merasa nyaman tinggal di daerah tersebut.

Ajarkan pada generasi penerus.

Apabila anda sudah dapat menanamkan gaya hidup bersih dan sehat, maka anda harus menularkan ilmu tersebut pada generasi penerus anda. Ajarkan pada mereka dan buatlah mereka memiliki gaya hidup yang sama dengan yang anda lakukan. Apabila anda dapat membuat mereka memiliki hidup seperti anda, maka kenyamanan lingkungan sekitar anda dapat bertahan lebih lama. Selain itu, anda juga dapat merasakan kenyamanan lebih lama juga.

Jadi, pastikan bahwa anda dapat membuat anak anda memiliki kesadaran yang sama terhadap lingkungan sekitar anda. Apabila mereka tidak memiliki gaya hidup yang sama, maka lingkungan yang anda miliki akan tetap asri dan nyaman untuk ditinggali.

Selain itu, kesadaran akan menjaga lingkungan akan mereka miliki dan lakukan dimanapun mereka berada. Apabila hal ini terjadi, maka secara tidak langsung anda juga menjaga lingkungan dari kerusakan atau global warming.

Senin, 10 Juni 2013

Selamatkan Lingkungan Ciptakan Generasi Air Bebas Polusi

Photo: Stefan Ray, CC.

Tidak dapat dipungkiri bahwa polusi air kini marak terjadi di berbagai daerah di dunia, bahkan di negeri kepulauan bahari seperti Indonesia. Air yang semenjak lama dikenal sebagai sumber kehidupan kini terancam hilang akibat maraknya pencemaran terlebih bagi sumber air yang terletak di kawasan perkotaan maupun padat penduduk. Padahal, air menjadi sumber penghidupan utama manusia untuk konsumsi, peningkatan kebersihan, dan bahkan dalam setiap aktivitas sehari-hari.

Namun apakah Anda yakin bahwa air di sekitar lingkungan Anda memang masih bersih? Berikut indikator air sehat yang layak di konsumsi beserta langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk melestarikan air.

Indikator Air Sehat.

Tentu saja Anda tidak mau mengkonsumsi air yang tidak sehat bukan? Alih-alih memberi hidup malah air yang tercemar akan mendatangkan kuman penyakit serta gangguan kesehatan. Jika di sekitar tempat tinggal Anda ada danau, bendungan, atau sungai maka Anda bisa gunakan beberapa indikator fisik yang kasat mata sebagai berikut:
  • Warna keruh pada sumber mata air menandakan adanya polusi akibat getah atau lem dalam tingkat tinggi. Air seperti ini sangat membahayakan bagi kesehatan kulit dan juga pencernaan manusia.
  • Di daerah yang rawan lumpur, harus berhati-hati karena mungkin saja air bisa tercemar lumpur ataupun terkontaminasi mikroorganisme yang membahayakan. Biasanya air yang tercemar akan berbau dan juga bertekstur sedikit keruh pada warnanya.
  • Bagi daerah muara sungai, Anda perlu berhati-hati jika merasakan sumber air sungai di sekitar tempat itu berasa asin dan sedikit berwarna payau. Hal ini menandakan tingginya kadar garam dan air tidak bisa dikonsumsi langsung sebagai air minum meskipun sudah dimasak.
Bagi Anda yang tinggal di daerah perkotaan, berikut merupakan tanda-tanda fisik dari perbedaan air yang sehat maupun yang tidak yang dialirkan ke pompa ledeng di rumah Anda.
  • Air yang jernih adalah air yang tidak berwarna. Jadi jika air dari pompa pam anda berwarna merah kekuningan pasti sudah tercemar oleh besi dan warna coklat pekat menunjukkan pencemaran oleh tanah.
  • Bagi Anda yang menggunakan sumur tanah, sebaiknya berhati-hati jika air sumur anda memiliki rasa tertentu. Bisa jadi ini akibat dari polusi oleh zat mineral seperti polusi besi, alumunium, sulfat, dan mangan dalam jumlah besar yang mengancam kesehatan jika dikonsumsi.
  • Jika air berwarna normal namun berasa sabun, maka air tersebut telah terkonatminasi alkali ataupun tercemar limbah rumah tangga.
Selain indikator fisik yang dapat dilihat dan dirasa panca indera kita, ada baiknya juga mengamati tingkah laku makhluk hidup lain. Capung, misalnya. Riset membuktikan bahwa daerah persawahan dan sungai yang dihuni oleh populasi capung menandakan kadar air bersih yang benar-benar masih murni dan jernih.

Contoh lain adalah pengamatan terhadap kehidupan organisme siput air dalam danau dan sungai. Siput air adalah binatang yang hanya bisa hidup di muara sungai yang airnya bersih dan jernih.

Langkah Sederhana Penyelamatan Air.

Jika Anda ingin melestarikan air bagi generasi masa depan maka kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pengolahan sampah merupakan hal penting. Menghindari pembuangan sampah langsung ke sungai, daerah resapan air, muara, danau, dan juga pembuangan secara sembarangan merupakan hal yang penting. Hindari kebiasaan berburu satwa dan penebangan flora yang memang diperlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Pastikan rantai makanan tidak rusak dan predator seperti ular, burung, dan kelelawar ada sehingga bisa menekan jumlah hama. Dan yang paling penting adalah penghematan air. Pastikan gunakan air seperlu kita dan jangan lupa matikan kran saat tidak perlu.

Hollywood Stars Peduli Lingkungan


Para Hollywood star memang terkenal dengan gaya hidup mereka yang serba mewah dan bergelimang dengan kekayaan. Rumah mewah, mobil mewah, jet pribadi, sepatu bertabur berlian, dan masih banyak lagi ke-glamour-an yang ada pada mereka yang mungkin tidak bisa dijangkau oleh masyarakat biasa. Hal tersebut tidaklah mengherankan mengingat penghasilan yang mereka dapatkan pastinya sangatlah besar sehingga cukup untuk memenuhi semua kebutuhan sesuai gaya hidup mereka.

Dengan tampilan glamour yang selama ini tersorot oleh media, pastinya banyak yang mengira bahwa mereka adalah orang orang hedonis yang terbutakan oleh dunia. Namun dibalik kesan tersebut, ternyata cukup banyak diantara mereka yang memiliki hati mulia serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.

Leonardo DiCaprio

Bintang pemeran Jack dalam film Titanic ini tidak diragukan lagi kepeduliannya terhadap lingkungan dan merupakan selebriti yang paling vokal dalam pembahasan isu isu tentang lingkungan. Meskipun disibukkan dengan berbagai kegiatan keartisan, Leo tetap terus berusaha untuk mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan yang juga diterapkannya.

Dalam kesehariannya, Leo menggunakan mobil hybrida untuk melakukan berbagai kegiatan. Leo juga pernah membuat sebuah film dokumenter berjudul The 11th Hour yang mengangkat tema krisis lingkungan global.

Selain itu Leo juga mendirikan sebuah organisasi peduli lingkungan yang dinamai Leonardo DiCaprio Foundation yang selalu aktif mengkampanyekan berbagai isu tentang lingkungan. Hal ini diakui Leo dilakukan karena dirinya sejak muda memiliki cita cita sebagai seorang ahli biologi kelautan dan memiliki ketertarikan yang sangat besar terhadap alam.

Brad - Angelina

Pasangan selebriti yang satu ini juga tidak diragukan lagi memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap lingkungan. Selain kompak dalam menjalani hubungan, mereka juga kompak dalam mengikuti berbagai acara peduli lingkungan.

Mereka bahkan memiliki sebuah organisasi bernama Jollie-Pitt Foundation yang didedikasikan untuk membantu pemberantasan kemiskinan di berbagai lokasi di dunia, dan juga membantu melindungi sumber daya alam serta bermacam macam satwa liar.

Mereka juga telah menyumbangkan sebagian hasil kerja keras mereka senilai 1 juta dolar kepada sebuah organisasi kemanusiaan medis internasional bernama Doctors Without Borders yang telah menyediakan bantuan kepada lebih dari 60 negara yang terkena bencana dan musibah serta kemalangan lainnya. Brad Pitt dan Angelina Jollie sendiri memiliki beberapa anak adopsi yang mereka ambil dari beberapa negara berbeda.

Emma Watson

Bintang cantik yang melejit namanya berkat filem Harry Potter ini juga terkenal dengan kepeduliannya terhadap lingkungan. Karena kepeduliannya terhadap lingkungan, bintang ini pun rela dipotret telanjang untuk mengumpulkan dana yang akan digunakan untuk kepentingan pelestarian lingkungan.

Tubuh molek Emma akan menghiasi halaman dari buku kumpulan foto milik fotografer James Houston yang berjudul Natural Beauty. Emma juga merupakan creative advisor dari sebuah organisasi fashion peduli lingkungan yang bertajuk “People Tree”. Emma bahkan telah membuat sebuah design baju yang sebagian dari hasil penjualannya akan disumbangkan untuk mengatasi kemiskinan.

Lainnya

Beberapa selebriti lainnya seperti Cate Blanchett, Richard Branson, dan Pierce Brosnan juga merupakan selebriti yang selama ini ikut berperan dalam pelestarian lingkungan. Jika Cate Blanchett berencana untuk merancang dan mengubah bangunan Sydney Theatre Company menjadi lebih ramah lingkungan, Richard Branson yang merupakan ketua dari Virgin Group dan aktifis peduli global warming telah berjanji untuk menyumbangkan seluruh penghasilan yang ia dapatkan dari bisnis maskapai dan kereta api untuk mendukung penelitian proyek proyek biofuel dan penanganan emisi.

Lain halnya dengan Pierce Brosnan. Salah satu pemeran James Bond ini lebih memfokuskan diri dalam mengkampanyekan kelestarian dan perlindungan hewan hewan laut dan wilayah perairan.

Mari Membuat Kompos di Rumah


Jika Anda memiliki halaman yang cukup luas dan waktu luang, tidak ada salahnya untuk membantu melestarikan lingkungan dengan cara mengolah sampah organik hasil produksi rumah tangga sendiri di rumah menjadi pupuk kompos.

Manfaat mengolah pupuk kompos dirumah.

Mengolah popuk kompos sendiri dirumah dengan bahan sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga sehari hari memiliki manfaat yang sangat baik bagi lingkungan dan juga bagi sang pengolah. Yang pertama, mengolah sampah hasil produksi sendiri akan membantu mengurangi jumlah polutan sampah yang semakin bertambah setiap hari dan mencemari lingkungan karena tidak dibuang pada tempatnya.

Karena seperti yang kita tahu, saat ini sampah merupakan salah satu penyebab utama terjadinya bencana banjir di beberapa daerah karena keberadaannya di sungai yang menghambat laju aliran air.

Mengolah sampah dengan mengubahnya menjadi pupuk kompos juga akan membantu mengurangi pencemaran udara jika dibandingkan dengan pengolahan sampah yang biasa dilakukan masyarakat yaitu dengan membakarnya, sehingga udara di lingkungan sekitar kita pun akan menjadi lebih segar, bebas polusi, dan menyehatkan.

Selain kedua manfaat diatas, pupuk kompos yang dihasilkan juga dapat digunakan untuk bercocok tanam sehingga tanaman akan tumbuh dengan lebih baik dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Kita juga akan menghemat anggaran untuk membeli pupuk jika kita bisa membuatnya sendiri.

Yang paling penting, proses pengolahan sampah menjadi pupuk kompos ini tidaklah sulit. Bahan yang diperlukan juga mudah didapat di lingkungan sekitar.

Persiapan.

Sebelum memulai pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan. Pertama, persiapkanlah tempat penampungan untuk pembuatan pupuk kompos. Jika Anda memiliki halaman yang cukup luas, maka tempat penampungan bisa berupa lubang galian tanah sedalam kurang lebih 50 – 100 cm.

Tempat penampungan juga bisa berupa drum kosong yang ditanam kedalam tanah sehingga dapat ditutup dengan mudah. Atau jika Anda tidak memiliki halaman yang cukup luas, tempat penampungan bisa berupa ember, pot, kaleng bekas, dan sejenisnya yang bisa menampung sampah organik Anda.

Setelah tempat penampungan dipersiapkan, hal kedua yang harus dilakukan adalah memisahkan jenis sampah yang setiap hari Anda produksi di rumah. Gunakanlah dua jenis tong sampah yang dapat menampung sampah organik dan non organik secara terpisah sehingga bahan baku pembuatan pupuk kompos yaitu sampah organik akan lebih mudah didapat.

Kumpulkan juga daun daun kering yang biasa mengotori halaman rumah Anda sebagai bahan tambahan. Akan lebih baik jika Anda juga mengumpulkan kotoran hewan agar kualitas pupuk kompos yang dihasilkan juga lebih baik. Akan tetapi hal ini bersifat optional.

Jika memang tidak memiliki hewan ternak dirumah yang dapat menghasilkan kotoran, pengolahan pupuk kompos tanpa bahan kotoran hewan juga tetap dapat dilakukan.

Cara pengolahan.

Masukanlah sampah organik yang setiap hari Anda produksi kedalam tempat penampungan yang sudah disiapkan. Secara berkala, taburkan sedikit tanah dan kotoran hewan (optional) atau bisa juga menggunakan serbuk gergaji, atau kapur.

Lakukan hal ini sampai tempat penampungan terisi penuh, lalu tutup tempat penampungan sampah ini menggunakan tanah dan tandai permukaannya. Diamkan selama kurang lebih tiga bulan agar proses pembusukan dapat berlangsung dengan baik.

Setelah tiga bulan berlalu dan kompos sudah cukup matang, buka kembali tempat penampungan sampah yang ditutup dengan tanah.

Jemur calon pupuk kompos ini di bawah terik matahari hingga kandungan air yang tersisa hanya sekitar 50 – 60% saja. Setelah itu, pupuk kompos organik buatan sendiri pun dapat digunakan untuk berbagai keperluan bercocok tanam.

Minggu, 09 Juni 2013

Great Pacific Garbage Patch, Bukti Nyata Kerusakan Masif Bisa Datang dari Sampah

Photo: cesar harada, CC.

Budaya membuang sampah sembarangan.

Sebagai pengamat orang-orang yang suka membuang sampah seenaknya, saya mendapat kesimpulan bahwa ada beberapa alasan orang-orang ini tidak mau (atau tidak tahu dan tidak bisa?) membuang sampah ke tempatnya karena malas dan tingkat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan yang sangat rendah.

Terkadang saya mencoba memposisikan diri saya sebagai mereka, mencoba untuk lebih memahami lagi perilaku yang cukup biadab ini. Ternyata, alasan lain yang saya temukan, bisa saja, sebabnya adalah ketika orang-orang ini membuang sampah sembarangan, mereka tidak melihat dan merasakan sendiri akibatnya.

Saya akan memperkenalkan kepada anda semua, orang-orang terhormat yang membuang sampah pada tempatnya dan orang-orang “sesat” yang masih belum sadar pentingnya pembuangan sampah yang benar, hasil dari benih yang telah ditebarkan, namanya Great Pacific Garbage Patch.

Great Pacific Garbage Patch.

Bisa dikatakan, Great Pacific Garbage Patch ini adalah TPA terapung dan terbesar di lautan. Fenomena ini terletak dan terjadi di tempat yang sama dimana North Pacific Gyre (salah satu dari lima arus besar dengan pergerakan arus yang berputar dikarenakan pertemuan arus-arus yang datang dari wilayah sekitarnya) juga terjadi, dan merupakan salah satu yang terkena dampaknya. Pemberian adjektifa “great” tidak berlebihan, sebaiknya anda cari nama fenomena ini di mesin pencari internet dan lihat sendiri sebesar apa “bak sampah” ini.

Great Pacific Garbage Patch terjadi karena sampah yang bersumber dari daratan dan lautan terbawa North Pacific Gyre tadi, setelah terbawa, permukaan arus yang digerakan oleh hembusan angin membawa sampah-sampah yang terbawa arus tadi ke tengah perputaran North Pacific Gyre, yang menyebabkan sampah-sampah ini terjebak dan terus terkumpul.

Fakta menyatakan bahwa sampah daratan lebih bertanggungjawab dengan sumbangsih sebesar 80% daripada sampah asal laut yang “hanya” 20%. Mungkin sekarang ada yang bertanya, “apa hubungannya dengan daratan? Bukankah fenomena ini terjadi di laut?”, jawabannya tentu saja ada.

Kita tentu masih ingat liputan di berita-berita di stasiun tv kita ketika Jakarta ditenggelamkan oleh banjir. Salah satunya, menyororti sungai-sungai yang penuh dengan sampah, di sekolah dasar kita sudah diajarkan kalau sungai pasti menuju ke laut, begitu juga dengan berton-ton sampah yang mengambang di sungai. Perlu diketahui, sampah-sampah yang membentuk Great Pacific Garbage Patch ini telah mempengaruhi kehidupan hewan-hewan laut dan bisa mempengaruhi kehidupan manusia, kita.

Saya menemukan foto bangkai burung Albatros, burung bersayap lebar yang tinggal di sekitar pesisir pantai, dengan cup agar-agar, bungkus makanan ringan, hingga botol plastik menumpuk di bagian perut burung malang ini. Salah satu protein yang dibutuhkan manusia berasal dari ikan.

Nah, ikan-ikan di sekitar perairan itu juga memakan sampah plastik dan ikan-ikan yang tercemar ini bisa sampai ke dalam perut kita. Benar, pasti ada yang menyatakan “ada ikan pemakan plankton, kita pasti akan baik-baik saja”, salah. Plastik terurai sangat lama dan perlahan, yang berarti plastik akan terus menyusut sampai benar-benar terdegradasi. Masalahnya, ukuran plastik bisa menyamai ukuran zooplankton karena proses degradasi, dan perbandingan zooplankton dengan plastik adalah 1:6. Ikan di lingkungan itu tetap akan memakan plastik.

Kesadaran dari dalam diri sangat diperlukan untuk menyelamatkan sesama makhluk hidup dan kita sendiri, beserta dengan bumi yang kita tinggali. Bahaya yang belum terlihat lebih mengerikan dari bahaya yang langsung terlihat.

Sayangi Orang Utan


Fakta Mengenai Orang Utan.

Orang Utan merupakan salah satu satwa kebanggan Negara kita. Ini karena Orang Utan memang merupakan satwa khas Indonesia dan tidak didapati di Negara lainnya di dunia ini. Ada dua jenis Orang Utan yang hidup di Indonesia, jenis pertama adalah Sumatran Orang Utan (Orang Utan Sumatra) atau dikenal dengan nama Latin, Pongo Abelii dan juga Borneaen Orang Utan (Orang Utan Kalimantan) atau yang memiliki nama Latin Pongo Pygmaeus.

Seperti namanya, kedua jenis Orang Utan tersebut berasal dari dua pulau besar yang ada di Indonesia, yaitu Kalimantan dan Sumatra. Kedua jenis Orang Utan itu bukan saja memiliki lingkungan asal yang berbeda namun juga memiliki karakteristik fisik yang juga berbeda. Orang Utan asal Kalimantan memiliki tubuh yang lebih besar, bulu pendek, berwarna gelap dan cokelat kemerahan yang tumbuh jarang-jarang.

Selain itu, Orang Utan Kalimantan yang masih kecil biasanya memiliki bintik-bintik berwarna kemerahan atau kehijauan yang akan hilang dengan sendirinya ketika mereka beranjak dewasa. Sedangkan jenis kedua, yaitu Orang Utan Sumatera memiliki ciri fisik lain.

Tubuh Orang Utan Sumatera lebih kecil jika dibandingkan dengan Orang Utan Kalimantan. Selain itu Orang Utan Sumatra juga memiliki warna bulu yang berbeda, yaitu bulu yang lebih cerah atau lebih berwarna oranye serta memiliki tangan yang lebih panjang dari kakinya.

Satu hal yang amat disayangkan adalah fakta bahwa populasi Orang Utan sudah sangatlah sedikit sehingga termasuk sebagai hewan yang terancam punah. Menurut data yang dikeluarkan oleh International Workshop Population Habitat Viability Analysis (PHVA) di tahun 2004, populasi Orang Utan Kalimantan tinggal 57.797 ekor dan Orang Utan Sumatera hanya tinggal 7501 ekor saja.

Oleh karena itu, akhirnya Orang Utan dimasukkan ke dalam daftar hewan yang terancam punah dalam satu atau dua decade jika tidak dilakukan berbagai tindakan pelestarian. Apalagi jika mengingat bahwa Orang Utan hanya akan memiliki satu anak saja setiap kali melahirkan anak dan mereka membutuhkan waktu 5 sampai dengan 8 bulan masa kehamilan.

Penangkaran Orang Utan.

Fakta tentang jumlah Orang Utan yang sangat sedikit ini telah menimbulkan banyak kepedulian dari berbagai pihak baik yang berasal dari dalam ataupun luar negeri. Terbukti, banyak penangkaran Orag Utan bermunculan di mana-mana.

Kalimantan yang merupakan pusat Orang Utan dan Sumatera yang memiliki populasi Orang Utan yang lebih sedikit jumlahnya memang menjadi sasaran urama para pencinta satwa yang satu ini. Di penangkaran-penangkaran Orang Utan ini, berbagai pelestarian Orang Utan telah dilakukan dalam usahanya untuk meningkatkan jumlah Orang Utan dunia.

Selain itu, masih ada lagi penangkaran Orang Utan yang ada di pulau lain seperti di Pulau Jawa. Di daerah Kulon Progo, Jawa Tengah terdapat sebuah penangkaran Orang Utan yang dikelola oleh pihak swasta. Penangkaran yang satu ini juga melakukan usaha pelestarian. Orang Utan yang merupakan hewan yang terancam punah tidak seharusnya dijadikan hewan piaraan, namun demikian masih saja ada oknum yang memelihara Orang Utan untuk kesenangan pribadi mereka.

Jika ada yang menemukan pelanggaran ini, maka Orang Utan yang diselamatkan akan dikirim ke penangkaran tersebut untuk direhabilitasi. Rehabilitasi Orang Utan dilakukan oleh para ahli dan juga sukarelawan. Di tempat tersebut, Orang Utan diperkenalkan kembali dengan kehidupan alam bebas sehingga mereka bisa dikembalikan ke hutan-hutan yang ada di habitat asli mereka.

Waspada Bahaya Peningkatan Kandungan Timbal (Pb) di Udara

Hubungan antara Timbal (Pb) dengan Pencemaran Udara.

Timbal mempunyai lambang Pb (Plumbum) merupakan salah satu unsur kimia dalam bentuk logam berat yang dapat ditemukan di dalam lapisan kerak bumi atau juga dapat dihasilkan dari aktivitas manusia, misalnya melalui kegiatan transportasi yang menghasilkan gas buangan. Terdapat perbandingan jumlah yang mencengangkan bahwa jumlah timbal yang dihasilkan dari aktivitas manusia jumlahnya 300 kali lebih banyak dari pada jumlah timbal alami yang berada di dalam kerak bumi. Sejak revolusi industri (tahun 1920-an) timbal banyak digunakan di berbagai industri dan juga digunakan sebagai campuran bahan bakar kendaraan. Timbal dalam bentuk TEL (tetra etil timbale) digunakan sebagai campuran dalam bahan bakar kendaraan karena dapat meningkatkan tingkat oktan dalam bensin, mengurangi gejala ketukan pada mesin kendaraan, dan juga membuat biaya produksi bensin lebih murah jika dibandingkan memproduksi bensin tanpa penggunaan timbal. Timbal sebagai gas buangan kendaraan bermotor bisa menimbulkan kerusakan lingkungan berupa pencemaran udara. Timbal yang dihirup oleh manusia akan masuk ke dalam darah manusia dan dapat mengakibatkan berbagai macam masalah kesehatan yang kronis.

Dampak Pencemaran Udara Yang Disebabkan Oleh Kandungan Timbal (Pb) di Udara.

Kualitas udara dari hari ke hari semakin menurun karena pencemaran udara yang disebabkan oleh kandungan timbal di udara. Timbal mempunyai sifat racun jika masuk ke dalam tubuh manusia, racun itu dapat bersifat akut, subakut, dan kronik. Ciri-ciri tubuh mengalami keracuan akut karena timbal diantaranya adalah gejala mual, muntah, anemia berat, sakit perut yang parah, otak mengalami kelainan fungsi, ginjal mengalami kerusakan, dan yang paling mengerikan adalah dalam 1-2 hari keracunan akut timbal bisa mengakibatkan kematian. Keracuan sub akut ditandai dengan terganggunya sistem saraf, gejalanya yaitu tungkai mengalami paralisis flaksid, otot kaku, vertigo, kejang-kejang sampai koma, jumlah urin sedikit dan berwarna merah.

Sedangkan keracunan kronik karena kandungan timbal di dalam tubuh manusia di luar batas kewajaran mengakibatkan orang mudah gelisah, depresi, imsomnia, otot menjadi lemah, mudah lupa karena daya ingat menurun, sulit fokus atau berkonsentrasi, mempengaruhi fertilitas, suka berhalusinasi, dan menghambat pertumbuhan janin. Keracunan kronik lebih sering terjadi dibanding keracunan akut. Timbal sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak karena dapat mempengaruhi tingkat kecerdasan otak, pola perilaku, dan juga dapat mempengaruhi fungsi pendengaran. Pencemaran udara yang dikarenakan oleh tingginya tingkat kandungan timbal di udara merupakan masalah yang sangat serius dan harus ditangani secepatnya karena memiliki efek domino negatif bagi kehidupan manusia.

Solusi Untuk Pencemaran Udara Yang Diakibatkan Oleh Tingginya Kandungan Timbal di Udara.

Untuk menangani dan memecahkan permasalahan pencemaran udara yang diakibatkan oleh tingginya kandungan timbal di udara membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, baik masyarakat maupun pemerintah. Masyarakat bisa ikut serta mengurangi tingkat kandungan timbal di udara melalui penggunaan bahan bakar bebas timbal pada kendaraan pribadi dan mengurangi pemakaian kendaran pribadi dengan menggunakan jasa transportasi umum. Dengan wewenang dan posisi strategis yang dimiliki oleh pemerintah, pemerintah dapat membuat peraturan dan kebijakan yang bisa melindungi lingkungan dari pencemaran udara, misalnya menciptakan tata kelola rambu lalu lintas dan jalan, memperbaiki sistem transportasi umum, pajak kendaraan secara berkala, membuat peraturan yang mengatur permasalahan pencemaran udara, dan lain-lain. Edukasi melalui sosialisasi berupa pendidikan dan pelatihan mengenai bahaya pencemaran udara yang ditimbulkan oleh timbal juga memegang peran penting dalam pencegahan dan penanganan pencemaran udara. Udara akan terbebas dari kandungan timbal jika masing-masing pihak baik masyarakat dan pemerintah berperan secara aktif dan kontinyu menangani masalah kandungan timbal di udara.

Sabtu, 08 Juni 2013

Hutan dan Manusia

Bila kita melihat suatu area yang ditumbuhi oleh banyak pohon dan tanaman lainnya, maka kita biasa menyebut area tersebut sebagai hutan. Akan tetapi, hutan bukan hanya area yang ditumbuhi oleh banyak pohon. Hutan mempunyai banyak peran bagi kehidupan manusia.

Hutan Sebagai Sumber Penghasil Kekayaan Alam.

Pada jaman dahulu, hutan menjadi tempat dimana manusia mencari makan, dengan berburu dan mencari buah-buahan yang banyak tumbuh dihutan. Akan tetapi, saat ini, hutan menjadi sumber bahan material untuk kebutuhan industri. Industri furniture dan mebel. Kayu jati yang menjadi salah satu komoditi utama dan bahan terbaik untuk pembuatan furniture. Selain itu, ada juga kayu rotan yang menjadi salah satu bahan populer untuk mebel di Indonesia.

Hutan Sebagai Penyeimbang Ekosistem.

Kita semua tahu bahwa hutan merupakan tempat dimana banyak jenis hewan hidup. Dengan adanya banyak hutan, maka hewan-hewan dan juga tumbuhan dapat berkembang biak dengan baik dan bertahan hidup. Selain itu, akan lebih jarang terjadi berbenturannya antara kehidupan dan aktivitas sehari-hari manusia dengan hewan, yang dapat membahayakan kehidupan hewan dan manusia itu sendiri. Hutan juga berperan sebagai pelindung untuk spesies tumbuhan dan hewan yang sangat langka. Salah satu bukti nyata adalah hutan di Kalimantan dan Papua, yang menyimpan jenis satwa dan fauna unik yang tidak dapat ditemui dibelahan dunia lainnya. Sayangnya, akibat eksploitasi hutan yang berlebihan, banyak hewan-hewan ini yang kehilangan tempat tinggal dan mencari makan mereka. Sehingga, akhir-akhir ini banyak hewan yang menyerang perkampungan penduduk, mulai dari orang hutan sampai gajah, yang akibatnya merugikan manusia itu sendiri.

Hutan Sebagai Laboratorium Alam.

Banyak hal yang berguna yang bisa kita dapatkan dari penelitian terhadap hutan. Peneliti menemukan bahwa ada beberapa jenis hewan di hutan yang mempunyai sensitivitas tinggi terhadap perubahan iklim, sehingga mereka dapat membantu kita untuk mengatasi global warming, atau tumbuhan yang dapat menceritakan sejarah geografis daerah tersebut. Pada dasarnya, bila hutan hilang, maka hal-hal berguna tersebut juga ikut hilang.

Hutan Sebagai Pengontrol CO2.

Seperti yang kita tahu, tanaman melakukan proses fotosintesis untuk bertahan hidup. Dan, proses ini menggunakan gas CO2 sebagai bahan utamanya. Gas CO2 itu sendiri adalah gas yang dihasilkan oleh pernafasan manusia dan hewan dan pembakaran bahan bakar fosil. Selain itu, gas CO2 dikenal juga sebagai gas rumah kaca. Ya, gas inilah yang menjadi salah satu faktor terjadinya atau memburuknya efek global warming yang kita rasakan saat ini. Hutan dengan berjuta tanaman didalamnya dapat mengatasi dan mengontrol keadaan tersebut. Artinya, bila hutan dibumi dapat berfungsi seperti seharusnya, maka, kita tidak akan mengalami segala macam dampak buruk dari global warming, seperti perubahan iklim, banjir dan lainnya. Bumi kita akan menjadi tempat yang nyaman. Selain itu, dengan banyaknya hutan, maka gas oksigen yang kita butuhkan dan juga dibutuhkan dalam pembentukan lapisan ozon yang melindungi kita dari radiasi sinar UV juga akan melimpah. Sayangnya, jumlah hutan dibumi semakin hari semakin berkurang. Hal ini juga yang memperlambat pemulihan kondisi bumi kita dari efek buruk global warming. Oleh karena itu, sudah kewajiban kita semua sebagai makhluk paling sempurna dan cerdas dimuka bumi ini untuk menjaga dan merawat hutan kita. Seperti yang kita tahu, bumi hanya memiliki 30% daratan dan sisanya air. Artinya, area yang bisa menjadi hutan juga terbatas. Bila kita terus mengeksploitasi hutan, maka bukan tidak mungkin, beberapa tahun ke depan, bumi kita akan menjadi planet yang tidak bisa dihuni, layaknya planet lain di tata surya kita.

Plastik membunuh lingkungan secara perlahan

Plastik adalah sampah yang paling sulit diurai dan paling banyak ditemukan. Dalam setiap kesempatan acara liburan atau pariwisata di sebuah tempat wisata, pasti menyisakan sampah plastik. Tidak hanya di darat, di sungai dan di laut sampah plastik adalah yang paling banyak ditemukan dan sangat merugikan lingkungan hidup karena sifatnya yang sulit diurai.

Bahaya plastik

Hampir semua minuman yang dijual menggunakan kemasan plastik. Hampir semua toko, mini market atau pasar menggunakan tas plastik untuk membungkus atau mewadahi barang belanjaan. Sekedar sharing, suatu hari saya pernah mampir di sebuah mini market di kota Bogor yang tidak menyediakan tas kresek plastik untuk mewadahi belanjaan. Pembeli yang berbelanja diharuskan membeli tas yang sudah mereka sediakan yang bahannya dari kain, dengan harapan akan selalu dibawa lagi setiap belanja, dan kalau pembeli menolak membeli tas yang mereka sediakan, mereka akan membungkus belanjaan si pembeli dengan kardus bekas. Menarik ya, kalau konsep seperti ini bisa dijalankan seluruh mini market atau toko di seluruh dunia, bisa kita bayangkan berapa juta sampah plastik yang kita kurangi. Kita seperti memberikan kontribusi yang besar bagi lingkungan hidup hanya dengan mengurangi penggunaan plastik. Kembali berbicara soal plastik ini, ternyata sangat berbahaya untuk kesehatan kita. Terutama tas kresek yang berwarna dan plastik yang bahan dasarnya PVC dan polistiren.

Hati-hati kalau harus mewadahi makanan yang langsung santap memakai tas kresek, ada baiknya di dalamnya dilapisi dulu memakai kertas atau daun pisang. Dalam jangka panjang, penggunan plastik kemasan untuk makanan bisa mengakibatkan kangker pada manusia. Harusnya plastik-plastik yang digunakan untuk kemasan sebuah produk dan terutama makanan, mencantumkan simbol-simbol yang menginformasikan tentang boleh atau tidaknya digunakan kembali atau aman digunakan pada suhu tertentu dan sebagainya. Sementara ini kemasan plastik yang beredar di pasaran jarang sekali yang mencantumkan simbol keamanannya. Dalam hal ini sesungguhnya kita sebagai konsumen sangat dirugikan oleh produsen, karena tanpa kita sadari kita sedang menimbun potensi penyakit dalam diri kita secara perlahan, hanya karena penggunaan plastik-plastik ini. Sebaiknya mulai sekarang segera ganti kebiasaan bergantung pada plastik. Kalaupun harus menggunakan plastik untuk makanan, gunakan plastik yang baik yang memang direkomendasikan untuk kemasan makanan. Selain aman untuk kita, baik juga untuk kelangsungan lingkungan hidup.

Efek sampah plastik untuk lingkungan

Dari sebuah penelitian tentang lingkungan, mengatakan bahwa penduduk dunia diperkirakan menggunakan 500 juta hingga 1 milyar kemasan dan kantong plastik setiap tahunnya. Kira-kira kalau dikalkulasikan dalam hitungan menit ada 1 juta kantong plastik yang berpindah tangan dari penjual ke pembeli. Berapa juta pohon yang sudah menjadi korban dalam transaksi plastik tersebut. Ketika kita menggunakan plastik, kita tidak hanya turut andil dalam berkurangnya jumlah pohon, tapi kita juga andil dalam menambah jumlah sampah plastik. Padahal butuh waktu 100-500 tahununtuk bisa menguraikan plastik dengan sempurna. Menggunakan kantong dan kemasan plastik, sama saja dengan membiarkan pencemaran lingkungan lebih besar lagi.

Bahan yang digunakan untuk membuat plastik adalah ethylene yaitu hasil penyulingan minyak dan gas. Bahan-bahan tersebut merupakan sumber daya alam yang tidak mungkin diperbaharui. Semakin banyak kita memakai plastik di hari ini, generasi selanjutnya yang akan menerima akibatnya. Di Pulau Midway, yang terletak di Lautan Pasifik, tempat habitat elang laut, banyak ditemukan sampah plastik, dan penelitian menemukan bahwa pada banyak anak elang laut yang hidup disana ditemukan banyak yang menderita sakit dan sampai meninggal karena di kerongkongannya ditemukan sampah plastik. Di Kepuauan Seribu banyak juga penyu yang mati karena memakan sampah plastik. Sebagian besar sampah yang ada di sungai maupun di laut berasal dari daratan, yang kebanyakan adalah plastik. Sampah plastik ini mengingat sifatnya yang susah terurai sebaiknya memang harus betul-betul diperhatikan agar dipisahkan dari sampah lainnya pada waktu pembuangan, agar bisa di daur ulang kembali dan berkurang efeknya terhadap lingkungan hidup

Menyelamatkan Lingkungan Langsung Dari Rumah Anda

Pemanasan Global, Efek dan Penyebabnya

Pemanasan global telah menjadi sebuah masalah pelik Bumi ini. Bagaimana tidak? Dampaknya sudah kita rasakan akhir-akhir ini, mulai dari perubahan cuaca ekstrim yang tidak dapat ditebak, berbagai macam bencana alam, kenaikan tinggi rata-rata permukaan air laut yang menyebabkan berkurangnya luas daratan di bumi, serta bencana kekeringan dan kelaparan yang melanda beberapa negara. Namun, apa sesungguhnya pemanasan global itu? Pemanasan global, atau mungkin orang lebih mengenalnya dengan sebutan global warming, adalah naiknya suhu permukaan bumi yang disebabkan oleh terperangkapnya radiasi sinar matahari di atmosphere, dikarenakan oleh efek rumah kaca, distumulus oleh banyaknya gas karbon yang ada di udara. Gas karbon ini pada umumnya berasal dari industri, peternakan, limbah rumah tangga, serta kendaraan-kendaraan bermotor. Hal ini diperparah oleh fakta bahwa area hijau semakin berkurang. Illegal logging menjadi marak, sehingga hanya sedikit sekali pohon-pohon yang mampu menyerap karbon dioksida dan merubahnya menjadi oksigen. Tentu kita tidak bisa membiarkan hal ini menjadi semakin parah. Berikut ada beberapa cara termudah bagi anda untuk dapat berkontribusi dalam mengurangi pemanasan global.

Hal-Hal Kecil Yang Memberi Dampak Besar

Cara termudah pertama dapat dilakukan langsung dari rumah anda, yaitu dengan mengganti bola lampu dengan lampu compact fluorescent lamp (CFL). CFL akan menggunakan energi 60% lebih kecil daripada bola lampu biasa. Diperkirakan apabila anda memilih untuk menggunakan CFL, anda bisa mencegah 600 kilogram carbon dioksida untuk diproduksi setiap tahunnya. Lampu CFL sekarang dapat anda temui dengan mudah di beberapa pusat perbelanjaan besar. Penghematan energi juga bisa dilakukan dengan cara mengurangi pemakaian alat-alat elektronik seperti air conditioner (AC). Matikan alat-alat elektronik apabila tidak digunakan. Hindari untuk meninggalkan laptop, TV, dan alat elektronik lainnya dalam kondisi stand by. Walaupun kecil, kondisi stand by masih tetap menggunakan energi. Jadi biasakan untuk lebih bijaksana dalam menggunakan energi yang ada. Selain itu, biasakan untuk selalu melakukan 3R, yaitu reduce, reuse and recycle. Kurangi pemakaian plastik dan barang-barang lain yang tidak bisa atau sulit untuk diurai oleh tanah. Pada saat berbelanja, alih-alih meminta plastik untuk membungkus belanjaan yang anda miliki, akan lebih baik apabila anda memiliki tas khusus sendiri untuk membawa barang belanjaan. Pergunakan kembali barang-barang yang sekiranya masih layak dan dapat digunakan. Serta daur ulang sampah-sampah rumah tangga yang anda miliki. Jika cara yang terakhir kiranya akan sedikit merepotkan dan anda sama sekali tidak memiliki keahlian untuk melakukannya, anda bisa meminta bantuan komunitas-komunitas pecinta lingkungan disekitar anda untuk membantu. Banyak sekali komunitas-komunitas yang memiliki program daur ulang ini.

Penting kiranya untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Kurangi penggunaan kendaraan bermotor dan mulailah beralih untuk menggunakan moda transportasi umum, kendaraan yang lebih ramah lingkungan seperti hybrid, atau anda bisa menggunakan sepeda, yang notabene sama sekali tidak menghasilkan karbon monoxide. Langkah penting terakhir adalah dengan ikut berpartisipasi dalam program penyelamatan lingkungan. Tanam pohon dalam jumlah yang banyak, atau anda juga bisa ikut memberikan donasi pada beberapa organisasi yang bertindak dalam bidang ini. Penambahan area hijau ini sangat penting mengingat satu pohon dapat menyerap 1 ton karbondioksida dalam masa hidupnya. Jadi ini akan membawa dampak yang sangat besar dalam proses penyelamatan lingkungan ini. Mudah bukan. Sekarang anda bisa ikut berpartisipasi dalam program penyelamatan lingkungan langsung dari rumah anda sendiri.

Cara Mudah Menyelamatkan Lingkungan Dari Global Warming

Pemanasan Global dan Dampak Buruknya

Salah satu masalah besar yang bumi ini harus hadapi adalah masalah lingkungan, khususnya masalah global warming. Global warming sendiri, atau lebih dikenal dengan nama pemanasan global, adalah meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi yang disebabkan oleh efek rumah kaca, yaitu kondisi di mana gas karbon di atmosphere bumi memerangkap radiasi sinar matahari. Penyebab kondisi ini pun bermacam-macam. Penyumbang kontribusi terbesar akan gas karbon yang ada adalah limbah polusi industri dan hasil pembakaran tidak sempurna dari mesin-mesin kendaraan bermotor. Hal ini diperparah oleh fakta bahwa illegal logging terus terjadi. Membuat bumi kekurangan area hijau untuk mengurangi gas karbon di udara dan merubahnya menjadi oksigen. Sebuah tindakan harus dilakukan untuk menghentikan, atau setidaknya mengurangi, dampak dan efek dari pemanasan global. Kenapa? Karena berbagai macam kemungkinan buruk dapat menimpa dunia ini, dari kekeringan dan kelaparan, meningkatnya tinggi rata-rata permukaan air laut yang akan semakin memperkecil luas daratan, sampai berbagai macam bencana alam seperti badai dan banjir. Karena bumi merupakan tempat tinggal kita satu-satunya, tentu kita wajib melakukan sesuatu untuk mengatasi hal ini. Lalu apa yang bisa anda lakukan untuk dapat berkontribusi dalam mengurangi global warming? Berikut listnya.

Cara Berkontribusi Dalam Penyelamatan Lingkungan

Cara termudah dalam mengurangi global warming adalah dengan melakukan 3R, yaitu reduce, reuse dan recycle. Apa itu reduce? Reduce adalah mengurangi pemakaian beberapa produk yang berkontribusi dalam masalah global warming, seperti mengurangi pemakaian plastik dan konsumsi daging. Plastik butuh jutaan tahun untuk dapat terurai bersama tanah, sementara itu, gas metana yang dihasilkan oleh ternak menjadi penyebab dari pemanasan global. Reuse adalah pemakaian ulang barang-barang yang masih bisa dipakai. Pilihlah barang-barang yang dapat bertahan dalam waktu yang lama. Recycle adalah daur ulang produk-produk yang sudah tidak terpakai lagi. Jika anda tidak memiliki waktu untuk melakukan daur ulang, anda bisa menyalurkan limbah-limbah sisa rumah tangga pada komunitas yang menyediakan jasa daur ulang ini. Selain melakukan 3R, anda juga harus menghemat energi. Pergunakan energi sehemat mungkin. Apabila memungkinkan, kurangi penggunaan AC atau pemanas. Ganti bola lampu dengan produk yang lebih ramah lingkungan dan mengkonsumsi lebih sedikit energi. Selain itu, anda juga bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Seperti yang saya sebutkan di atas, salah satu penyumbang gas karbon terbesar untuk global warming adalah kendaraan bermotor. Anda bisa menggunakan kendaraan umum, sepeda, atau kendaraan hybrid yang tersedia yang lebih ramah lingkungan.

Berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan komunitas penyelamatan hutan juga bisa menjadi salah satu usaha anda dalam memerangi pemanasan global. Penambahan ruang terbuka hijau serta penanaman kembali hutan-hutan yang telah gundul sangat penting untuk dilakukan. Mungkin kegiatan ini akan menguras banyak waktu anda. Tetapi, anda dapat memberikan donasi. Beberapa komunitas akan menguangkan donasi anda dalam bentuk bibit pohon untuk di tanam. Sebagai tambahan informasi, satu buah pohon dapat menyerap kira-kira 1 ton karbon dioksida selama masa hidupnya. Bayangkan berapa banyak kita bisa berkontribusi dalam penyelematan lingkungan hanya dengan menanam beberapa pohon saja. Yang terakhir dan terpenting adalah memberikan informasi mengenai hal ini kepada mereka yang kurang mengerti betapa seriusnya masalah ini. Agar usaha-usaha ini dapat terlaksana, anda tidak bisa melakukannya sendiri. Setiap orang di dunia harus mau berkomitmen untuk memulai suatu gaya hidup yang baru. Bumi ini adalah tempat tinggal kita satu-satunya. Hanya kita yang bisa menyelamatkannya.

Jumat, 07 Juni 2013

Kompos Untuk Melestarikan Lingkungan

Sampah organik

Rumah tangga menghasilkan sampah yang lumayan banyak setiap harinya. Mulai dari plastik pembungkus sampai sisa-sisa makanan yang tidak habis dimakan menjadi sampah yang berbahaya bagi lingkungan. Anda mungkin masih ingat beberapa tahun yang lalu ketika kota Bandung dipenuhi oleh sampah. Selain mengurangi keindahan pemandangan, sampah juga memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Oleh sebeb itu, perlu adanya kedisiplinan dalam membuang sampah dimulai dari rumah. Pemilahan terhadap sampah rumah tangga sangat membantu mengurangi dampak negatif yang merugikan. Sampah plastik dan sampah organik seharusnya dipisahkan dalam wadah yang berbeda. Sampah plastik yang membutuhkan waktu lama untuk hancur dapat digunakan kembali menjadi barang-barang yang berguna atau dapat didaur ulang menjadi kemasan plastik lagi. Sampah organik yang mudah terurai dapat diolah menjadi pupuk kompos yang berguna untuk penyuburan tanah. Jika anda berminat untuk membuat pupuk kompos sendiri, berikut adalah langkah-langkah cara pembuatannya.

Pupuk kompos

Sudah banyak orang tahu bahwa pupuk kompos yang berasal dari sampah organik akan membantu pertumbuhan tanaman. Ada tiga bahan penting yang harus anda persiapkan untuk membuat pupuk organik. Bahan yang pertama adalah sampah organik yang memiliki warna coklat seperti daun tua, ranting, dan dahan. Bahan yang kedua adalah bahan yang berwarna hijau, contohnya adalah potongan rumput, sisa sayuran, sisa buah, dan sisa kopi. Bahan yang ketiga adalah air. semua bahan-bahan tersebut harus ada jika anda hendak membuat pupuk kompos yang berguna untuk tanaman yang anda miliki. Jumlah bahan-bahan yang anda campurkan adalah sama. Dalam pembuatan kompos, masing-masing bahan harus diletakkan di lapisan yang berbeda. Hal ini karena setiap bahan menghasilkan zat yang berbeda. Bahan yang memiliki warna coklat memberikan zat karbondioksida. Bahan yang berwarna hijau memberikan zat nitrogen. Air yang juga sangat penting dalam pembuatan pupul kompos memberikan kelembaban yang cukup agar setiap bahan yang lainnya dapat terurai dengan baik.

Anda bisa memulai membuat pupuk kompos di rumah dengan memilah sampah organik sebagai bahan utamanya. Jika semua bahan sudah lengkap dan siap, anda bisa mulai membuatnya di halaman belakang rumah anda. Ada banyak sekali panduan yang bisa anda pelajari untuk memulai pembuatan kompos. Anda bisa belajar dari panduan-panduan tersebut dan menikmati hasil pembuatan pupuk kompos organik. Ada banyak sekali keuntungan yang bisa anda ambil dari pupuk kompos yang diberikan ke tanaman. Keuntungan pertama adalah tentu saja memperkaya nutrisi pada tanah. Pupuk kompos mengunci tanah agar tetap lembab dan juga menekan penyebaran penyakit dan hama pada tumbuhan. Keuntungan yang kedua adalah mengurangi pupuk kimia yang saat ini masih banyak digunakan untuk menyuburkan tanaman. Keuntungan berikutnya adalah mendorong produksi bakteri yang berguna dan jamur yang berfungsi untuk menciptakan humus. Humus adalah bahan bernutrisi yang harus dimiliki tanah yang ditanami. Keuntungan yang keempat, pupuk kompos mengurangi emisi methane yang berasal dari hasil pembuangan pada alat-alat bermotor yang anda gunakan untuk bercocok tanam. Anda akan merasakan semakin banyaknya keuntungan yang anda terima sebagai akibat dari pemakaian pupuk kompos organik ini. Selain mudah untuk membuatnya, anda hampir tidak membutuhkan uang untuk membeli produk pupuk lainnya. Sebagai tambahan, anda juga sudah membantu lingkungan anda terhindar dari penumpukkan sampah organik yang dampaknya tidaklah baik bagi kesehatan. Pupuk kompos organik ini ternyata mampu melestarikan lingkungan dengan menggunakan sampah organik sebagai bahan dasar pembuatannya.

Satu Orang Satu Pohon Demi Lingkungan yang Lebih Baik

Sebuah pohon saja, memiliki banyak manfaat untuk lingkungan, juga bagi makhluk hidup dan terutama manusia. Pohon ibarat nafas untuk manusia.

Pembangunan mengurangi jumlah pohon.

Pembangunan yang semakin pesat, disinyalir sebagai salah satu sebab utama berkurangnya jumlah pohon dimuka bumi ini. Pembangunan membuat pohon ditebang untuk dikorbankan. Padahal kehadiran pohon sangat penting untuk makhluk hidup dan lingkungan. Hilangnya satu pohon saja sudah membuat mata rantai kehidupan menjadi terputus. Penebangan pohon yang terus dilakukan di hutan, untuk pemenuhan kebutuhan manusia, membuat beberapa hewan menjadi berkurang jumlahnya bahkan ada yang hampir punah, karena habitat mereka yang sudah dirusak oleh manusia. Penebangan pohon juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya panas bumi, karena semakin berkurangnya pasokan oksigen dan semakin meningkatnya polusi. Berkurangnya jumlah stok air dalam tanah salah satu akibat dari penebangan pohon. Pada musim panas, manusia dan makhluk hidup di beberapa tempat yang hutannya sudah gundul menderita kekeringan dan kesulitan mendapatkan air. Dalam skala yang lebih besar, penebangan pohon dalam jumlah banyak menyebabkan hutan menjadi gundul, tanah mudah longsor, abrasi bahkan datangnya banjir bandang. Efek dari pembangunan selain penebangan pohon dalam jumlah besar adalah juga semakin menutupnya lapisan tanah karena sudah banyak yang tertutup semen atau batako. Ironis, ketika seharusnya setiap menebang satu pohon kita ganti dengan menanam satu pohon, tetapi bagaimana mungkin dalam kondisi lahan yang juga sudah semakin berkurang.

Menanam banyak pohon.

Di awal tahun 2000 masyarakat sudah mulai sadar pentingnya menanam pohon agar menggantikan pohon yang ditebang untuk kepentingan manusia, demi terjaganya keseimbangan alam. Banyak orang mulai menggalakkan kegiatan konservasi hutan dan lingkungan. Di kota besar tempat yang paling berdampak secara langsung pada laju pertumbuhan pembangunan orang mulai banyak yang berkampanye tentang penghijauan atau penanaman sejuta pohon. Berapa banyak penduduk yang ada di Jakarta misalnya, kalau setiap satu orang penduduk Jakarta menanam satu pohon, keseimbangan alam yang diharapkan, akan berhasil secara perlahan. Beberapa perusahaan besar bahkan mulai peduli dengan program penanaman pohon ini, dan menyumbang 1000 pohon pada sebuah kesempatan kampanye lingkungan hidup.

Gerakan seorang satu pohon ini juga sudah mulai diinisiasi oleh beberapa sekolah di kota-kota besar. Pada sebuah kesempatan kampanye yang didanai oleh perusahaan dan LSM peduli lingkungan dari luar negeri, menyumbangkan sejuta bibit pohon untuk dibagikan ke sekolah-sekolah, kemudian pihak sekolah membagikan pada setiap siswanya untuk dibawa pulang, dan ditanam dirumah siswa. Bukti bahwa bibit pohon tersebut sudah ditanam dirumah siswa, setiap siswa diwajibkan memotret bibit yang sudah ditanam, lalu mengumpulkan foto tersebut ke sekolah. Pada waktu-waktu tertentu sekolah kembali meminta siswa untuk memotret pohon yang diperkirakan sudah mulai tumbuh, dan melaporkannya pada pihak sekolah. Kalau ada laporan siswa bahwa bibit pohon yang ditanamnya tidak tumbuh atau mati, maka pihak sekolah akan memberikan lagi bibit pohon yang baru untuk ditanam. Bayangkan setiap orang memiliki sebuah pohon sendiri, maka kita tidak perlu berebut oksigen lagi untuk bernafas, dan suhu bumi juga tidak bertambah semakin panas. Kalau jumlah pohon dan keseimbangan alam tidak kita jaga, siapa lagi yang akan melakukannya? Kebayang nggak kalau suatu hari ketika pohon sudah semakin jarang, dan kita semakin kesulitan bernafas karena stok oksigen kurang, kemudian untuk bernafas saja kita harus membeli oksigen dalam tabung atau kemasan kaleng?

Kamis, 06 Juni 2013

Mengawali lingkungan sehat dari rumah

Menjaga lingkungan adalah wajib hukumnya. Bukan peraturan yang mewajibkan, karena kita yang sangat membutuhkan lingkungan bersih dan sehat. Lingkungan sangat mempengaruhi kondisi kesehatan anda, oleh karena itu lingkungan bersih identik dengan lingkungan sehat. Menciptakan lingkungan sehat tak harus membersihkan limbah di sungai. Anda bisa menciptakan lingkungan sehat di rumah anda sendiri dengan membersihkan kondisi lingkungan di sekitar rumah anda. Awali dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya.

Menciptakan lingkungan sehat

Lingkungan bersih adalah sebuah hasil dari kegiatan menjaga lingkungan, bukan sesuatu yang bisa anda dapatkan secara instan. Oleh karena itu untuk medapatkan lingkungan sehat, anda harus selalu menjaga kondisi lingkungan anda. Berikut ini adalah beberapa contoh kegiatan dalam rangka menjaga lingkungan di rumah anda. Awali dari rumah anda, kemudian ke lingkungan sekitar anda.

Pengelolaan sampah

Untuk membuat rumah agar selalu bersih dan sehat, pastikan anda memiliki jumlah tempat sampah yang cukup dan kualitas yang memadai. Tempatkan di tempat-tempat tertentu seperti di dapur, kamar mandi, dan kamar jika perlu. Kemudian pastikan satu tempat sampah hanya untuk satu jenis sampah yaitu sampah organik dan non organik atau sampah kering dan sampah basah. Dengan menyediakan tempat sampah yang cukup, anggota keluarga anda menjadi lebih mudah dalam proses pembuangan sampah. Seperti yang anda tahu, kebiasaan orang untuk membuang sampah seenaknya dengan alasan tempat sampah yang jauh. Oleh karena itu menyiasatinya dengan menyediakan tempat sampah di tempat yang strategis di rumah anda. Kemudian dengan membedakan tempat sampah dan jenis sampahnya agar anda lebih mudah dalam mengambilnya dan menempatkan di pembuangan terakhir. Untuk tempat sampah basah sebaiknya dilapisi dengan plastik agar lebih mudah pengambilanya dari tempat sampah. Kemudian tempat sampah basah sebaiknya tempat sampah yang tertutup dan ditempatkan di belakang rumah agar baunya tidak masuk ke dalam rumah. Kemudian anda juga harus teratur dalam membuang sampah. Jika memang sudah penuh berarti sudah saatnya dibuang ke tempat sampah pembuangan terakhir di tempat anda. Sebisa mungkin jangan membiarkan sampah terlalu banyak menumpuk. Selain sangat mengganggu suasana selain itu sampah juga dapat menyebabkan bau yang tidak sedap khususnya sampah basah. Oleh karena itu rajin-rajinlah membuang sampah di rumah anda.

Untuk sampah basah sebaiknya anda rutin membuangya minimal setiap hari. Sampah basah sisa kegiatan dapur, sisa makanan, dan lainya dapat menimbulkan bakteri dan jamur. Selain itu sampah juga mengundang serangga yang membawa bibit penyakit. Oleh karena itu segera buang sampah anda ke tempat sampah terakhir. Khusus untuk cairan seperti minyak, sebaiknya dibuang ke tanah agar tidak mencemari air.

Membersihkan rumah

Rumah anda perlu dibersihkan. Idealnya adalah minimal sekali dalam sehari. Debu dan kotoran selalu datang setiap waktu. Oleh karena itu anda harus membersihkan rumah anda setiap hari. Beberapa caranya adalah dengan menyapu dan mengepel lantai hingga bersih. Lantai merupakan bagian rumah yang paling utama. Jika lantai kotor tentunya akan mengandung banyak kotoran dan kuman yang memberikan efek tidak baik untuk keluarga anda. Terlebih jika anda mempunyai anak balita yang suka bermain di lantai. Anak anda tentunya akan kontak langsung dengan lantai. Jika lantainya kotor, kemungkinan besar akan mengganggu kesehatan anak anda. Untuk mengepel, gunakan pembersih lantai yang mengandung anti kuman bukan hanya sekedar wanginya saja. Hal ini agar kondisi rumah anda menjadi bersih sehingga nyaman ditempati karena memiliki lingkungan yang sehat.

Lingkungan asri, lingkungan sehat

Masalah lingkungan merupakan masalah yang penting. Jika masalah lingkungan tidak segera diselesaikan dalam jangka panjang, lingkungan dapat rusak sehingga tidak layak untuk ditempati. Ada beberapa indikator sebuah lingkungan dapat dikategorikan sehat atau tidak sehat. Oleh karena itu jika suatu lingkungan, masuk dalam kategori tidak sehat sebaiknya segera diadakan gerakan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan.

Lingkungan sehat

Lingkungan sehat sangat dekat hubungannya dengan lingkungan asri dan bersih. Ciri-ciri umumnya adalah memiliki udara segar dan juga bersih. Udara segar merupakan udara dengan kandungan banyak oksigen. Oleh karena itu lingkungan sehat pastinya memiliki tanaman atau tumbuhan dengan jumlah yang cukup. Lingkungan sehat memiliki tanah yang subur, oleh karena itu tumbuhan hijau dapat dengan mudah tumbuh. Kemudian lingkungan sehat memiliki sumber air yang layak pakai untuk keperluan mandi dan dapur. Selain itu sampah juga diatur dengan baik sehingga tidak berserakan dan tidak menimbulkan bau.

Lingkungan kotor

Pada dasarnya lingkungan kotor adalah kebalikan dari lingkungan sehat. Berikut ini ciri-ciri khususnya. Udara pada lingkungan termasuk kotor karena asap dan debu. Biasanya karena kendaraan bermotor, rokok, dan kegiatan rumah. Masalah sampah tidak dikelola dengan baik sehingga lingkungan tidak sehat cenderung bau yang tidak sedap. Sumber air tidak bersih karena tercemar. Kemudian saluran air menggenang karena tersumbat oleh sampah biasanya. Dengan kondisi udara dan air yang buruk, tumbuhan hijau tak dapat tumbuh dengan baik.

Untuk mewujudkan rumah yang asri dan sehat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah lokasinya yang tepat. Rumah yang ideal sebaiknya terletak di lokasi dengan fasilitas standar dari rumah sehat yaitu seperti fasilitas air bersih, fasilitas air minum, pengaliran air limbah rumah, penerangan yang cukup, tempat pembuangan sampah yang cukup dalam hal jumlah dan kualitas. Untuk mendapatkan lingkungan yang bersih dan sehat, harus diusahakan bersama oleh orang-orang yang tinggal disekitar. Berikut ini adalah cara mudah mendapatkan lingkungan asri.

Mendirikan perumahan dengan ukuran yang tepat dengan pekarangan yang ditanami tanaman hijau. Rumah tak harus besar, namun memiliki ruang yang cukup dan terdapat ventilasi, pencahayaan, dan tidak berdesakan dengan rumah lain.

Sebaiknya dilakukan pembasmian masal hewan-hewan yang dapat menyebabkan masalah bibit penyakit seperti nyamuk, lalat, dan tikus.

Sikap positif dari setiap penghuni rumah untuk selalu menjaga lingkungan yaitu dengan mengelola sampah dan membersihkan lingkungan rumah dan rumah.

Akan tetapi setiap kegiatan manusia pastinya meninggalkan sisa atau limbah. Dari kegiatan rumah tangga sampai industri semuanya meninggalkan limbah. Hal inilah yang menyebabkan pencemaran lingkungan. Kuncinya adalah pengelolaan limbah yang tepat. Pencemaran merupakan pengotoran lingkungan disebabkan karena adanya sisa produksi dari kegiatan manusia.

Jenis-jenis pencemaran

1. Pencemaran udara merupakan pencemaran yang tinggi, dimana asap dari pabrik industri, kendaraan bermotor, kebakaran hutan, pembakaran sampah pada akhirnya merusak kondisi udara hingga atmosphere bumi.

2. Pencemaran air dimana kondisi air tak layak dikonsumsi dan kotor karena limbah. Bukan hanya indstri saja yang memperburuk kondisi air, namun banyak wilayah yang tidak mengelola dengan baik limbah rumah tangga dan hanya membuangnya di sungai. Oleh karena itu tempat dengan jumlah penduduk yang banyak biasanya memiliki masalah dengan pencemaran air sehingga sumber air bersih sangat sulit.

Pencemaran udara dan pencemaran air sangat berpengaruh buruk untuk kesehatan. Banyak jenis penyakit yang ditimbulkan dari pencemaran ini karena merusak kondisi tubuh. Oleh karena itu sebaiknya ada tinggal di tempat yang agak jauh dengan lingkungan industri. Namun untuk mendapatkan lingkungan sehat dan bersih, perilaku positif menjaga lingkungan harus selalu dilakukan.

Cara Mendukung Gerakan Peduli Lingkungan

Bumi Pertiwi sedang bersusah hati dan lara. Kesedihan itu diekspresikannya dengan kian intensnya bencana alam yang terjadi. Padahal, bencana alam pada hakikatnya bukan semata kemurkaan alam, namun juga akibat dari tangan-tangan manusia yang tak bertanggung jawab dan nakal dalam ketidakpeduliannya kepada Bumi tempatnya hidup. Oleh sebab itu, sudah menjadi kewajiban bagi manusia untuk meredakan amarah alam dengan gerakan peduli lingkungan. Banyak cara yang sudah disosialisasikan kepada masyarakat luas, maka, sekarang adalah waktunya bagi masing-masing individu untuk bertindak nyata, bahkan dengan tindakan yang dianggap remeh sekalipun.

Cara Mudah Peduli Lingkungan

Cara-cara mudah untuk mengejawantahkan kepedulian terhadap lingkungan.

1. Membuang sampah di tempatnya. Bila tidak menemukan tempat sampah, simpanlah untuk sementara di saku baju atau tas sampai mendapati tempat sampah yang semestinya. Jelaslah diharap agar tidak ada lagi orang yang membuang sampah di sembarang tempat, terutama di saluran air—baik yang alami ataupun buatan—seperti di sungai, laut, waduk, selokan, gorong-gorong, dan lain-lain.

2. Berperan aktif dalam mencetuskan atau berpartisipasi pada program bersih-bersih atau yang dikenal dengan kerja bakti. Tentu saja dengan tujuan membersihkan lingkungan, target khususnya sudah pasti adalah saluran air (selokan atau sungai, dan lainnya) yang dipenuhi sampah.

3. Menanam pohon atau merawat tanaman. Gerakan penanaman pohon kian digalakkan, terutama di lahan yang gundul. Namun demikian, seyogianya gerakan menanam pohon bisa dilakukan tanpa menunggu terjadinya penggundulan lahan. Khususnya untuk industri terkait pohon atau perkayuan, sebaiknya terdapat kebijakan untuk menanam pohon dua kali lipat dari jumlah pohon yang ditebang. Masih berkaitan dengan penghijauan, tiap individu dan/atau kelompok bisa membuat taman ataupun kebun pribadi, baik di rumah maupun di kantor. Taman atau kebun pribadi ini tidak perlu lahan yang sangat luas. Bahkan hunian tanpa pekarangan atau halaman belakang pun bisa dibuatkan taman atau kebun pribadi, apalagi di tempat kerja yang hanya bermodalkan satu meja dan satu kursi di salah satu kubikel kantor. Cukup dengan satu (atau beberapa) tanaman hias dan jenis tanaman lain di dalam pot, asalkan telaten dalam merawatnya, dapat turut mendukung gerakan pelestarian lingkungan.

Cara Aktif Peduli Lingkungan

4. Turut dalam tindakan 3R (Reuse, Recycle, Reduce) atau menggunakan kembali, mendaur ulang, dan mengurangi. Pada hakikatnya, jangan sembarangan membuang barang bahkan walaupun barang tersebut tampak rusak dan seolah tidak bisa dipakai lagi karena selalu ada cara ciamik untuk tetap memanfaatkan barang bekas tersebut. Misalnya memanfaatkan plastik detergen untuk diolah menjadi barang kerajinan seperti dompet atau tas, dan seterusnya. Atau contohnya juga dengan mengurangi konsumsi listrik, air bersih, dan bahan bakar mesin. Cegah pemborosan listrik dan air bersih. Misalnya dengan mencabut steker dari soket listrik bila barang elektronik tidak digunakan. Hindari ketergantungan pada kendaraan bermotor dan bila masih mampu, sebaiknya berjalan kaki atau naik sepeda bila tujuannya jarak dekat.

5. Membawa sendiri benda-benda yang sekarang umumnya hanya sekali pakai seperti sumpit, sedotan, air minum (membawa air minum dalam botol atau wadah milik pribadi untuk mengurangi kekerapan membeli air minum dalam kemasan), saputangan sebagai pengganti tisu yang hanya satu kali pakai, tas belanja (sebagai pengganti kantung kresek, dengan tujuan mengurangi penggunaan plastik yang bila dibuang akan sulit diurai).

6. Pembenahan prosedur dalam pengelolaan dan pengolahan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang banyak dijumpai di industri (usaha kecil sampai pabrik besar), pertambangan, rumah sakit, apotek, laboratorium, dan sebagainya.