Tetangga ada yang memelihara unggas di lingkungan pemukiman yang sempit, tentu membuat Anda merasa was-was. Memelihara unggas itu juga ada aturannya, agar tidak merugikan lingkungan sekitar, terutama apabila terjadi wabah flu burung, tidak berdampak langsung kepada tetangga kiri kanan.
Menyelamatkan tetangga dari flu burung
Virus flu burung atau H5N1 karakteristiknya sangat kuat, karena ia bisa hidup bertahan beberapa minggu dalam kerongkongan unggas, di tanah dan air. Tidak hanya itu, virus ini juga mampu bertahan dalam suhu udara yang sangat dingin sekalipun, dan hanya bisa mati jika dimasak. Mengingat mudahnya virus ini menyebar, maka perlu diperhatikan agar tidak membuat kandang atau memelihara unggas di lingkungan pemukiman, terlebih kalau jarak satu rumah dengan yang lain berdekatan (perkampungan), karena akan membahayakan tetangga sekitar.
Infeksi virus flu burung pada unggas penyebabnya banyak ; dalam satu kandang unggas, kalau ada satu yang terjangkit virus, maka kontak secara langsung bisa menyebabkan tertular. Bisa juga dari kotoran burung atau unggas yang terinfeksi, kalau disekitar kandang terdapat sumber mata air, dan tercemari kotoran atau bulu unggas terinfeksi, bisa dipastikan flu burung akan menjadi wabah di lingkungan sekitar tempat tersebut. Manusia bahkan bisa membawa virus tersebut dari daerah wabah, melalui media pakaiannya, perkakas yang ia pakai, ataupun kendaraannya.
Anda juga harus mengenali gejala flu burung karena akan sangat berguna untuk lingkungan sekitar Anda. Kalau di lingkungan sekitar tempat tinggal Anda ada banyak unggas dalam jumlah yang besar mati secara mendadak, maka harus dicurigai sebagai wabah flu burung. Segera dilaporkan pada pejabat daerah setempat untuk dilakukan tindakan agar wabah tidak menyebar. Tetapi jauh sebelum terjadi wabah, Anda harus mengenali juga ciri-ciri unggas yang terinfeksi flu burung, jengger berwarna biru, bengkak dan kadang berdarah. Terjadi pendarahan pada kulit yang tidak ada bulunya. Kelopak mata unggas bengkak, tidak mau makan dan lemas, mengeluarkan air mata, dan diare. Kalau ada diantara unggas-unggas peliharaan di lingkungan sekitar Anda yang menunjukkan gejala tersebut, segera komunikasikan dengan pemilik unggas, agar segera ditangani.
Tindakan penyelamatan lingkungan dari wabah
Kalau terjadi unggas mati mendadak dalam jumlah besar di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda, ataupun hanya satu, Anda harus segera melakukan : melaporkan kasus tersebut pada pihak terkait, perangkat desa atau dinas kesehatan. Ketika melakukan pembersihan lokasi, menggunakan sarung tangan, sepatu boots dan masker, jaket khusus apabila dibutuhkan. Jangan pernah sekali-sekali membuang unggas yang sudah mati, karena unggas yang mati harus dikuburkan atau musnahkan dengan cara dibakar. Sebelum meninggalkan lokasi kandang, selalu mencuci tangan, menukar pakaian dan mencuci peralatan yang dipakai, bahkan juga roda kendaraan. Jangan pernah mengkonsumsi unggas yang sakit, karena bisa jadi unggas tersebut terjangkit virus, atau menjual bangkai unggas. Virus ini sangat mematikan bahkan pada manusia yang terjangkit.
Pada manusia, virus ini bisa menular melalui kontak secara langsung dengan unggas terinfeksi ketika mengangkat atau menyembelih unggas, atau bisa juga melalui kotoran, mengkonsumsi daging yang belum matang, telur setengah matang, atau mengkonsumsi darah unggas terinfeksi. Sebaiknya mulai sekarang Anda hanya mengkonsumsi daging dan telur unggas yang dimasak sampai matang. Gejala yang muncul pada manusia apabila terinfeksi virus ini, demam tinggi terus menerus sampai 38 derajat, sakit kepala, batuk,sampai sesak nafas, nyeri di sendi-sendi tangan, punggung dan kaki, hingga pernafasan sangat terganggu, dan kalau tidak segera ditangani akan menyebabkan kematian. Membiarkan seseorang memelihara unggas dengan kebersihan dan kelayakan di bawah standar, di lingkungan sekitar tempat tinggal Anda, sama halnya membuka gerbang bagi masuknya virus flu burung. Apabila ada diantara masyarakat sekitar hunian tempat tinggal Anda memelihara unggas, laporkan pada pihak terkait, barangkali perawatannya belum memenuhi syarat, tunjukkan sikap yang tegas untuk memberikan larangan pada orang tersebut.
Jumat, 31 Mei 2013
Menjaga Kesehatan dengan Memiliki Lingkungan yang Bersih
Kesehatan sangatlah penting bagi kita. Kesehatan merupakan hal yang harus kita jaga, karena jika kita sakit, akan banyak masalah yang datang. Kita jadi tidak bisa beraktivitas dan bekerja. Kita tidak bisa bersekolah atau kuliah. Pekerjaan atau tugas-tugas menjadi semakin menumpuk. Uang juga akan habis untuk biaya pengobatan. Padahal uang tersebut bisa dipakai untuk membeli kebutuhan lain. Maka dari itu, lebih baik mencegah dari pada mengobati, bukan? Mengobati akan memerlukan tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Untuk membantu menjaga kesehatan kita, kita harus memiliki lingkungan yang bersih. Lingkungan yang bersih membuat kita jauh dari berbagai macam penyakit. Banyak penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor dan tidak terawat sepeti demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, dan sebagainya. Maka dari itu, menjaga kebersihan lingkungan sangat penting dilakukan. Ada beberapa hal sederhana yang dapat kita lakukan untuk memiliki lingkungan yang bersih dan jauh dari penyakit.
1. Membersihkan debu
Kita harus sering menyapu dan mengepel rumah kita. Kita juga harus membersihkan perabotan lain di rumah kita yang sering terkena debu. Tidak hanya lantai, bersihkanlah juga kursi, meja, lemari, hiasan, segala perabotan dan jendela dengan lap basah. Jadi rumah kita bersih dari debu yang dapat mengakibatkan infeksi saluran pernafasan dan asma. Saat membersihkan rumah, sebaiknya kita menggunakan masker agar debu dan kotoran kecil tidak masuk ke sistem pernafasan kita. Selain itu, agar lebih bersih, kita bisa menggunakan alat-alat kebersihan seperti cairan kusus untuk mengepel yang mengandung bahan aktif pembunuh kuman dan bakteri. Hal ini juga untuk menghindari penyakit seperti sakit pencernaan karena kuman dan bakteri yang menempel ditubuh kita termakan saat kita makan.
2. Membersihkan kamar mandi dan tempat penampungan air
Kita harus membersihkan kamar mandi agar tempat yang lembab ini tetap bersih. Tempat yang lembab merupakan tempat yang mudah sekali untuk perkembang biakkan bibit penyakit. Selain itu kamar mandi yang tidak dibersihkan menjadi berbau tak sedap dan licin. Ini sangat berbahaya bagi kesehatan, kenyamanan, dan keamanan kita. Maka bersihkanlah kamar mandi dengan rutin menggunakan cairan khusus untuk kamar mandi agar kuman dan bakteri yang berkembang biak di kamar mandi mati. Sikatlah setiap sudut kamar mandi terutama lantai dan dinding. Kloset atau jamban juga harus selalu dibershikan agar tidak berbau. Selain kamar mandi, kuraslah juga tempat penampungan air. Bersihkanlah secara berkala agar tempat tersebut tidak menjadi tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk. Jangan sampai pula ada air yang menggenang di rumah dan sekitarnya atau nyamuk pembawa penyakit akan menyerang anda, keluarga anda, atau kerabat anda.
3. Kerja bakti lingkungan
Setelah anda melakukan kebersihan di dalam rumah anda sendiri, anda juga harus terlibat dalam kerja bakti yang biasanya diadakan oleh RT atau RW setempat. Kerja bakti lingkungan menjadi sangat penting karena hal ini berkaitan dengan kesehatan masyarakat sekitarnya. Sebuah tempat yang sering diadakan kerja bakti menjadi bersih dan jauh dari penyakit. Banyak hal yang harus dilakukan dalam kerja bakti lingkungan seperti pengumpulan sampah, pembersihan saluran air, dan juga pembersihan tempat-tempat yang kiranya nyamuk suka untuk bersarang. Maka dari itu, tenaga sekecil apapun sangat dibutuhkan. Anda harus sadar bahwa anda juga merupakan warga di mana anda tinggal. Anda harus peduli dengan kebersihan lingkungan anda. Berpartisipasilah dalam kerja bakti demi menjaga kesehatan kita semua.
1. Membersihkan debu
Kita harus sering menyapu dan mengepel rumah kita. Kita juga harus membersihkan perabotan lain di rumah kita yang sering terkena debu. Tidak hanya lantai, bersihkanlah juga kursi, meja, lemari, hiasan, segala perabotan dan jendela dengan lap basah. Jadi rumah kita bersih dari debu yang dapat mengakibatkan infeksi saluran pernafasan dan asma. Saat membersihkan rumah, sebaiknya kita menggunakan masker agar debu dan kotoran kecil tidak masuk ke sistem pernafasan kita. Selain itu, agar lebih bersih, kita bisa menggunakan alat-alat kebersihan seperti cairan kusus untuk mengepel yang mengandung bahan aktif pembunuh kuman dan bakteri. Hal ini juga untuk menghindari penyakit seperti sakit pencernaan karena kuman dan bakteri yang menempel ditubuh kita termakan saat kita makan.
2. Membersihkan kamar mandi dan tempat penampungan air
Kita harus membersihkan kamar mandi agar tempat yang lembab ini tetap bersih. Tempat yang lembab merupakan tempat yang mudah sekali untuk perkembang biakkan bibit penyakit. Selain itu kamar mandi yang tidak dibersihkan menjadi berbau tak sedap dan licin. Ini sangat berbahaya bagi kesehatan, kenyamanan, dan keamanan kita. Maka bersihkanlah kamar mandi dengan rutin menggunakan cairan khusus untuk kamar mandi agar kuman dan bakteri yang berkembang biak di kamar mandi mati. Sikatlah setiap sudut kamar mandi terutama lantai dan dinding. Kloset atau jamban juga harus selalu dibershikan agar tidak berbau. Selain kamar mandi, kuraslah juga tempat penampungan air. Bersihkanlah secara berkala agar tempat tersebut tidak menjadi tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk. Jangan sampai pula ada air yang menggenang di rumah dan sekitarnya atau nyamuk pembawa penyakit akan menyerang anda, keluarga anda, atau kerabat anda.
3. Kerja bakti lingkungan
Setelah anda melakukan kebersihan di dalam rumah anda sendiri, anda juga harus terlibat dalam kerja bakti yang biasanya diadakan oleh RT atau RW setempat. Kerja bakti lingkungan menjadi sangat penting karena hal ini berkaitan dengan kesehatan masyarakat sekitarnya. Sebuah tempat yang sering diadakan kerja bakti menjadi bersih dan jauh dari penyakit. Banyak hal yang harus dilakukan dalam kerja bakti lingkungan seperti pengumpulan sampah, pembersihan saluran air, dan juga pembersihan tempat-tempat yang kiranya nyamuk suka untuk bersarang. Maka dari itu, tenaga sekecil apapun sangat dibutuhkan. Anda harus sadar bahwa anda juga merupakan warga di mana anda tinggal. Anda harus peduli dengan kebersihan lingkungan anda. Berpartisipasilah dalam kerja bakti demi menjaga kesehatan kita semua.
Mari Kita Selamatkan Bumi dengan Memulainya dari Hal Kecil
Bumi kita sudah semakin tua. Sumber daya alam semakin berkurang karena keserakahan manusia. Orang kaya menjadi semakin kaya. Orang miskin menjadi semakin sengsara. Semakin banyak orang yang sekarang hidup tanpa memiliki tempat tinggal yang layak. Bencana alam menjadi salah satu penyebabnya. Bencana alam semakin banyak jenisnya dan semakin sering terjadi. Hal ini terjadi karena tidak seimbanganya alam. Polusi udara semakin banyak yang diakibatkan banyaknya pabrik, kendaraan karena berkurangnya pohon-pohon besar. Tanah longsor juga kian sering terjadi karena pohon-pohon yang ditebang sehingga tanah tidak memiliki penyangga lagi. Banjir besar atau banjir bandang juga semakin sering terjadi karena sampah yang semakin menumpuk tanpa mendapat perhatian. Polusi udara dan banyaknya pohon yang ditebang juga membuat udara di bumi semakin panas, mengakibatkan kekeringan dan bencana kelaparan di mana-mana. Maka dari itu, kita harus mulai bertindak dari sekarang, walaupun kita hanya bisa melakukan hal-hal kecil yang kelihatannya tidak berarti. Tetapi, jika kita mampu melakukanya secara rutin dan mengajak atau melibatkan banyak orang, hal ini pasti tidak sia-sia. Bumi akan bisa diselamatkan. Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan bumi, dimulai dari lingkungan sekitar kita saja. Berikut adalah tindakan yang bisa kita lakukan.
1. Membuang sampah pada tempatnya
Banyak orang yang masih tidak sadar dan peduli akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Hal ini terlihat tidak ada gunanya, karena mungkin ada petugas kusus yang membersihkan lingkungan mereka seperti tukang sampah dan tukang sapu. Tetapi, mengapa kita tidak membantu mereka? Lagi pula tidak semua tempat ada petugas-petugas seperti itu. Kita harus membiasakan membuang sampah pada tempatnya, sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih mudah, dan bencana alam seperti banjir besar tidak akan terjadi. Akan lebih baik lagi jika kita dapat mendaur ulang sampah. Kita bisa menggunakan sampah organik atau sampah yang dapat diuraikan sebagai pupuk yang dapat menyuburkan tanah. Kita juga bisa mendaur ulang sampah anorganik seperti sampah plastik menjadi barang yang bisa digunakan lagi seperti aksesoris, tas, dan sebagainya.
2. Hemat energi
Jangan menyalakan lampu di siang hari. Hal ini sudah sangat sering disosialisasikan di mana-mana. Tetapi, masih banyak orang yang tidak melakukannya karena lupa maupun karena sengaja. Dengan menghemat listrik, kita bisa membantu untuk menghemat sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Selain menghemat listrik, kita juga harus menghemat penggunaaan bahan bakar. Hal ini bisa kita lakukan dengan cara menggunakan sepeda jika kita ingin pergi ke suatu tempat yang tidak begitu jauh. Untuk apa memakai mobil atau motor jika kita hanya ingin pergi ke minimarket dekat rumah kita? Ini merupakan pemborosan. Maka dari itu, bersepeda atau berjalan lebih baik. Ini juga dapat membuat kita lebih sehat.
Di atas merupakan dua hal kecil yang dapat kita lakukan jika kita tidak bisa melakukan hal-hal besar. Di dunia ini, setiap orang harus memulai perubahan kebiasaan menjadi lebih hijau, dalam artian, lebih ramah kepada lingkungan. Jika setiap orang bisa sadar dan peduli akan pentingnya menjaga lingkungan, niscaya bumi ini akan berumur lebih lama lagi. Ini sangat penting bagi generasi penerus kita, supaya mereka dapat menikmati keindahan alam yang hijau dan asri. Jika bumi ini rusak karena tidak ada lagi yang peduli, tamatlah sudah kehidupan manusia. Di manakah kita akan tinggal jika bumi ini sudah hancur karena perbuatan kita sendiri? Marilah selamatkan bumi dengan melakukan tindakan-tindakan di atas mulai dari sekarang.
1. Membuang sampah pada tempatnya
Banyak orang yang masih tidak sadar dan peduli akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Hal ini terlihat tidak ada gunanya, karena mungkin ada petugas kusus yang membersihkan lingkungan mereka seperti tukang sampah dan tukang sapu. Tetapi, mengapa kita tidak membantu mereka? Lagi pula tidak semua tempat ada petugas-petugas seperti itu. Kita harus membiasakan membuang sampah pada tempatnya, sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih mudah, dan bencana alam seperti banjir besar tidak akan terjadi. Akan lebih baik lagi jika kita dapat mendaur ulang sampah. Kita bisa menggunakan sampah organik atau sampah yang dapat diuraikan sebagai pupuk yang dapat menyuburkan tanah. Kita juga bisa mendaur ulang sampah anorganik seperti sampah plastik menjadi barang yang bisa digunakan lagi seperti aksesoris, tas, dan sebagainya.
2. Hemat energi
Jangan menyalakan lampu di siang hari. Hal ini sudah sangat sering disosialisasikan di mana-mana. Tetapi, masih banyak orang yang tidak melakukannya karena lupa maupun karena sengaja. Dengan menghemat listrik, kita bisa membantu untuk menghemat sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Selain menghemat listrik, kita juga harus menghemat penggunaaan bahan bakar. Hal ini bisa kita lakukan dengan cara menggunakan sepeda jika kita ingin pergi ke suatu tempat yang tidak begitu jauh. Untuk apa memakai mobil atau motor jika kita hanya ingin pergi ke minimarket dekat rumah kita? Ini merupakan pemborosan. Maka dari itu, bersepeda atau berjalan lebih baik. Ini juga dapat membuat kita lebih sehat.
Di atas merupakan dua hal kecil yang dapat kita lakukan jika kita tidak bisa melakukan hal-hal besar. Di dunia ini, setiap orang harus memulai perubahan kebiasaan menjadi lebih hijau, dalam artian, lebih ramah kepada lingkungan. Jika setiap orang bisa sadar dan peduli akan pentingnya menjaga lingkungan, niscaya bumi ini akan berumur lebih lama lagi. Ini sangat penting bagi generasi penerus kita, supaya mereka dapat menikmati keindahan alam yang hijau dan asri. Jika bumi ini rusak karena tidak ada lagi yang peduli, tamatlah sudah kehidupan manusia. Di manakah kita akan tinggal jika bumi ini sudah hancur karena perbuatan kita sendiri? Marilah selamatkan bumi dengan melakukan tindakan-tindakan di atas mulai dari sekarang.
Kamis, 30 Mei 2013
Memberdayakan Sampah
Sampah. Ya, hal yang satu ini memang dilematis. Bagi kebanyakan orang, sampah itu kotor. Tentu saja, karena sampah membuat lingkungan tidak sedap dipandang. Selain itu sampah juga dapat menimbulkan berbagai macam bibit penyakit. Di kota-kota besar seperti Jakarta, sampah menjadi masalah yang sangat serius. Seperti kita ketahui, sampah-sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan banjir. Memang, dari struktur kotanya, Jakarta merupakan daerah rawan banjir. Namun sampah-sampah tersebut justru semakin memicu terjadinya banjir yang besar.
Sampah dikatakan sebagai sumber masalah. Tapi di sisi lain, bagi sebagian orang sampah adalah sumber kehidupan. Sampah dapat menghasilkan uang untuk dapat mencapai kesejahteraan. Bagaimana bisa? Bisa saja. Sampah merupakan ladang kehidupan bagi para pemulung. Sampah ditangan orang-orang kreatif dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai jual. Lalu bagaimana cara memanfaatkan sampah?
Jenis-jenis Sampah
Berdasarkan sifat kimianya, sampah dapat dibedakan menjadi dua kategori:
Berdasarkan fisiknya, sampah dapat dibedakan menjadi lima kategori:
1. Sampah kering (Rubbish), yaitu sampah yang tersusun dari unsur organik maupun anorganik yang tidak mudah membusuk, misalnya pipa, kaleng, kertas, kain, mika, keramik, dan lain sebagainya.
2. Sampah basah (Garbage), yaitu sampah yang tersusun dari unsure organik yang mudah membusuk, misalnya sisa makanan, buah-buahan, sayuran, dan lain sebagainya.
3. Sampah besar (Bulky waste), yaitu sampah yang mempunyai ukuran besar, seperti bekas furniture, peralatan rumah tangga, dan lain sebagainya.
4. Sampah lembut, yaitu sampah yang tersusun dari partikel yang kecil dan ringan sehingga mudah beterbangan, misalnya debu dan abu dari sisa pembakaran.
5. Sampah berbahaya dan beracun (Hazardous waste), yaitu sampah yang dapat membahayakan makhluk hidup. Sampah berbahaya dan beracun ini dapat dibagi lagi menjadi empat jenis, yaitu:
Salah satu cara tepat untuk memberdayakan sampah adalah dengan metode daur ulang. Apa maksudnya? Daur ulang sampah berarti mengubah barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi menjadi barang baru yang memiliki manfaat dan bernilai jual. Daur ulang sampah dapat mengurangi jumlah sampah di lingkungan. Selain itu juga dapat menghemat penggunaan bahan baku baru sehingga dapat menekan penggunaan energi dan mengurangi polusi sehingga dapat menghindari kerusakan lingkungan.
Pertama, pisahkan dulu sampah organik dan anorganik. Sampah organik dapat didaur ulang menjadi pupuk kompos yang dapat menyuburkan tanaman. Sementara itu, sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi berbagai macam kerajinan. Misalnya sampah plastik dapat dijadikan kerajinan tas, dompet, cover meja, dan lain sebagainya. Sampah dari bahan kertas dapat didaur ulang menjadi topeng, hiasan-hiasan, mainan, dan lain sebagainya. Sampah kaleng atau botol dapat didaur ulang menjadi tempat pensil, pot bunga, dan lain sebagainya. Selain unik, sampah daur ulang tersebut menjadi bernilai jual dan dapat menghasilkan uang. Selain itu, dengan usaha daur ulang sampah dapat menjaga keseimbangan ekosistem. Marilah mulai memberdayakan sampah dimulai dari lingkungan kita sendiri.
Sampah dikatakan sebagai sumber masalah. Tapi di sisi lain, bagi sebagian orang sampah adalah sumber kehidupan. Sampah dapat menghasilkan uang untuk dapat mencapai kesejahteraan. Bagaimana bisa? Bisa saja. Sampah merupakan ladang kehidupan bagi para pemulung. Sampah ditangan orang-orang kreatif dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai jual. Lalu bagaimana cara memanfaatkan sampah?
Jenis-jenis Sampah
Berdasarkan sifat kimianya, sampah dapat dibedakan menjadi dua kategori:
- Sampah organik, yaitu sampah yang mengandung senyawa organik dan tersusun oleh unsur karbon, oksigen, hydrogen dan nitrogen. Sampah organik ini mudah diuraikan oleh mikroba, misalnya daun-daunan, tulang, sisa makanan, sayuran, buah-buahan, dan lain sebagainya.
- Sampah anorganik, yaitu sampah yang tidak tersusun oleh senyawa organik dan sangat sulit diuraikan oleh mikroba, misalnya plastik, kaleng, besi, logam, dan lain sebagainya.
Berdasarkan fisiknya, sampah dapat dibedakan menjadi lima kategori:
1. Sampah kering (Rubbish), yaitu sampah yang tersusun dari unsur organik maupun anorganik yang tidak mudah membusuk, misalnya pipa, kaleng, kertas, kain, mika, keramik, dan lain sebagainya.
2. Sampah basah (Garbage), yaitu sampah yang tersusun dari unsure organik yang mudah membusuk, misalnya sisa makanan, buah-buahan, sayuran, dan lain sebagainya.
3. Sampah besar (Bulky waste), yaitu sampah yang mempunyai ukuran besar, seperti bekas furniture, peralatan rumah tangga, dan lain sebagainya.
4. Sampah lembut, yaitu sampah yang tersusun dari partikel yang kecil dan ringan sehingga mudah beterbangan, misalnya debu dan abu dari sisa pembakaran.
5. Sampah berbahaya dan beracun (Hazardous waste), yaitu sampah yang dapat membahayakan makhluk hidup. Sampah berbahaya dan beracun ini dapat dibagi lagi menjadi empat jenis, yaitu:
- Sampah patogen, misalnya sampah yang berasal dari rumah sakit.
- Sampah beracun, misalnya sisa-sisa pestisida atau insektisida, baterai bekas, serta kertas pembungkus bahan beracun.
- Sampah ledakan, yaitu sampah yang mudah meledak, misalnya petasan, mesiu, sampah bekas perang, dan lain sebagainya.
- Sampah radioaktif, yaitu sampah dari bahan-bahan nuklir.
Salah satu cara tepat untuk memberdayakan sampah adalah dengan metode daur ulang. Apa maksudnya? Daur ulang sampah berarti mengubah barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi menjadi barang baru yang memiliki manfaat dan bernilai jual. Daur ulang sampah dapat mengurangi jumlah sampah di lingkungan. Selain itu juga dapat menghemat penggunaan bahan baku baru sehingga dapat menekan penggunaan energi dan mengurangi polusi sehingga dapat menghindari kerusakan lingkungan.
Pertama, pisahkan dulu sampah organik dan anorganik. Sampah organik dapat didaur ulang menjadi pupuk kompos yang dapat menyuburkan tanaman. Sementara itu, sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi berbagai macam kerajinan. Misalnya sampah plastik dapat dijadikan kerajinan tas, dompet, cover meja, dan lain sebagainya. Sampah dari bahan kertas dapat didaur ulang menjadi topeng, hiasan-hiasan, mainan, dan lain sebagainya. Sampah kaleng atau botol dapat didaur ulang menjadi tempat pensil, pot bunga, dan lain sebagainya. Selain unik, sampah daur ulang tersebut menjadi bernilai jual dan dapat menghasilkan uang. Selain itu, dengan usaha daur ulang sampah dapat menjaga keseimbangan ekosistem. Marilah mulai memberdayakan sampah dimulai dari lingkungan kita sendiri.
Cara terbaik untuk menanggulangi banjir
Apa itu banjir?
Banjir adalah suatu keadaan dimana suatu daerah atau tempat terendam oleh air yang bisa berasal dari luapan air laut, luapan air sungai, tanah longsor atau kiriman air dalam jumlah besar dari suatu dataran tinggi ke daerah yang lebih rendah. Keadaan yang kita namakan banjir ini bukanlah suatu keadaan yang baik dan aman. Seperti contohnya saja yang sering melanda Jakarta di waktu musim penghujan. Banjir memang seringkali datang disaat musim hujan karena air sungai meluap diakibatkan oleh timbunan atau tumpukan sampah yang menghalangi jalannya laju air ke sungai yang lebih rendah. Apakah keadaan ini baik? tentu saja tidak. disaat banjir yang ada hanya rugi dan rugi sekali. Tidak ada satu pihak pun yang merasa atau akan diuntungkan dengan adanya banjir. Banjir bahkan masuk sebagai musibah besar disaat terjadinya seperti yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu dimana nyaris menenggelamkan Jakarta. Banjir telah mampu melumpuhkan perekonomian rakyat. Siapakah yang bersalah? Tentunya manusia itu sendiri.
Coba anda bayangkan dan bandingkan waktu dimana dahulu kala disaat indonesia disebut sebagai jantung dunia karena rimbunnya pepohonan dan banyaknya hutan yang tumbuh dengan subur. Dahulu kala kita bebas banjir karena semua orang sadar akan keharusan menjaga dan merawat lingkungannya dengan tidak melakukan penebangan bebas. Tetapi sekarang semuanya sudah terbalik. Manusia hanya ingin menjadi kaya bahkan sampai rela menghancurkan lingkungannya sendiri. Akibatnya adalah untuk jangka panjang. Anak cucu kita hanya akan berteman dengan bencana alam. Longsor, banjir adalah akibat dari kurangnya pohon besar di hutan yang memiliki akar kuat dan besar untuk mengikat tanah dan air. Karena itu lah seharusnya kita bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan.
Bagaimana cara menanggulangi banjir?
Saat ini banyak sekali cara untuk menanggulangi banjir. Tetapi yang membuat semua menjadi sulit adalah disaat semuanya merasa semua itu menjadi kewaiban pihak lainnya dan bukan menjadi kewajiban diri kita sendiri. Sangat menjemukan. Seandainya saja semua orang memiliki kesadaran yang cukup baik untuk menyelamatkan lingkungan dan kehidupan mereka sendiri. Salah satu caranya adalah dengan membuat selokan-selokan yang tidak di tutup oleh beton sehingga disaat hujan tiba selokan tersebut bisa menjadi saluran dan jalan air untuk mengalir ke bawah tanah. Banyak sekali selokan bawah tanah yang dibuat tetapi di atasnya ditutupi oleh beton. Lalu darimanakah air hujan bisa masuk ke dalamnya? Tentunya semua itu merupakan hal yang mustahil. Yang hanya akan memperbanyak biaya tetapi tetap tidak bisa mengurangi banjir. Lalu kemudian kita bisa memasang sebuah jaring atau kain berpori diatas setiap selokan untuk menampung sampah-sampah yang terkadang hanyut terbawa oleh air hujan. Sampah adalah salah satu masalah klasik yang sampai saat ini tidak bisa diselesaikan.
Di jakarta contohnya, banyak sungai yang saat ini lebih mirip tong sampah atau gunung sampah karena banyaknya masyarakat yang latah membuang sampah rumah tangga nya di sungai. Akibatnya disaat hujan tiba dan sungai mendapatkan banjir kiriman maka sungai yang cukup besar tersebut tidak mampu lagi menampung air hujan. Yang ada adalah airnya akan meluap ke atas beserta seluruh sampah-sampahnya yang sudah segunung itu. Ada baiknya jika anda memiliki sampah rumah tangga maka anda bakar saja dan lalu anda tanam di dalam tanah sehingga bisa diuraikan oleh bakteri dan tidak menyebabkan banjir lagi.
Banjir adalah suatu keadaan dimana suatu daerah atau tempat terendam oleh air yang bisa berasal dari luapan air laut, luapan air sungai, tanah longsor atau kiriman air dalam jumlah besar dari suatu dataran tinggi ke daerah yang lebih rendah. Keadaan yang kita namakan banjir ini bukanlah suatu keadaan yang baik dan aman. Seperti contohnya saja yang sering melanda Jakarta di waktu musim penghujan. Banjir memang seringkali datang disaat musim hujan karena air sungai meluap diakibatkan oleh timbunan atau tumpukan sampah yang menghalangi jalannya laju air ke sungai yang lebih rendah. Apakah keadaan ini baik? tentu saja tidak. disaat banjir yang ada hanya rugi dan rugi sekali. Tidak ada satu pihak pun yang merasa atau akan diuntungkan dengan adanya banjir. Banjir bahkan masuk sebagai musibah besar disaat terjadinya seperti yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu dimana nyaris menenggelamkan Jakarta. Banjir telah mampu melumpuhkan perekonomian rakyat. Siapakah yang bersalah? Tentunya manusia itu sendiri.
Coba anda bayangkan dan bandingkan waktu dimana dahulu kala disaat indonesia disebut sebagai jantung dunia karena rimbunnya pepohonan dan banyaknya hutan yang tumbuh dengan subur. Dahulu kala kita bebas banjir karena semua orang sadar akan keharusan menjaga dan merawat lingkungannya dengan tidak melakukan penebangan bebas. Tetapi sekarang semuanya sudah terbalik. Manusia hanya ingin menjadi kaya bahkan sampai rela menghancurkan lingkungannya sendiri. Akibatnya adalah untuk jangka panjang. Anak cucu kita hanya akan berteman dengan bencana alam. Longsor, banjir adalah akibat dari kurangnya pohon besar di hutan yang memiliki akar kuat dan besar untuk mengikat tanah dan air. Karena itu lah seharusnya kita bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan.
Bagaimana cara menanggulangi banjir?
Saat ini banyak sekali cara untuk menanggulangi banjir. Tetapi yang membuat semua menjadi sulit adalah disaat semuanya merasa semua itu menjadi kewaiban pihak lainnya dan bukan menjadi kewajiban diri kita sendiri. Sangat menjemukan. Seandainya saja semua orang memiliki kesadaran yang cukup baik untuk menyelamatkan lingkungan dan kehidupan mereka sendiri. Salah satu caranya adalah dengan membuat selokan-selokan yang tidak di tutup oleh beton sehingga disaat hujan tiba selokan tersebut bisa menjadi saluran dan jalan air untuk mengalir ke bawah tanah. Banyak sekali selokan bawah tanah yang dibuat tetapi di atasnya ditutupi oleh beton. Lalu darimanakah air hujan bisa masuk ke dalamnya? Tentunya semua itu merupakan hal yang mustahil. Yang hanya akan memperbanyak biaya tetapi tetap tidak bisa mengurangi banjir. Lalu kemudian kita bisa memasang sebuah jaring atau kain berpori diatas setiap selokan untuk menampung sampah-sampah yang terkadang hanyut terbawa oleh air hujan. Sampah adalah salah satu masalah klasik yang sampai saat ini tidak bisa diselesaikan.
Di jakarta contohnya, banyak sungai yang saat ini lebih mirip tong sampah atau gunung sampah karena banyaknya masyarakat yang latah membuang sampah rumah tangga nya di sungai. Akibatnya disaat hujan tiba dan sungai mendapatkan banjir kiriman maka sungai yang cukup besar tersebut tidak mampu lagi menampung air hujan. Yang ada adalah airnya akan meluap ke atas beserta seluruh sampah-sampahnya yang sudah segunung itu. Ada baiknya jika anda memiliki sampah rumah tangga maka anda bakar saja dan lalu anda tanam di dalam tanah sehingga bisa diuraikan oleh bakteri dan tidak menyebabkan banjir lagi.
Rabu, 29 Mei 2013
Sukseskan Gerakan Pelestarian Lingkungan
Gerakan peduli lingkungan semakin populer, terutama karena menumbuhkan sikap kecintaan terhadap lingkungan (hidup) bisa dimulai dari hal-hal yang dipandang sepele. Tindakan kecil dan sederhana yang umumnya dianggap remeh dan disangka tidak akan membawa perubahan, sebenarnya justru bisa memberikan pengaruh berarti. Apalagi bila hal-hal kecil ini sedikit demi sedikit menjadi bukit, dari satu orang individu kemudian ‘menular’ hingga tindakan kecil tersebut dilakukan secara kolektif, serta konsisten dan rutin, tidak hanya satu kali saja. Gerakan peduli lingkungan bisa dilakukan oleh segenap masyarakat yang tergabung dalam suatu komunitas ataupun yayasan resmi, maupun secara individu. Komitmen dari para aktivisnyalah yang menjadi pegangan berhasilnya gerakan pelestarian lingkungan ini. Hal paling mendasar, tentu saja, adalah dengan membuang sampah di tempatnya dan disertai sikap untuk tidak sembarangan saja membuang sampah di sungai, laut, bendungan, got, gorong-gorong, dan lain-lain. Ini berlaku untuk segala jenis sampah, baik yang organik ataupun yang anorganik. Bila sedang di perjalanan dan tidak menemukan tempat sampah terdekat, bawa sampahnya dan buang saat menemukan tempat sampah. Ini bisa dilakukan contohnya bungkus permen, masukkan saja dalam saku baju atau tas bila tidak melihat keranjang sampah. Tampaknya sepele tapi sampah plastik permen yang dibuang sembarangan, jumlahnya sangat banyak.
Sukses dari hal kecil
Tindakan lain yang mungkin dianggap tidak penting namun sesungguhnya memberikan pengaruh bermakna bagi kelestarian lingkungan ialah dengan membawa tas belanja sendiri dengan tujuan menekan penggunaan tas plastik (kantung kresek). Lebih-lebih, sekarang ini banyak swalayan yang menawarkan tas belanja rancangannya dengan bahan daur ulang yang ramah lingkungan serta tahan lama. Selain itu, mulai kebiasaan membawa sumpit sendiri. Biasakan tidak memakai sumpit sekali pakai yang lumrahnya disediakan oleh rumah makan, tentu saja hal ini bertujuan mengurangi pemakaian kayu. Kemudian, membawa sendiri sedotan dari kaca (porselin atau keramik) yang halus buatannya untuk mengurangi pemakaian sedotan dari plastik. Kecuali itu juga untuk menghindari kecurangan atau kenakalan dari pedagang makanan atau minuman yang ‘mencuci ulang’ sedotan bekas pakai pelanggan sebelumnya. Sedotan pribadi yang dibawa ke mana-mana, selain lebih menyehatkan juga mendukung gerakan pelestarian lingkungan.
Sukses dengan Peduli
Tidak sedikit-sedikit menyalakan pendingin ruangan ketika merasa gerah. Bila hawa panas masih bisa ditanggung dan tidak sampai berkeringat, bisa dengan membuka jendela dan pintu, atau memanfaatkan kipas angin. Pendingin ruangan (air conditioner) menjadi penyumbang terbesar pemanasan global, terutama karena penggunaannya sudah memasyarakat. Penduduk kota besar merasakan hawa panas luar biasa karena asap dan panas yang diproduksi kendaraan bermotor dalam jumlah masif. Dan menemukan kenyamanan dari pemakaian pendingin ruangan. Ini memang menyejukkan di dalam ruangan, namun di luar, suhunya semakin panas. Pada akhirnya, akan menjadi lingkaran setan tanpa ada ujung pangkalnya. Merasa kegerahan karena temperatur udara di luar akibat hasil pembakaran kendaraan bermotor massal, lantas menyejukkan diri di dalam rumah dengan pendingin ruangan yang sebenarnya juga menghasilkan udara panas, kian naik saja suhu udara di Bumi. Lambat laun bila ini terus terjadi, gelombang panas pun dirasakan secara merata oleh seantero Bumi. Tidak ada yang melarang menggunakan AC, hanya saja, lebih bijak untuk mengurangi pemakaiannya serta tidak menggantungkan diri pada kesejukannya yang hanya temporer. Mengganti kompor minyak tanah dan kayu bakar (juga anglo arang) dengan kompor gas, kompor listrik, ataupun kompor tenaga surya yang terbukti lebih efisien (lebih cepat matang karena level api atau panasnya bisa disetel besar), efektif, dan hemat.
Sukses dari hal kecil
Tindakan lain yang mungkin dianggap tidak penting namun sesungguhnya memberikan pengaruh bermakna bagi kelestarian lingkungan ialah dengan membawa tas belanja sendiri dengan tujuan menekan penggunaan tas plastik (kantung kresek). Lebih-lebih, sekarang ini banyak swalayan yang menawarkan tas belanja rancangannya dengan bahan daur ulang yang ramah lingkungan serta tahan lama. Selain itu, mulai kebiasaan membawa sumpit sendiri. Biasakan tidak memakai sumpit sekali pakai yang lumrahnya disediakan oleh rumah makan, tentu saja hal ini bertujuan mengurangi pemakaian kayu. Kemudian, membawa sendiri sedotan dari kaca (porselin atau keramik) yang halus buatannya untuk mengurangi pemakaian sedotan dari plastik. Kecuali itu juga untuk menghindari kecurangan atau kenakalan dari pedagang makanan atau minuman yang ‘mencuci ulang’ sedotan bekas pakai pelanggan sebelumnya. Sedotan pribadi yang dibawa ke mana-mana, selain lebih menyehatkan juga mendukung gerakan pelestarian lingkungan.
Sukses dengan Peduli
Tidak sedikit-sedikit menyalakan pendingin ruangan ketika merasa gerah. Bila hawa panas masih bisa ditanggung dan tidak sampai berkeringat, bisa dengan membuka jendela dan pintu, atau memanfaatkan kipas angin. Pendingin ruangan (air conditioner) menjadi penyumbang terbesar pemanasan global, terutama karena penggunaannya sudah memasyarakat. Penduduk kota besar merasakan hawa panas luar biasa karena asap dan panas yang diproduksi kendaraan bermotor dalam jumlah masif. Dan menemukan kenyamanan dari pemakaian pendingin ruangan. Ini memang menyejukkan di dalam ruangan, namun di luar, suhunya semakin panas. Pada akhirnya, akan menjadi lingkaran setan tanpa ada ujung pangkalnya. Merasa kegerahan karena temperatur udara di luar akibat hasil pembakaran kendaraan bermotor massal, lantas menyejukkan diri di dalam rumah dengan pendingin ruangan yang sebenarnya juga menghasilkan udara panas, kian naik saja suhu udara di Bumi. Lambat laun bila ini terus terjadi, gelombang panas pun dirasakan secara merata oleh seantero Bumi. Tidak ada yang melarang menggunakan AC, hanya saja, lebih bijak untuk mengurangi pemakaiannya serta tidak menggantungkan diri pada kesejukannya yang hanya temporer. Mengganti kompor minyak tanah dan kayu bakar (juga anglo arang) dengan kompor gas, kompor listrik, ataupun kompor tenaga surya yang terbukti lebih efisien (lebih cepat matang karena level api atau panasnya bisa disetel besar), efektif, dan hemat.
Tips Menghemat Energi
Hemat energi
Melestarikan lingkungan hidup selalu berhubungan dengan menghemat energi. Oleh sebab itu jika anda ingin menyelamatkan lingkungan, anda bisa memulainya dengan carai menghemat energi. Energi yang dibuang setiap harinya ternyata juga membuang banyak sekali uang anda. Seringkali, energi yang digunakan tidak secara maksimal membantu kegiatan anda sehari-hari. Anda bisa mulai menyelamatkan lingkungan anda dengan cara menghemat energi yang anda buang sehari-hari. Energi bisa berasal dari banyak hal, terutama dari listrik dan bahan bakar. Listrik dan bahan bakar banyak terbuang untuk hal-hal yang tidak perlu. Hal ini sangat merusak lingkungan dan tentu saja menguras habis uang anda. Jika anda melakukan berbagai macam penghematan energi, anda juga bisa menghemat uang anda.
Menghemat energi
Tips pertama yang bisa anda gunakan untuk menghemat adalah dengan mengganti bohlam lampu yang anda gunakan di rumah. Anda bisa mengganti bohlam biasa yang anda gunakan dengan bohlam dengan CFLs. Bohlam jenis ini ternyata mampu bertahan 10 kali lebih lama dari bohlam standar lainnya. Bohlam jenis CFLs juga menggunakan lebih sedikit energi listrik. Jika anda mengganti semua bohlam lampu di rumah, anda akan menghemat banyak sekali listrik dan uang untuk membayar tagihan listrik. Tips kedua adalah membersihkan penyaring udara di rumah anda. Hal ini dilakukan untuk membuat sistem penyaring udara anda bekerja secara normal. Anda juga bisa memprogram pemanas anda agar tidak membuang energi listrik lebih banyak lagi. Pendingin ruangan pun bisa anda program ulang agar tidak terlalu dingin sehingga anda bisa menghemat energi. Tips yang ketiga adalah dengan memperhatikan kendaraan anda, terutama mobil anda. Walau terlihat sangat sederhana, tekanan pada ban mobil anda ternyata mempengaruhi penggunaan energi bahan bakar pada mobil anda. Oleh sebab itu, anda harus selalu memperhatikan tekanan udara yang ada pada ban mobil anda. Anda juga akan menghemat uang anda untuk membeli bahan bakar jika tekanan udara yang dimiliki sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mobil anda.
Tips yang keempat masih berhubungan dengan mobil. Anda harus menyetir dengan cerdas. Menyetir dengan kecepatan 60 mil per jam akan menghemat banyak sekali bahan bakar. Jika anda mengerem dan menggas mobil anda terlalu keras, anda akan membuang bahan bakar lebih banyak. Menyetir sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan ternyata dapat menghemat banyak sekali bahan bakar dan tentu saja dapat menghemat uang anda. Tips kelima adalah tips yang paling mudah untuk dilakukan. Mematikan lampu atau listrik jika anda tidak ada diruangan atau tidak menggunakan barang elektronik akan membantu diri anda untuk menghemat listrik dan uang anda juga. Anda harus mulai sadar diri dan segera mematikan lampu serta mencopot kabel barang-barang elektronik jika anda tidak menggunakannya. Semua tips diatas adalah tips yang paling sederhana yang bisa anda lakukan setiap hari. Anda akan terkejut ketika anda melihat bahwa tagihan listrik dan bahan bakar anda menurun dengan sangat drastis jika anda melakukan semua tips diatas secara konsisten. Dengan melakukan penghematan listrik dan bahan bakar, anda sudah membantu bumi untuk melestarikan lingkungan. Bumi tentu saja dapat lestari dan tetap indah jika semua orang secara indvidu menyadari betapa pentingnya menghemat segala hal untuk hari esok. Anda telah membantu bumi dengan melakukan penghematan energi setiap hari.
Melestarikan lingkungan hidup selalu berhubungan dengan menghemat energi. Oleh sebab itu jika anda ingin menyelamatkan lingkungan, anda bisa memulainya dengan carai menghemat energi. Energi yang dibuang setiap harinya ternyata juga membuang banyak sekali uang anda. Seringkali, energi yang digunakan tidak secara maksimal membantu kegiatan anda sehari-hari. Anda bisa mulai menyelamatkan lingkungan anda dengan cara menghemat energi yang anda buang sehari-hari. Energi bisa berasal dari banyak hal, terutama dari listrik dan bahan bakar. Listrik dan bahan bakar banyak terbuang untuk hal-hal yang tidak perlu. Hal ini sangat merusak lingkungan dan tentu saja menguras habis uang anda. Jika anda melakukan berbagai macam penghematan energi, anda juga bisa menghemat uang anda.
Menghemat energi
Tips pertama yang bisa anda gunakan untuk menghemat adalah dengan mengganti bohlam lampu yang anda gunakan di rumah. Anda bisa mengganti bohlam biasa yang anda gunakan dengan bohlam dengan CFLs. Bohlam jenis ini ternyata mampu bertahan 10 kali lebih lama dari bohlam standar lainnya. Bohlam jenis CFLs juga menggunakan lebih sedikit energi listrik. Jika anda mengganti semua bohlam lampu di rumah, anda akan menghemat banyak sekali listrik dan uang untuk membayar tagihan listrik. Tips kedua adalah membersihkan penyaring udara di rumah anda. Hal ini dilakukan untuk membuat sistem penyaring udara anda bekerja secara normal. Anda juga bisa memprogram pemanas anda agar tidak membuang energi listrik lebih banyak lagi. Pendingin ruangan pun bisa anda program ulang agar tidak terlalu dingin sehingga anda bisa menghemat energi. Tips yang ketiga adalah dengan memperhatikan kendaraan anda, terutama mobil anda. Walau terlihat sangat sederhana, tekanan pada ban mobil anda ternyata mempengaruhi penggunaan energi bahan bakar pada mobil anda. Oleh sebab itu, anda harus selalu memperhatikan tekanan udara yang ada pada ban mobil anda. Anda juga akan menghemat uang anda untuk membeli bahan bakar jika tekanan udara yang dimiliki sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mobil anda.
Tips yang keempat masih berhubungan dengan mobil. Anda harus menyetir dengan cerdas. Menyetir dengan kecepatan 60 mil per jam akan menghemat banyak sekali bahan bakar. Jika anda mengerem dan menggas mobil anda terlalu keras, anda akan membuang bahan bakar lebih banyak. Menyetir sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan ternyata dapat menghemat banyak sekali bahan bakar dan tentu saja dapat menghemat uang anda. Tips kelima adalah tips yang paling mudah untuk dilakukan. Mematikan lampu atau listrik jika anda tidak ada diruangan atau tidak menggunakan barang elektronik akan membantu diri anda untuk menghemat listrik dan uang anda juga. Anda harus mulai sadar diri dan segera mematikan lampu serta mencopot kabel barang-barang elektronik jika anda tidak menggunakannya. Semua tips diatas adalah tips yang paling sederhana yang bisa anda lakukan setiap hari. Anda akan terkejut ketika anda melihat bahwa tagihan listrik dan bahan bakar anda menurun dengan sangat drastis jika anda melakukan semua tips diatas secara konsisten. Dengan melakukan penghematan listrik dan bahan bakar, anda sudah membantu bumi untuk melestarikan lingkungan. Bumi tentu saja dapat lestari dan tetap indah jika semua orang secara indvidu menyadari betapa pentingnya menghemat segala hal untuk hari esok. Anda telah membantu bumi dengan melakukan penghematan energi setiap hari.
Mudah Menyelamatkan Lingkungan
Go green itu mudah
Banyak orang mungkin tidak percaya bahwa menyelamatkan bumi atau lingkungan sangatlah mudah. Anda tidak perlu menggalang banyak pengikut untuk memulai kampanye menyelamatkan lingkungan. Anda hanya perlu menggalang niat dari diri sendiri terlebih dahulu untuk mulai berpikir tentang membuat lingkungan menjadi lestari. Jika setiap orang di dunia memulai dari dirinya sendiri untuk memelihara lingkungannya, maka bumi pun akan berubah menjadi lebih baik. Selalu ada hal-hal kecil yang bisa anda lakukan untuk mengurangi dampak negatif dari perusakan lingkungan hidup. Jika hal-hal kecil tersebut dilakukan secara terus menerus setiap hari, maka perubahan yang besar akan terlihat di bumi ini. Berikut ini adalah beberapa hal kecil yang bisa anda lakukan setiap hari untuk merubah lingkungan anda menjadi lebih baik untuk ditinggali.
Langkah mudah selamatkan bumi
Langkah pertama yang paling penting untuk dilakukan adalah memperhatikan penggunaan air. Hal ini mungkin terlihat sangat sederhana bagi anda, namun hal ini ternyata sanggup memberikan perubahan yang besar. Anda harus lebih berdisiplin dalam menggunakan air. Mematikan air keran pada saat anda menggosok gigi akan menghemat berliter-liter air yang terbuang. Membetulkan keran atau saluran air yang bocor juga sangat membantu dalam menghemat bergalon-galon air. Minum air langsung dari sumber air juga dapat menghemat penggunaan air dalam kemasan yang membutuhkan banyak energi untuk memproduksinya. Mencuci baju dengan tangan dan dengan air dingin pun ternyata sangat membantu anda dalam menghemat energi. Langkah kedua adalah dengan mengurangi penggunaan bahan bakar dengan meninggalkan mobil anda di rumah. Berikan waktu pada diri anda untuk tidak menyetir sendiri mobil milik anda. Sebagai gantinya, anda bisa menggunakan kendaraan umum untuk pergi ke kantor atau ke tempat-tempat tujuan lainnya. Jika anda terpaksa menggunakan mobil, anda harus memiliki rencana yang tepat untuk mengunjungi beberapa tempat dalam sekali jalan. Semua hal tersebut dapat menghemat bahan bakar yang dibutuhkan kendaraan anda untuk membantu anda melakukan berbagai macam kegiatan.
Langkah ketiga yang masih berhubungan dengan transportasi adalah dengan bersepeda menuju kantor. Sudah banyak sekali para aktivis bike to work yang menggunakan sepeda sebagai moda transportasi mereka untuk pergi dari satu tempat ke tempat lainnya terutama pergi dari rumah ke kantor. Anda secara pribadi juga akan merasakan dampak positif dari menggenjot sepeda setiap hari. Anda akan mengurangi kalori yang ada didalam tubuh anda sehingga anda akan tetap sehat. Jika anda tidak bisa naik sepeda, anda bisa menggunakan transportasi umum untuk menjangkau tujuan anda. Langkah ke empat yaitu melakukan daur ulang. Anda bisa membantu banyak orang dalam mengurangi dampak dari polusi. Jika anda membuang sampah, anda harus memastikan bahwa sampah yang anda buang sesuai dengan jenis sampahnya. Hal ini sangat membantu dalam mendaur ulang banyak sekali sampah yang dikumpulkan setiap harinya. Anda juga dapat mengurangi sampah dengan membeli barang-barang yang tidak memiliki kemasan yang menggunakan kertas, plastik, dan bahan-bahan lainnya yang sulit untuk didaur ulang. Setelah anda memilah-milah sampah yang anda buang, anda bisa menggunakan sampah organik anda menjadi kompos. Kompos yang sudah terbentuk, dapat anda gunakan untuk menyuburkan tanaman milik anda. Semua langkah-langkah diatas adalah langkah-langkah yang sederhana yang bisa anda lakukan setiap hari. Jika anda melakukannya dengan disiplin dan setiap hari, anda akan menciptakan seorang pria yang pintar yang bisa dijadikan rebutan banyak orang..:D
Banyak orang mungkin tidak percaya bahwa menyelamatkan bumi atau lingkungan sangatlah mudah. Anda tidak perlu menggalang banyak pengikut untuk memulai kampanye menyelamatkan lingkungan. Anda hanya perlu menggalang niat dari diri sendiri terlebih dahulu untuk mulai berpikir tentang membuat lingkungan menjadi lestari. Jika setiap orang di dunia memulai dari dirinya sendiri untuk memelihara lingkungannya, maka bumi pun akan berubah menjadi lebih baik. Selalu ada hal-hal kecil yang bisa anda lakukan untuk mengurangi dampak negatif dari perusakan lingkungan hidup. Jika hal-hal kecil tersebut dilakukan secara terus menerus setiap hari, maka perubahan yang besar akan terlihat di bumi ini. Berikut ini adalah beberapa hal kecil yang bisa anda lakukan setiap hari untuk merubah lingkungan anda menjadi lebih baik untuk ditinggali.
Langkah mudah selamatkan bumi
Langkah pertama yang paling penting untuk dilakukan adalah memperhatikan penggunaan air. Hal ini mungkin terlihat sangat sederhana bagi anda, namun hal ini ternyata sanggup memberikan perubahan yang besar. Anda harus lebih berdisiplin dalam menggunakan air. Mematikan air keran pada saat anda menggosok gigi akan menghemat berliter-liter air yang terbuang. Membetulkan keran atau saluran air yang bocor juga sangat membantu dalam menghemat bergalon-galon air. Minum air langsung dari sumber air juga dapat menghemat penggunaan air dalam kemasan yang membutuhkan banyak energi untuk memproduksinya. Mencuci baju dengan tangan dan dengan air dingin pun ternyata sangat membantu anda dalam menghemat energi. Langkah kedua adalah dengan mengurangi penggunaan bahan bakar dengan meninggalkan mobil anda di rumah. Berikan waktu pada diri anda untuk tidak menyetir sendiri mobil milik anda. Sebagai gantinya, anda bisa menggunakan kendaraan umum untuk pergi ke kantor atau ke tempat-tempat tujuan lainnya. Jika anda terpaksa menggunakan mobil, anda harus memiliki rencana yang tepat untuk mengunjungi beberapa tempat dalam sekali jalan. Semua hal tersebut dapat menghemat bahan bakar yang dibutuhkan kendaraan anda untuk membantu anda melakukan berbagai macam kegiatan.
Langkah ketiga yang masih berhubungan dengan transportasi adalah dengan bersepeda menuju kantor. Sudah banyak sekali para aktivis bike to work yang menggunakan sepeda sebagai moda transportasi mereka untuk pergi dari satu tempat ke tempat lainnya terutama pergi dari rumah ke kantor. Anda secara pribadi juga akan merasakan dampak positif dari menggenjot sepeda setiap hari. Anda akan mengurangi kalori yang ada didalam tubuh anda sehingga anda akan tetap sehat. Jika anda tidak bisa naik sepeda, anda bisa menggunakan transportasi umum untuk menjangkau tujuan anda. Langkah ke empat yaitu melakukan daur ulang. Anda bisa membantu banyak orang dalam mengurangi dampak dari polusi. Jika anda membuang sampah, anda harus memastikan bahwa sampah yang anda buang sesuai dengan jenis sampahnya. Hal ini sangat membantu dalam mendaur ulang banyak sekali sampah yang dikumpulkan setiap harinya. Anda juga dapat mengurangi sampah dengan membeli barang-barang yang tidak memiliki kemasan yang menggunakan kertas, plastik, dan bahan-bahan lainnya yang sulit untuk didaur ulang. Setelah anda memilah-milah sampah yang anda buang, anda bisa menggunakan sampah organik anda menjadi kompos. Kompos yang sudah terbentuk, dapat anda gunakan untuk menyuburkan tanaman milik anda. Semua langkah-langkah diatas adalah langkah-langkah yang sederhana yang bisa anda lakukan setiap hari. Jika anda melakukannya dengan disiplin dan setiap hari, anda akan menciptakan seorang pria yang pintar yang bisa dijadikan rebutan banyak orang..:D
Selasa, 28 Mei 2013
Hujan Asam
Hujan adalah berkah, begitu kata orang-orang mengenai hujan dan memang demikian adanya. Siklus hujan memberikan kita persediaan air yang cukup untuk digunakan dalam kehidupan sehari, seperti bercocoktanam. Namun, hujan dapat berbalik merusak manusia dengan banjir yang dibuatnya. Selain itu, hujan yang turun tidak selalu memberikan kebaikan, terlebih lagi bila hujan itu adalah hujan asam.
Hujan Asam
Hujan asam adalah hujan dengan kandungan asam (pH) 5,6. Dalam definisi ini hujan dengan kadar asam demikian sangat membantu dalam pelarutan mineral dalam tanah yang dibutuhkan hewan dan tumbuhan. Hujan asam juga dapat disebabkan oleh zat belerang/sulfur, yang terkandung dalam bahan bakar, dan nitrogen yang bereaksi dengan oksigen. Hasil reaksi ini, nitrogen oksida dan sulfur dioksida, nantinya berdifusi di atmosfer dan menghasilkan asam nitrat dan asam sulfat. Hujan yang mengandung kedua substansi ini yang tidak baik bagi tanaman dan tanah.
Peristiwa hujan asam ini ditemukan di wilayah Manchester yang terletak di negara Inggris yang menjadi bagian utama dalam revolusi industri yang terjadi pada abad ke-18. Fakta mengenai hubungan antara hujan asam dan polusi dikemukakan oleh Robert Angus Smith, yang juga menciptakan istilah “hujan asam”.
Tidak mengada-ada bila hujan asam memiliki hubungan yang erat dengan industri atau industrialisasi. Secara alami, kadar zat asam dalam air hujan diperoleh lewat letusan gunung yang aktif, aktivitas atau proses biologis di daerah rawa, darat, dan laut. Namun, sumber yang bertanggungjawab dalam terbentunya hujan asam yang merusak berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor yang kurang berkualitas, aktivitas industri seperti pembuangan asap dari cerobong asap milik pembangkit listrik, dan berbagai aktivitas industri.
Efek yang Diakibatkan
Hujan asam telah memberikan dampak negatif kepada tanah dan perairan, makhluk hidup yang tinggal di air, makhluk hidup yang hidup di darat, manusia, dan gedung-gedung.
Untuk hewan yang hidup di air atau hewan akuatik dampaknya dapat berupa telur ikan yang tidak akan menetas apabila ph dalam air lebih rendah dari 5 pH, bahkan kadar keasaman yang lebih kuat akan membunuh ikan dan hewan akuatik lainnya yang telah dewasa.
Dampak yang diberikan kepada tanah tidak begitu berbeda dengan yang terjadi dalam air. Mikroba tanah akan terbunuh karena tidak dapat beradaptasi dengan kadar asam yang ada. Selain itu, enzim yang dihasilkan mikroba ini akan mengalami perubahan struktur, yang berarti struktur yang telah berubah tidak akan memiliki kegunaan lagi untuk tanah.
Pengaruh hujan asam kepada tanah memang merugikan, namun bagi tanah pertanian hal ini dapat diatasi dengan menggunakan pupuk untuk mengganti mineral yang hilang dari tanah. Kasus berbeda terjadi pada tanah di daerah hutan. Hutan yang memiliki tanah yang tidak terolah tidak dapat mengganti kebutuhan mineral yang hilang terbawa aliran hujan asam. Efek lebih buruk terjadi di hutan wilayah dataran tinggi. Cuaca di dataran tinggi, dimana tingkat keberadaan awan sangat tinggi, memungkinkan terjadinya kabut dalam frekuensi yang lebih dekat. Kabut yang mengandung asam lebih mematikan daripada hujan asam dan dapat “membunuh” pepohonan.
Ancaman hujan asam terlihat nyata, namun kita masih dengan leluasa membakar bahan bakar lewat kendaraan pribadi kita. Hujan asam dapat menjadi lebih parah, namun juga dapat menjadi lebih baik bila kita bersama mencegahnya.
Hujan Asam
Hujan asam adalah hujan dengan kandungan asam (pH) 5,6. Dalam definisi ini hujan dengan kadar asam demikian sangat membantu dalam pelarutan mineral dalam tanah yang dibutuhkan hewan dan tumbuhan. Hujan asam juga dapat disebabkan oleh zat belerang/sulfur, yang terkandung dalam bahan bakar, dan nitrogen yang bereaksi dengan oksigen. Hasil reaksi ini, nitrogen oksida dan sulfur dioksida, nantinya berdifusi di atmosfer dan menghasilkan asam nitrat dan asam sulfat. Hujan yang mengandung kedua substansi ini yang tidak baik bagi tanaman dan tanah.
Peristiwa hujan asam ini ditemukan di wilayah Manchester yang terletak di negara Inggris yang menjadi bagian utama dalam revolusi industri yang terjadi pada abad ke-18. Fakta mengenai hubungan antara hujan asam dan polusi dikemukakan oleh Robert Angus Smith, yang juga menciptakan istilah “hujan asam”.
Tidak mengada-ada bila hujan asam memiliki hubungan yang erat dengan industri atau industrialisasi. Secara alami, kadar zat asam dalam air hujan diperoleh lewat letusan gunung yang aktif, aktivitas atau proses biologis di daerah rawa, darat, dan laut. Namun, sumber yang bertanggungjawab dalam terbentunya hujan asam yang merusak berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor yang kurang berkualitas, aktivitas industri seperti pembuangan asap dari cerobong asap milik pembangkit listrik, dan berbagai aktivitas industri.
Efek yang Diakibatkan
Hujan asam telah memberikan dampak negatif kepada tanah dan perairan, makhluk hidup yang tinggal di air, makhluk hidup yang hidup di darat, manusia, dan gedung-gedung.
Untuk hewan yang hidup di air atau hewan akuatik dampaknya dapat berupa telur ikan yang tidak akan menetas apabila ph dalam air lebih rendah dari 5 pH, bahkan kadar keasaman yang lebih kuat akan membunuh ikan dan hewan akuatik lainnya yang telah dewasa.
Dampak yang diberikan kepada tanah tidak begitu berbeda dengan yang terjadi dalam air. Mikroba tanah akan terbunuh karena tidak dapat beradaptasi dengan kadar asam yang ada. Selain itu, enzim yang dihasilkan mikroba ini akan mengalami perubahan struktur, yang berarti struktur yang telah berubah tidak akan memiliki kegunaan lagi untuk tanah.
Pengaruh hujan asam kepada tanah memang merugikan, namun bagi tanah pertanian hal ini dapat diatasi dengan menggunakan pupuk untuk mengganti mineral yang hilang dari tanah. Kasus berbeda terjadi pada tanah di daerah hutan. Hutan yang memiliki tanah yang tidak terolah tidak dapat mengganti kebutuhan mineral yang hilang terbawa aliran hujan asam. Efek lebih buruk terjadi di hutan wilayah dataran tinggi. Cuaca di dataran tinggi, dimana tingkat keberadaan awan sangat tinggi, memungkinkan terjadinya kabut dalam frekuensi yang lebih dekat. Kabut yang mengandung asam lebih mematikan daripada hujan asam dan dapat “membunuh” pepohonan.
Ancaman hujan asam terlihat nyata, namun kita masih dengan leluasa membakar bahan bakar lewat kendaraan pribadi kita. Hujan asam dapat menjadi lebih parah, namun juga dapat menjadi lebih baik bila kita bersama mencegahnya.
Polusi Cahaya
Apa yang anda ketahui tentang polusi? Pencemaran, penyakit, asap, dan kerusakan lingkungan mungkin hal yang akan tersirat di pikiran anda. Tidak salah memang bila kita mengaitkan pencemaran dengan hal yang telah disebutkan sebelumnya. Karena memang polusi udara dan air adalah dua jenis polusi yang sering kita temui sehari-hari karena ada di sekitar kita. Namun, bila ditanya “tahukah anda apa itu Polusi Cahaya?” Dan “apa dampak yang diakibatkannya?” apa yang akan anda jawab?
Tentang Polusi Cahaya
Polusi cahaya memang dapat dibilang sangat lumrah bila tidak sedikit orang yang tidak tahu akan polusi ini. Ditambah lagi, polusi ini tidak mempengaruhi kehidupan manusia secara langsung dan terasa. Polusi cahaya adalah polusi yang diakibatkan oleh penggunaan cahaya yang terlalu besar dan karenanya memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan makhluk hidup yang hidup di dalamnya. Kasus polusi jenis ini lebih sering terjadi di negara-negara maju dan memiliki kota serta kawasan komersial atau industri yang besar. Jadi, bisa dikatakan kalau polusi cahaya diakibatkan oleh industrialisasi. Sumber cahaya yang bertanggungjawab memberikan polusi cahaya ke alam luar dapat berasal dari sistem pencahayaan gedung baik luar atau dalam, papan reklame, lampu penerangan jalan, lampu gedung perkantoran hingga lampu atau tata cahaya yang digunakan di berbagai arena olahraga.
Polusi cahaya memiliki berbagai tipe pencemaran yang dihasilkannya, diantaranya:
“Invasi” atau Penerobosan Cahaya
Tipe polusi cahaya ini terjadi ketika cahaya dengan intensitas tinggi atau kuat menembus atau melewati jendela sebuah rumah. Bagi rumah yang tidak berpenghuni mungkin tidak bermasalah. Namun bila suatu rumah berpenghuni, maka polusi ini dapat mengakibatkan gangguan tidur dan menghalangi pemandangan saat malam hari.
Pencahayaan yang Berlebihan
Pemanfaatan sumber cahaya yang tidak sesuai dengan penggunaannya mengakibatkan polusi cahaya jenis ini. Beberapa penyebab diantaranya adalah: pemilihan bola lampu yang tidak sesuai dengan tujuan penggunaan, kurang terlatihnya pengawas dan teknisi sistem pencahayaan yang mengakibatkan penggunaan yang kurang efisien, dan perawatan yang tidak tepat terhadap sistem pencahayaan.
Skyglow
Skyglow merujuk kepada efek pencahyaan yang sangat berlebihan yang menyebabkan langit terlihat berpijar. Jenis polusi cahaya ini diakibatkan oleh gabungan seluruh cahaya yang menyala di daratan yang memiliki banyak sumber cahaya yang kuat. Keseluruh cahaya “lepas” menuju angkasa, disana gabungan cahaya ini dipantulkan kembali oleh atmosfir. Pengarahan cahaya yang buruk dan panjang gelombang cahaya yang dipakai menentukan terjadinya Skyglow.
Dampak Polusi Cahaya
Polusi selalu menimbulkan dampak yang tidak baik untuk makhluk hidup, baik kita manusia atau hewan yang mengandalkan cahaya alami yang telah disediakan alam. Polusi cahaya pun demikian. Salah satu dampak yang paling sering dipermasalahkan adalah “kotornya” langit malam karena polusi cahaya. Hal ini mengakibatkan pengamat di observatorium yang memiliki langit yang tidak steril dari cahaya kesulitan dalam melakukan pengamatan, karena benda langit lebih sulit terlihat. Selain itu, hewan juga terkena dampak dari polusi cahaya. Di Amerika Serikat, terhitung 4 sampai 5 juta burung mati per tahunnya karena burung-burung tertarik pada menara atau gedung pencakar langit yang memiliki pencahayaan yang sangat terang, akibatnya burung-burung ini, terutama saat mereka bermigrasi, menabrak gedung yang tinggi hingga akhirnya mati.
Polusi cahaya telah menjadi ancaman lain bagi alam dan lingkungan kita, sudah saatnya kita peduli dan membuatnya terhenti.
Tentang Polusi Cahaya
Polusi cahaya memang dapat dibilang sangat lumrah bila tidak sedikit orang yang tidak tahu akan polusi ini. Ditambah lagi, polusi ini tidak mempengaruhi kehidupan manusia secara langsung dan terasa. Polusi cahaya adalah polusi yang diakibatkan oleh penggunaan cahaya yang terlalu besar dan karenanya memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan makhluk hidup yang hidup di dalamnya. Kasus polusi jenis ini lebih sering terjadi di negara-negara maju dan memiliki kota serta kawasan komersial atau industri yang besar. Jadi, bisa dikatakan kalau polusi cahaya diakibatkan oleh industrialisasi. Sumber cahaya yang bertanggungjawab memberikan polusi cahaya ke alam luar dapat berasal dari sistem pencahayaan gedung baik luar atau dalam, papan reklame, lampu penerangan jalan, lampu gedung perkantoran hingga lampu atau tata cahaya yang digunakan di berbagai arena olahraga.
Polusi cahaya memiliki berbagai tipe pencemaran yang dihasilkannya, diantaranya:
“Invasi” atau Penerobosan Cahaya
Tipe polusi cahaya ini terjadi ketika cahaya dengan intensitas tinggi atau kuat menembus atau melewati jendela sebuah rumah. Bagi rumah yang tidak berpenghuni mungkin tidak bermasalah. Namun bila suatu rumah berpenghuni, maka polusi ini dapat mengakibatkan gangguan tidur dan menghalangi pemandangan saat malam hari.
Pencahayaan yang Berlebihan
Pemanfaatan sumber cahaya yang tidak sesuai dengan penggunaannya mengakibatkan polusi cahaya jenis ini. Beberapa penyebab diantaranya adalah: pemilihan bola lampu yang tidak sesuai dengan tujuan penggunaan, kurang terlatihnya pengawas dan teknisi sistem pencahayaan yang mengakibatkan penggunaan yang kurang efisien, dan perawatan yang tidak tepat terhadap sistem pencahayaan.
Skyglow
Skyglow merujuk kepada efek pencahyaan yang sangat berlebihan yang menyebabkan langit terlihat berpijar. Jenis polusi cahaya ini diakibatkan oleh gabungan seluruh cahaya yang menyala di daratan yang memiliki banyak sumber cahaya yang kuat. Keseluruh cahaya “lepas” menuju angkasa, disana gabungan cahaya ini dipantulkan kembali oleh atmosfir. Pengarahan cahaya yang buruk dan panjang gelombang cahaya yang dipakai menentukan terjadinya Skyglow.
Dampak Polusi Cahaya
Polusi selalu menimbulkan dampak yang tidak baik untuk makhluk hidup, baik kita manusia atau hewan yang mengandalkan cahaya alami yang telah disediakan alam. Polusi cahaya pun demikian. Salah satu dampak yang paling sering dipermasalahkan adalah “kotornya” langit malam karena polusi cahaya. Hal ini mengakibatkan pengamat di observatorium yang memiliki langit yang tidak steril dari cahaya kesulitan dalam melakukan pengamatan, karena benda langit lebih sulit terlihat. Selain itu, hewan juga terkena dampak dari polusi cahaya. Di Amerika Serikat, terhitung 4 sampai 5 juta burung mati per tahunnya karena burung-burung tertarik pada menara atau gedung pencakar langit yang memiliki pencahayaan yang sangat terang, akibatnya burung-burung ini, terutama saat mereka bermigrasi, menabrak gedung yang tinggi hingga akhirnya mati.
Polusi cahaya telah menjadi ancaman lain bagi alam dan lingkungan kita, sudah saatnya kita peduli dan membuatnya terhenti.
Senin, 27 Mei 2013
Global Warming dan Kesehatan Kita
Penyakit merupakan bagian dari kehidupan kita. Bisa dikatakan, bila tidak ada penyakit, kita tidak akan mengenal arti dari sehat. Akan tetapi, global warming mengubah semua hal tersebut. Mungkin kita menyangka bahwa global warming hanya mempengaruhi keadaan lingkungan kita. Akan tetapi, karena kita makhluk hidup yang hidup di lingkungan dan berhubungan langsung dengan alam dan juga membutuhkannya, maka secara tidak langsung, kesehatan kita juga terkena dampak dari global warming.
Global Warming, Laut dan Kesehatan
Global warming mempengaruhi arus laut yang mempunyai peran besar dalam cuaca dan iklim suatu area. Karena suhu permukaan laut meningkat akibat global warming, maka cuaca diatas permukaan laut pun akan terpengaruh. Banyak terjadi gelombang panas yang sangat ekstrem di berbagai negara di dunia. Gelombang panas ini banyak membawa masalah kesehatan. Salah satu yang paling umum adalah serangan panas atau heat stroke. Banyak orang menjadi korban akibat kejadian ini, khususnya anak-anak dan orang tua. Kejadian gelombang panas ekstrem yang terakhir terjadi di Moskow. Gelombang panas ini juga mengakibatkan gagal panen di banyak negara. Artinya, kebutuhan pangan dan nutrisi penduduk di negara yang terkena gelombang panas akan bermasalah. Perubahan pada laut ini juga meningkatkan pertumbuhan bakteri vibrio yang menyebabkan gangguan kesehatan gastroenteritis yang sangat menular.
Global Warming, Ekosistem dan Kesehatan
Seperti yang kita tahu, hewan merupakan salah satu makhluk yang paling dekat dengan alam. Bisa dikatakan mereka tidak bisa hidup seperti seharusnya tanpa habitat asli mereka di alam liar. Dengan adanya global warming, banyak hewan yang bermigrasi ke tempat yang lebih nyaman. Meskipun sebenarnya hewan-hewan ini tidak bermigrasi, akan tetapi global warming memaksa mereka berbuat seperti itu, untuk bertahan hidup. Salah satu hewan yang melakukan hal ini karena global warming adalah nyamuk. Saat ini banyak terjadi kasus demam berdarah atau malaria. Hal ini karena nyamuk mendapatkan tempat nyaman di hampir semua area karena mereka menyukai iklim hangat untuk berkembang biak dan global warming membuat hampir semuat tempat menjadi hangat, bahkan daerah pegunungan yang dingin.
Polusi Udara
Global warming juga diakibatkan oleh polusi udara yang berlebihan. Dan, karena hal ini pula, banyak orang yang terjangkit penyakit yang berhubungan dengan pernapasan mereka, seperti ISPA, radang paru dan lain sebagainya. Sayangnya, banyak orang yang memperburuk keadaan ini. Karena suhu bumi yang meningkat dan cuaca yang semakin panas, banyak orang yang lebih memilih menggunakan AC baik didalam rumah maupun di dalam mobil. Dan, AC membuang gas CFC ke udara yang memperburuk kondisi lapisan ozon. Dan, hal ini tidak menyelesaikan masalah global warming yang sudah sejak dulu menyiksa bumi kita tercinta.
Perubahan Cuaca
Seperti yang kita tahu, masa pancaroba merupakan masa yang sangat rawan penyakit, karena tubuh kita melemah untuk menyesuaikan diri dengan cuaca yang baru. Dan, global warming menyebabkan masa ini tidak menentu. Musim hujan dan kemarau tidak dapat terdeteksi. Hal ini menyebabkan kita mudah terserang flu dan penyakit lainnya. Cuaca yang tidak menentu membuat virus influenza lebih mudah menular dan bertahan diudara terbuka. Selain itu, kondisi ini diperburuk dengan gaya hidup orang-orang modern saat ini yang cenderung tidak sehat. Dengan begitu banyaknya masalah yang ditimbulkan oleh global warming terhadap kesehatan kita, maka sudah seharusnya kita mulai sekarang juga untuk mengubah keadaan ini dan berusaha menyembuhkan bumi dari masalah yang sangat serius, yaitu global warming.
Global Warming, Laut dan Kesehatan
Global warming mempengaruhi arus laut yang mempunyai peran besar dalam cuaca dan iklim suatu area. Karena suhu permukaan laut meningkat akibat global warming, maka cuaca diatas permukaan laut pun akan terpengaruh. Banyak terjadi gelombang panas yang sangat ekstrem di berbagai negara di dunia. Gelombang panas ini banyak membawa masalah kesehatan. Salah satu yang paling umum adalah serangan panas atau heat stroke. Banyak orang menjadi korban akibat kejadian ini, khususnya anak-anak dan orang tua. Kejadian gelombang panas ekstrem yang terakhir terjadi di Moskow. Gelombang panas ini juga mengakibatkan gagal panen di banyak negara. Artinya, kebutuhan pangan dan nutrisi penduduk di negara yang terkena gelombang panas akan bermasalah. Perubahan pada laut ini juga meningkatkan pertumbuhan bakteri vibrio yang menyebabkan gangguan kesehatan gastroenteritis yang sangat menular.
Global Warming, Ekosistem dan Kesehatan
Seperti yang kita tahu, hewan merupakan salah satu makhluk yang paling dekat dengan alam. Bisa dikatakan mereka tidak bisa hidup seperti seharusnya tanpa habitat asli mereka di alam liar. Dengan adanya global warming, banyak hewan yang bermigrasi ke tempat yang lebih nyaman. Meskipun sebenarnya hewan-hewan ini tidak bermigrasi, akan tetapi global warming memaksa mereka berbuat seperti itu, untuk bertahan hidup. Salah satu hewan yang melakukan hal ini karena global warming adalah nyamuk. Saat ini banyak terjadi kasus demam berdarah atau malaria. Hal ini karena nyamuk mendapatkan tempat nyaman di hampir semua area karena mereka menyukai iklim hangat untuk berkembang biak dan global warming membuat hampir semuat tempat menjadi hangat, bahkan daerah pegunungan yang dingin.
Polusi Udara
Global warming juga diakibatkan oleh polusi udara yang berlebihan. Dan, karena hal ini pula, banyak orang yang terjangkit penyakit yang berhubungan dengan pernapasan mereka, seperti ISPA, radang paru dan lain sebagainya. Sayangnya, banyak orang yang memperburuk keadaan ini. Karena suhu bumi yang meningkat dan cuaca yang semakin panas, banyak orang yang lebih memilih menggunakan AC baik didalam rumah maupun di dalam mobil. Dan, AC membuang gas CFC ke udara yang memperburuk kondisi lapisan ozon. Dan, hal ini tidak menyelesaikan masalah global warming yang sudah sejak dulu menyiksa bumi kita tercinta.
Perubahan Cuaca
Seperti yang kita tahu, masa pancaroba merupakan masa yang sangat rawan penyakit, karena tubuh kita melemah untuk menyesuaikan diri dengan cuaca yang baru. Dan, global warming menyebabkan masa ini tidak menentu. Musim hujan dan kemarau tidak dapat terdeteksi. Hal ini menyebabkan kita mudah terserang flu dan penyakit lainnya. Cuaca yang tidak menentu membuat virus influenza lebih mudah menular dan bertahan diudara terbuka. Selain itu, kondisi ini diperburuk dengan gaya hidup orang-orang modern saat ini yang cenderung tidak sehat. Dengan begitu banyaknya masalah yang ditimbulkan oleh global warming terhadap kesehatan kita, maka sudah seharusnya kita mulai sekarang juga untuk mengubah keadaan ini dan berusaha menyembuhkan bumi dari masalah yang sangat serius, yaitu global warming.
Memulai untuk Peduli Lingkungan
Sadar akan pentingnya menjaga lingkungan merupakan hal utama yang harus dimulai sebelum kita ingin melakukan berbagai hal untuk mewujudkannya. Kita harus sadar bahwa lingkungan akan semakin rusak jika kita tidak ikut untuk menjaganya. Kita tahu bahwa sekarang, bencana alam sudah mulai banyak dan kerusakan yang ditimbulkan semakin parah. Musim menjadi tidak menentu. Orang bilang, ini merupakan pemanasan global. Dunia sudah menjadi semakin panas, es abadi di kutub sudah mulai meleleh sedik-demi sedikit dan mengakibatkan naiknya permukan air laut, daratan yang semakin berkurang dan banjir yang semakin meluas. Kita harus melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup di bumi ini. Jika tidak, bumi akan benar-benar terancam keberadaannya. Kita dan generasi-generasi penerus kita tidak akan bisa menikmati keindahan alam dan bahkan mereka tidak bisa memiliki tempat tinggal yang layak. Untuk membuat perubahan demi kelestarian lingkungan di bumi kita ini, kita bisa memulai dari hal-hal yang kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon di sekitar lingkungan rumah kita, dan lain-lain. Hal- hal berikut merupakan beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk ikut menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
1. Pengelolaan Sampah
Tidak membuang sampah sembarangan, itu sudah pasti harus dilakukan. Kita juga bisa membuat tempat sampah dengan dipisah, yaitu untuk sampah organik (sampah yang dapat diuraikan) dan sampat anorganik ( sampah yang sulit untuk diuraikan). Buatlah tempat sampah seperti ini untuk memudahkan dalam pengelolaanya. Untuk sampah yang dapat diuraikan, kita bisa memanfaatkannya sebagai pupuk. Sampah-sampah seperti daun-daun dan sisa makanan dapat kita olah menjadi pupuk yang dapat menyuburkan tanah disekitar kita sehingga tanaman yang kita tanam dapat tunbuh dengan lebih baik. Sedangkan untuk sampah anorganik seperti plastik, kita bisa menyalurkanya ke tempat penampungan sampah plastik untuk diolah kembali menjadi barang yang berguna dan dapat digunakan kembali. Banyak orang yang sudah melakukan hal ini. Mereka membuat tas, aksesoris, dan lain-lain dari sampah plastik yang terkumpul.
2. Menanam pohon di sekitar rumah
Jika sulit bagi kita untuk menanam pohon dalam jumlah banyak karena tidak tersedianya area atau lahan, kita tetap bisa ikut melestarikan lingkungan dengan menanam pohon di sekitar rumah kita. Pohon yang tertanam ibarat nyawa kita, yang akan memperpanjang usia bumi kita. Tanaman merupakan satu-satunya penghasil oksigen. Tanaman yang memiliki akar kuat juga dapat mencegah terjadinya tanah longsor. Akarnya membuat tanah terikat dan kuat. Selain itu, keberadaan pohon juga dapat menjaga keseimbangan alam. Pohon menyediakan sumber makanan bagi makhluk hidup yang juga merupakan sumber makanan bagi makhluk hidup lain. Jika tidak ada pohon, tidak akan ada makhluk yang bertahan hidup.
3. Hemat energi
Di jaman yang semakin krisis ini, kita harus bisa untuk menghemat segala sesuatunya. Kita tahu bahwa sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti fosil semakin berkurang. Para ilmuwan mulai mencari sumber daya lain yang dapat bermanfaat untuk menggantikan sumber daya alam yang akan habis ini. Kita dapat membantu mereka dengan lebih berhemat seperti menghemat pemakaian listrik dan bahan bakar. Kita harus menggunakan listrik dengan bijaksana. Matikanlah lampu jika tidak digunakan, terutama siang hari saat kita tidak membutuhkan penerangan. Selain listrik, kita juga harus mengemat bahan bakar seperti misalnya bensin. Kita dapat menghemat dengan cara tidak menggunakan kendaraan jika kita hanya ingin pergi ke suatu tempat yang dekat jaraknya. Selain menghemat, dengan berjalan atau bersepeda, kita akan lebih sehat. Lingkungan kita juga akan lebih sehat.
1. Pengelolaan Sampah
Tidak membuang sampah sembarangan, itu sudah pasti harus dilakukan. Kita juga bisa membuat tempat sampah dengan dipisah, yaitu untuk sampah organik (sampah yang dapat diuraikan) dan sampat anorganik ( sampah yang sulit untuk diuraikan). Buatlah tempat sampah seperti ini untuk memudahkan dalam pengelolaanya. Untuk sampah yang dapat diuraikan, kita bisa memanfaatkannya sebagai pupuk. Sampah-sampah seperti daun-daun dan sisa makanan dapat kita olah menjadi pupuk yang dapat menyuburkan tanah disekitar kita sehingga tanaman yang kita tanam dapat tunbuh dengan lebih baik. Sedangkan untuk sampah anorganik seperti plastik, kita bisa menyalurkanya ke tempat penampungan sampah plastik untuk diolah kembali menjadi barang yang berguna dan dapat digunakan kembali. Banyak orang yang sudah melakukan hal ini. Mereka membuat tas, aksesoris, dan lain-lain dari sampah plastik yang terkumpul.
2. Menanam pohon di sekitar rumah
Jika sulit bagi kita untuk menanam pohon dalam jumlah banyak karena tidak tersedianya area atau lahan, kita tetap bisa ikut melestarikan lingkungan dengan menanam pohon di sekitar rumah kita. Pohon yang tertanam ibarat nyawa kita, yang akan memperpanjang usia bumi kita. Tanaman merupakan satu-satunya penghasil oksigen. Tanaman yang memiliki akar kuat juga dapat mencegah terjadinya tanah longsor. Akarnya membuat tanah terikat dan kuat. Selain itu, keberadaan pohon juga dapat menjaga keseimbangan alam. Pohon menyediakan sumber makanan bagi makhluk hidup yang juga merupakan sumber makanan bagi makhluk hidup lain. Jika tidak ada pohon, tidak akan ada makhluk yang bertahan hidup.
3. Hemat energi
Di jaman yang semakin krisis ini, kita harus bisa untuk menghemat segala sesuatunya. Kita tahu bahwa sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti fosil semakin berkurang. Para ilmuwan mulai mencari sumber daya lain yang dapat bermanfaat untuk menggantikan sumber daya alam yang akan habis ini. Kita dapat membantu mereka dengan lebih berhemat seperti menghemat pemakaian listrik dan bahan bakar. Kita harus menggunakan listrik dengan bijaksana. Matikanlah lampu jika tidak digunakan, terutama siang hari saat kita tidak membutuhkan penerangan. Selain listrik, kita juga harus mengemat bahan bakar seperti misalnya bensin. Kita dapat menghemat dengan cara tidak menggunakan kendaraan jika kita hanya ingin pergi ke suatu tempat yang dekat jaraknya. Selain menghemat, dengan berjalan atau bersepeda, kita akan lebih sehat. Lingkungan kita juga akan lebih sehat.
Cara Memiliki Rumah yang Sehat dan Indah
Rumah bukanlah sekedar tempat untuk beristirahat dari segala aktivitas kita di luar rumah, di sekolah, di kantor, dan sebagainya. Rumah merupakan tempat tinggal bagi orang-orang di dalamnya. Di dalam rumah, kita bisa menjadi lebih nyaman. Rumah harus menjadi sebuat tempat tinggal yang sesuai bagi penghuninya. Rumah harus merupakan tempat yang bersih dan nyaman, supaya kesejahteraan penghuninya terjaga. Keadaan rumah yang bersih sangat berarti bagi penghuninya. Rumah yang bersih cenderung jauh dari kuman dan virus penyebab penyakit. Rumah yang selalu dibersihkan juga cenderung jauh dari hewan-hewan pembawa penyakit berbahaya seperti lalat dan nyamuk. Kita tidak ingin keluarga yang kita sayangi sakit, bukan? Maka kita harus melakukan sesuatu supaya rumah kita memiliki lingkungan yang sehat dan asri. Ada beberapa cara mudah yang bisa kita lakukan. Pada kesempatan ini saya ingin memberikan 2 langkah utama yang bisa dilakukan untuk membuat rumah kita lebih bersih, sehat, dan indah.
Kerja bakti keluarga setiap Minggu
Dalam seminggu, paling tidak kita harus melakukan kerja bakti atau bersih-bersih rumah satu kali. Jika kita tidak terlalu sibuk, kita bisa melakukannya lebih sering. Menyapu, mengepel, dan menguras tempat penampungan air sangat perlu dilakukan. Selain hal-hal ini dapat membantu terjaganya kebersihan, hal-hal ini juga dapat membuat keadaan rumah kita yang lebih rapi, bersih, dan enak dipandang mata. Anda pasti akan merasa nyaman dan segar berada dirumah. Rumah yang kotor dan penuh debu membuat kita bosan untuk tinggal dirumah. Rumah yang jarang dibersihkan juga sangat tidak baik bagi kesehatan. Maka, bersihkanlah rumah anda. Pel lantai-lantai di rumah anda dengan cairan pembersih anti kuman dengan aroma terapi kesukaan anda. Anda juga harus membersihkan kamar mandi agar tidak licin dan membahayakan. Gunakan sikat dan cairan pembersih yang sesuai untuk kamar mandi agar anda lebih mudah untuk membersihkan kotoran-kotoran yang membandel. Selain lantai dan kamar mandi, anda juga harus membersihkan perabotan-perabotan di rumah anda seperti meja, kursi, lemari, TV, dan segala hiasan yang ada. Lap dengan kain basah untuk menghilangkan debu yang menempel. Hal ini akan membuat rumah anda lebih sehat karena tidak ada debu. Debu sangat berbahaya bagi kesehatan pernafasan anda. Maka dari itu, anda harus benar-benar memperhatikan hal ini.
Menggunakan Tanaman Hias
Selain kebersihan, kesegaran rumah juga perlu diperhatikan. Tanaman hias dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan keindahan rumah anda. Selain di pelataran rumah, anda bisa juga meletakkan tanaman hias di dalam rumah. Tanaman hias sangat bermanfaat bagi kita. Tanaman merupakan penghasil oksigen alami. Hal ini dapat membuat rumah anda lebih segar dan sejuk tanpa pendingin ruangan sekalipun. Anda bisa menempatkan tanaman-tanaman hias di ruang keluarga, ruang tamu, di dapur, dan sebagainya, disesuaikan dengan selera anda. Saya yakin tamanan-tanaman yang diletakkan di dalam rumah anda bisa membuat anda lebih betah untuk tinggal di rumah. Tanaman yang hijau dapat menyegarkan pikiran. Bunga-bunganya yang indah juga dapat memberi pemandangan yang indah untuk mata kita. Tanaman sangat membantu kita untuk meningkatkan konsentrasi dalam bekerja maupun belajar karena tanaman dapat membantu kita untuk mengurangi stress yang berlebihan. Menempatkan tanaman akan sangat baik untuk keluarga anda, terutama anak anda yang senang untuk belajar di rumah.
Hal-hal di atas merupakan beberapa cara untuk memiliki rumah yang sehat dan indah. Kebersihan harus menjadi hal yang utama saat kita ingin merawat rumah. Kebersihan itu sendiri akan membantu kita untuk memiliki lingkungan rumah yang sehat dan indah.
Kerja bakti keluarga setiap Minggu
Dalam seminggu, paling tidak kita harus melakukan kerja bakti atau bersih-bersih rumah satu kali. Jika kita tidak terlalu sibuk, kita bisa melakukannya lebih sering. Menyapu, mengepel, dan menguras tempat penampungan air sangat perlu dilakukan. Selain hal-hal ini dapat membantu terjaganya kebersihan, hal-hal ini juga dapat membuat keadaan rumah kita yang lebih rapi, bersih, dan enak dipandang mata. Anda pasti akan merasa nyaman dan segar berada dirumah. Rumah yang kotor dan penuh debu membuat kita bosan untuk tinggal dirumah. Rumah yang jarang dibersihkan juga sangat tidak baik bagi kesehatan. Maka, bersihkanlah rumah anda. Pel lantai-lantai di rumah anda dengan cairan pembersih anti kuman dengan aroma terapi kesukaan anda. Anda juga harus membersihkan kamar mandi agar tidak licin dan membahayakan. Gunakan sikat dan cairan pembersih yang sesuai untuk kamar mandi agar anda lebih mudah untuk membersihkan kotoran-kotoran yang membandel. Selain lantai dan kamar mandi, anda juga harus membersihkan perabotan-perabotan di rumah anda seperti meja, kursi, lemari, TV, dan segala hiasan yang ada. Lap dengan kain basah untuk menghilangkan debu yang menempel. Hal ini akan membuat rumah anda lebih sehat karena tidak ada debu. Debu sangat berbahaya bagi kesehatan pernafasan anda. Maka dari itu, anda harus benar-benar memperhatikan hal ini.
Menggunakan Tanaman Hias
Selain kebersihan, kesegaran rumah juga perlu diperhatikan. Tanaman hias dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan keindahan rumah anda. Selain di pelataran rumah, anda bisa juga meletakkan tanaman hias di dalam rumah. Tanaman hias sangat bermanfaat bagi kita. Tanaman merupakan penghasil oksigen alami. Hal ini dapat membuat rumah anda lebih segar dan sejuk tanpa pendingin ruangan sekalipun. Anda bisa menempatkan tanaman-tanaman hias di ruang keluarga, ruang tamu, di dapur, dan sebagainya, disesuaikan dengan selera anda. Saya yakin tamanan-tanaman yang diletakkan di dalam rumah anda bisa membuat anda lebih betah untuk tinggal di rumah. Tanaman yang hijau dapat menyegarkan pikiran. Bunga-bunganya yang indah juga dapat memberi pemandangan yang indah untuk mata kita. Tanaman sangat membantu kita untuk meningkatkan konsentrasi dalam bekerja maupun belajar karena tanaman dapat membantu kita untuk mengurangi stress yang berlebihan. Menempatkan tanaman akan sangat baik untuk keluarga anda, terutama anak anda yang senang untuk belajar di rumah.
Hal-hal di atas merupakan beberapa cara untuk memiliki rumah yang sehat dan indah. Kebersihan harus menjadi hal yang utama saat kita ingin merawat rumah. Kebersihan itu sendiri akan membantu kita untuk memiliki lingkungan rumah yang sehat dan indah.
Menjaga Hak Orang Lain dengan Memperhatikan Kebersihan Lingkungan
Menjaga lingkungan yang sehat adalah sebuah kebutuhan penting yang perlu disadari semua orang agar kehidupan di planet bumi bisa dipertahankan untuk waktu yang lebih lama. Makanan yang aman dan kesinambungan ekonomi merupakan sebuah keharusan dalam kehidupan masyarakat. Memiliki akses terhadap makanan sehat dan air bersih, memiliki sanitasi yang memadai dan terlindungi dari risiko yang terkait dengan polusi kimia, penyakit, degradasi lingkungan dan bencana merupakan sesuatu yang menentukan kualitas hidup manusia.
Pada umumnya hal ini dipasrahkan pada pengelolaan pemerintah namun manusia lupa bahwa mereka memberikan sebagian besar pengaruh pada kesehatan lingkungan sekitar mereka. Kelalaian mereka membuat mereka enggan untuk menjaga lingkungan dan apabila mereka akan menyalahkan pihak lain. Sikap kekanak-kanakan ini dimiliki hampir semua orang di seluruh dunia. Oleh karena itu bumi dan lingkungan hidup kita saat ini sesungguhnya terancam bahaya.
Hal yang Perlu Dihindari dalam Menjaga Lingkungan
Ekosistem yang sehat sangat penting dalam mempengaruhi terhadap daya tahan dan kualitas hidup. Semua orang telah mendapatkan cukup pendidikan sehingga dapat dipastikan mereka mengetahui hal ini. Melestarikan lingkungan sekitar sangat penting mengingat dampak lingkungan pada kesejahteraan begitu besar.
Kita bisa menjaga lingkungan yang sehat dengan cara yang sangat mudah yaitu dengan membatasi kontak dengan bahan kimia berbahaya. Artinya kita perlu menghentikan pemakaian berbagai bahan kimia untuk kebutuhan kita. Mulai dari pestisida, bahan pengawet makanan, bahan pembersih dan bahan-bahan kimia berbahaya lainnya harus dijauhkan sehingga tidak meracuni tanah dan lingkungan sekitar. Limbah harus diperhatikan. Hindari membuang limbah diluar tempat pembuangan yang sudah disediakan. Ini akan membantu terbentuknya lingkungan yang bersih dan enak dipandang.
Kontak dengan agen berbahaya di atmosfer, tanah, air minum, dan makanan mendorong munculnya masalah kesehatan dan perkembangan penyakit. Racun berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan manusia dan lingkungan sekitar. Dalam beberapa bentuk, bahan beracun dapat menyebabkan efek negatif, misalnya kanker, cacat lahir, dan penurunan jumlah penduduk. Bahaya zat kimia berlaku untuk semua orang.
Bahan kimia yang disemprotkan dalam bentuk cairan atau busa merupakan pemberi bahaya yang paling dekat dengan kehidupan. Racun berbahaya ini secara perlahan disebarkan didalam lingkungan rumah dan menempel pada semua benda yang ada di rumah. Keberadaan racun pada akhirnya akan menghasilkan permasalahan pada kualitas hidup sehari-hari dan kesehatan penghuni rumah dan terutama sekali akan merusak lingkungan.
Lingkungan Bersih Hak semua Orang
Planet indah kita sekarang menderita kontaminasi racun yang parah. Jika kita tinggal di sebuah ekosistem yang sehat kita tidak perlu menyibukkan diri dengan racun berbahaya di udara dan air, dalam rumah tangga kita, atau mungkin dalam produk yang kita gunakan untuk membersihkan rumah kita. Semua orang perlu udara bersih dan segar untuk bernapas, air minum yang bersih, dan makanan sehat untuk menikmati hidup.
Berada dalam suasana aman dan sehat benar-benar merupakan hak asasi manusia. Artinya bila anda melihat seseorang membuang sampah sembarangan anda boleh marah dan memberikan pengertian dengan cara yang kasar karena sebenarnya dia telah melanggar hak anda untuk hidup dalam lingkungan yang bersih. Konsep hidup sehat dan lingkungan sehat merupakan hak semua orang merupakan hal yang perlu ditekankan dari masa kecil. Oleh karena itu andil dari guru dan orang tua sangat diperlukan agar kehidupan penerus kita menjadi aman dan terjamin.
Lingkungan yang sehat sangat penting untuk kelangsungan hidup. Perlindungan dan usaha untuk membuat lingkungan sehat adalah kewajiban setiap warga negara dan bangsa.
Pada umumnya hal ini dipasrahkan pada pengelolaan pemerintah namun manusia lupa bahwa mereka memberikan sebagian besar pengaruh pada kesehatan lingkungan sekitar mereka. Kelalaian mereka membuat mereka enggan untuk menjaga lingkungan dan apabila mereka akan menyalahkan pihak lain. Sikap kekanak-kanakan ini dimiliki hampir semua orang di seluruh dunia. Oleh karena itu bumi dan lingkungan hidup kita saat ini sesungguhnya terancam bahaya.
Hal yang Perlu Dihindari dalam Menjaga Lingkungan
Ekosistem yang sehat sangat penting dalam mempengaruhi terhadap daya tahan dan kualitas hidup. Semua orang telah mendapatkan cukup pendidikan sehingga dapat dipastikan mereka mengetahui hal ini. Melestarikan lingkungan sekitar sangat penting mengingat dampak lingkungan pada kesejahteraan begitu besar.
Kita bisa menjaga lingkungan yang sehat dengan cara yang sangat mudah yaitu dengan membatasi kontak dengan bahan kimia berbahaya. Artinya kita perlu menghentikan pemakaian berbagai bahan kimia untuk kebutuhan kita. Mulai dari pestisida, bahan pengawet makanan, bahan pembersih dan bahan-bahan kimia berbahaya lainnya harus dijauhkan sehingga tidak meracuni tanah dan lingkungan sekitar. Limbah harus diperhatikan. Hindari membuang limbah diluar tempat pembuangan yang sudah disediakan. Ini akan membantu terbentuknya lingkungan yang bersih dan enak dipandang.
Kontak dengan agen berbahaya di atmosfer, tanah, air minum, dan makanan mendorong munculnya masalah kesehatan dan perkembangan penyakit. Racun berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan manusia dan lingkungan sekitar. Dalam beberapa bentuk, bahan beracun dapat menyebabkan efek negatif, misalnya kanker, cacat lahir, dan penurunan jumlah penduduk. Bahaya zat kimia berlaku untuk semua orang.
Bahan kimia yang disemprotkan dalam bentuk cairan atau busa merupakan pemberi bahaya yang paling dekat dengan kehidupan. Racun berbahaya ini secara perlahan disebarkan didalam lingkungan rumah dan menempel pada semua benda yang ada di rumah. Keberadaan racun pada akhirnya akan menghasilkan permasalahan pada kualitas hidup sehari-hari dan kesehatan penghuni rumah dan terutama sekali akan merusak lingkungan.
Lingkungan Bersih Hak semua Orang
Planet indah kita sekarang menderita kontaminasi racun yang parah. Jika kita tinggal di sebuah ekosistem yang sehat kita tidak perlu menyibukkan diri dengan racun berbahaya di udara dan air, dalam rumah tangga kita, atau mungkin dalam produk yang kita gunakan untuk membersihkan rumah kita. Semua orang perlu udara bersih dan segar untuk bernapas, air minum yang bersih, dan makanan sehat untuk menikmati hidup.
Berada dalam suasana aman dan sehat benar-benar merupakan hak asasi manusia. Artinya bila anda melihat seseorang membuang sampah sembarangan anda boleh marah dan memberikan pengertian dengan cara yang kasar karena sebenarnya dia telah melanggar hak anda untuk hidup dalam lingkungan yang bersih. Konsep hidup sehat dan lingkungan sehat merupakan hak semua orang merupakan hal yang perlu ditekankan dari masa kecil. Oleh karena itu andil dari guru dan orang tua sangat diperlukan agar kehidupan penerus kita menjadi aman dan terjamin.
Lingkungan yang sehat sangat penting untuk kelangsungan hidup. Perlindungan dan usaha untuk membuat lingkungan sehat adalah kewajiban setiap warga negara dan bangsa.
Jumat, 24 Mei 2013
Konservasi Tanah dan Produktifitas Tanah
Meningkatnya populasi penduduk di muka bumi membuat kondisi lahan yang di jamah manusia semakin terdesak. Kondisi alamiah ini memperburuk keadaan dan kondisi produktifitas tanah. Dimana lahan dimanfaatkan namun tidak dilakukan dengan sebaik-baiknya. Produktifitas tanah semakin menurun, konservasi lahan pun jarang di lakukan. Bahaya erosi dan longsor semakin menjadi hal yang lumrah terjadi.
Pendekatan ini bisa berjalan lancar jika ada kerjasama dan niat baik dari semua pihak untuk melakuakn konservasi tanah. Berikut ada beberapa strategi konservasi tanah yang bisa dilakukan dengan melakukan pengelolaan tanaman dan tumbuhan:
Meminimalisir terpaan butiran hujan langsung ke permukaan tanah dengan menanam lebih banyak tanaman
Aliran air di permukaan tanah dapat di kurangi kecepatannya dengan meningkatkan kekasaran tanah
Memaksimalkan pori-pori tanah agar air hujan dapat langsung terserap tanah serta tanaman yang banyak akan membantu penyerapan karena akar tanaman akan langsung menyerap air sehingga tidak melongsorkan tanah.
Melakukan penanaman tanaman penutup tanah yang tidak terlalu membutuhkan perawatan, bisa tumbuh sendiri secara alami seperti rumput karena ini termasuk jenis tumbuhan keras yang tahan cuaca dan dapat tumbuh lagi secara alami.
Penanaman ganda yaitu penanaman tanaman seperti bercocok tanam dengan menanam beberapa jenis tanaman secara bersamaan. Biasanya untuk daerah pegunungan para petani sering melakukan tipe bercocok tanam seperti ini, tumpang sari namanya, menanam 3 jenis sayuran dalam satu lahan, ini bagus untuk menjaga produktifitas tanah.
Ada juga sistim tumpang gilir, bercocok tanam dengan dua atau lebih jenis tanaman namun bergantian setelah tanaman pertama berbunga, baru giliran tanaman selanjutnya di tanam, namun biasanya ini jenis tanaman non pangan bukan seperti padi,karena padi membutuhkan waktu dan ruang sendiri untuk tumbuh dan berbunga.
Reboisasi, sudah sering di dengar namun jarang di lakukan, konservasi tanah jenis ini dengan menghutan kan kembali tanah hutan yang mulai gundul karena lahan gundul berarti produktifitas tanahnya sudah tidak mampu menjadi lahan tumbuh bagi tanaman. Untuk itu diperlukan beberapa usaha menghutankan kembali dengan baik. Jenis tanaman yang baik untuk reboisasi adalah :
Selain konservasi tanah vegetatif atau dengan tanaman di atas, konservasi tanah bisa juga dengan secara mekanis dengan meminimalisir aliran air dengan menyalurkan air ke tempat tertentu. Cara mekanis lainnya adalah :
- Menjaga keseimbangan tanah hanya dengan melakukan 3 pendekatan yaitu:
- Menjaga tanah dan memperbaikinya agar bisa mencegah terjadi nya erosi
- Mencegah air hujan jatuh langsung ke tanah, dalam hal ini usahakan ada tumbuhan dan tanaman penahan air
- Aliran air dipermukaan tanah harus di perlambat sehingga tanah tidak mudah terkikis dan terjadi erosi.
Pendekatan ini bisa berjalan lancar jika ada kerjasama dan niat baik dari semua pihak untuk melakuakn konservasi tanah. Berikut ada beberapa strategi konservasi tanah yang bisa dilakukan dengan melakukan pengelolaan tanaman dan tumbuhan:
Meminimalisir terpaan butiran hujan langsung ke permukaan tanah dengan menanam lebih banyak tanaman
Aliran air di permukaan tanah dapat di kurangi kecepatannya dengan meningkatkan kekasaran tanah
Memaksimalkan pori-pori tanah agar air hujan dapat langsung terserap tanah serta tanaman yang banyak akan membantu penyerapan karena akar tanaman akan langsung menyerap air sehingga tidak melongsorkan tanah.
Melakukan penanaman tanaman penutup tanah yang tidak terlalu membutuhkan perawatan, bisa tumbuh sendiri secara alami seperti rumput karena ini termasuk jenis tumbuhan keras yang tahan cuaca dan dapat tumbuh lagi secara alami.
Penanaman ganda yaitu penanaman tanaman seperti bercocok tanam dengan menanam beberapa jenis tanaman secara bersamaan. Biasanya untuk daerah pegunungan para petani sering melakukan tipe bercocok tanam seperti ini, tumpang sari namanya, menanam 3 jenis sayuran dalam satu lahan, ini bagus untuk menjaga produktifitas tanah.
Ada juga sistim tumpang gilir, bercocok tanam dengan dua atau lebih jenis tanaman namun bergantian setelah tanaman pertama berbunga, baru giliran tanaman selanjutnya di tanam, namun biasanya ini jenis tanaman non pangan bukan seperti padi,karena padi membutuhkan waktu dan ruang sendiri untuk tumbuh dan berbunga.
Reboisasi, sudah sering di dengar namun jarang di lakukan, konservasi tanah jenis ini dengan menghutan kan kembali tanah hutan yang mulai gundul karena lahan gundul berarti produktifitas tanahnya sudah tidak mampu menjadi lahan tumbuh bagi tanaman. Untuk itu diperlukan beberapa usaha menghutankan kembali dengan baik. Jenis tanaman yang baik untuk reboisasi adalah :
- Tanaman yang mempunyai akar yang panjang dan dalam
- Tanaman yang bisa tumbuh cepat
- Untuk hutan dengan curah hujan tinggi usahakan menanam tanama yang berdaun banyak untuk mencegah air hujan langsung mengikis tanah
- Tanaman yang meningkatkan kesuburan tanah, bukan kelapa sawit yang membuat tanah di sekitanya menjadi tandus.
Selain konservasi tanah vegetatif atau dengan tanaman di atas, konservasi tanah bisa juga dengan secara mekanis dengan meminimalisir aliran air dengan menyalurkan air ke tempat tertentu. Cara mekanis lainnya adalah :
- Penggemburan tanah
- Membuat level terrace, kemiringan lahan dibuat khusus, ini biasa di sebut terasering yang biasa di lihat pada sawah-sawah di kaki pegunungan, lahan di buat bertingkat sehingga air hujan tidak langsung mengucur ke permukaan yang lebih rendah, naun bisa bertahan dan bisa di manfaat kan untuk bercocok tanam
- Membangun bendungan pengendali berupa waduk kecil untuk mengurangi erosi dan menampung sedimentasi dari erosi jika terjadi.
Selasa, 14 Mei 2013
Lingkungan dan Hidup Kita
Kita dan lingkungan sangat berpengaruh satu sama lain. Sebagai penduduk bumi, kita mempunyai tugas untuk menjaga dan melestarikan lingkungan; membuatnya menjadi nyaman serta aman. Sebaliknya, lingkungan pun memegang peranan penting dalam kehidupan kita. Ketika lingkungan berada dalam kondisi yang baik, otomatis hidup kita pun akan menjadi baik pula.
Sayangnya, dalam beberapa waktu belakangan, utamanya di zaman yang serba modern, kita lalai dalam menjalankan peran yang seharusnya dilakukan terhadap lingkungan sekitar. Akibatnya, lingkungan pun berubah menjadi sesuatu yang menimbulkan kerugian bagi kehidupan kita; bukan lagi menjadi pemberi banyak manfaat.
Sayangnya, dalam beberapa waktu belakangan, utamanya di zaman yang serba modern, kita lalai dalam menjalankan peran yang seharusnya dilakukan terhadap lingkungan sekitar. Akibatnya, lingkungan pun berubah menjadi sesuatu yang menimbulkan kerugian bagi kehidupan kita; bukan lagi menjadi pemberi banyak manfaat.
Akibat Lalainya Manusia dalam Menjaga Lingkungan
Seiring perkembangan zaman dan semakin canggihnya teknologi rupanya membuat manusia terlena hingga melupakan sisi kebaikan lingkungan yang harus mereka jaga. Hasilnya, kerusakan lingkungan terjadi di mana-mana.
Akibat dari kelalaian yang dilakukan kita, manusia, sangat nyata terlihat di masa sekarang ini; mulai dari hal kecil hingga dampak yang berskala besar. Sedikit di antaranya adalah sebagai berikut:
Lingkungan mencakup segala hal yang berada di sekitar kehidupan kita; utamanya yang berupa makhluk hidup. Manusia, sebagai bagian terpenting dari sebuah lingkungan sudah seharusnya menjalankan perannya dengan baik demi mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, serta bebas dari pengrusakan. Mengapa? Karena apa yang terjadi pada lingkungan berpengaruh pada kehidupan manusia secara langsung maupun tidak. Jika kondisi lingkungan baik, maka akan baik pula kehidupan manusia dan sebaliknya.
Apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah atau setidaknya mengurangi dampak negatif perubahan lingkungan yang mengarah pada kerusakan?
Mulai dari lingkungan rumah. Memulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat adalah salah satu solusi terbaik untuk membantu memperbaiki lingkungan. Rumah merupakan contoh area terdekat, tempat kita bisa memulai upaya tersebut. Banyak usaha perbaikan lingkungan yang bisa dimulai dari rumah, seperti:
Seiring perkembangan zaman dan semakin canggihnya teknologi rupanya membuat manusia terlena hingga melupakan sisi kebaikan lingkungan yang harus mereka jaga. Hasilnya, kerusakan lingkungan terjadi di mana-mana.
Akibat dari kelalaian yang dilakukan kita, manusia, sangat nyata terlihat di masa sekarang ini; mulai dari hal kecil hingga dampak yang berskala besar. Sedikit di antaranya adalah sebagai berikut:
- Berkurangnya pasokan udara dan air bersih
- Polusi air, udara, tanah; akibat limbah yang dihasilkan manusia, teknologi yang digunakan, serta aktivitas-aktivitas yang dijalankannya
- Munculnya penyakit-penyakit di suatu daerah yang sebelumnya tidak pernah terjangkit
- Suhu bumi yang memanas akibat global warming
- Berkurangnya jumlah atau bahkan punahnya sejumlah spesies binatang maupun tumbuhan akibat pembalakan dan perburuan liar yang tidak diimbangi dengan pembiakan dan pemeliharaan yang baik
- Semakin berkurangnya wilayah hutan yang berdampak pada kurangnya sumber daya hutan
- Terjadinya bencana akibat kerusakan lingkungan
Lingkungan mencakup segala hal yang berada di sekitar kehidupan kita; utamanya yang berupa makhluk hidup. Manusia, sebagai bagian terpenting dari sebuah lingkungan sudah seharusnya menjalankan perannya dengan baik demi mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, serta bebas dari pengrusakan. Mengapa? Karena apa yang terjadi pada lingkungan berpengaruh pada kehidupan manusia secara langsung maupun tidak. Jika kondisi lingkungan baik, maka akan baik pula kehidupan manusia dan sebaliknya.
Apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah atau setidaknya mengurangi dampak negatif perubahan lingkungan yang mengarah pada kerusakan?
Mulai dari lingkungan rumah. Memulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat adalah salah satu solusi terbaik untuk membantu memperbaiki lingkungan. Rumah merupakan contoh area terdekat, tempat kita bisa memulai upaya tersebut. Banyak usaha perbaikan lingkungan yang bisa dimulai dari rumah, seperti:
- Menggunakan peralatan yang hemat listrik
- Membuang sampah dengan cara yang baik
- Mengelola sampah dengan bijaksana; termasuk mendaur ulang sampah jika memungkinkan
- Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor yang berpotensi menimbulkan polusi. Ketika bepergian dalam jarak dekat, akan lebih baik jika kita berjalan kaki atau memakai sepeda
- Mengurangi pemakaian zat-zat kimia dalam kegiatan sehari-hari
- Menghindari pemakaian barang-barang yang terbuat dari atau menggunakan plastik sebagai pembungkusnya
- Membuat semacam lingkungan hijau di sekitar rumah dengan menanam pepohonan. Pepohonan sangat baik untuk menyaring udara dan memproduksi oksigen; serta menjadi tempat penampungan air tanah.
Pelestarian Lingkungan: Masyarakat dan Industri
Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap 5 Juni, namun bukan berarti gerakan merawat dan melestarikan lingkungan hanya dilakukan pada satu hari itu saja. Menjaga dan melestarikan lingkungan harus dilakukan setiap saat dan di mana saja, dari hal paling kecil oleh masing-masing inidividu—dari anak-anak hingga orang dewasa—sampai ke mekanisme besar oleh kelompok besar baik komunitas pecinta lingkungan ataupun perusahaan pelaku industri. Semua mesti dari kesadaran diri bahwa hidup semestinya tidak semena-mena terhadap sesama, namun juga harus tidak sewenang-wenang pada lingkungan alam. Selain itu juga kesadaran akan pentingnya kesehatan lingkungan yang memberikan dampak bagi kesehatan jasmani dan rohani manusia sendiri. Lingkungan yang tidak sehat, terutama yang sudah tercemar oleh zat berbahaya dan beracun, pada akhirnya dapat mengganggu kesehatan manusia. Para pemerhati lingkungan, selain yang bergerak secara individu serta mengajak orang-orang sekelilingnya turut serta menjaga lingkungan, terdapat pula komunitas atau kelompok (formal, semiformal, atau nonformal), organisasi dan yayasan berbadan hukum, yang bergerak di bidang gerakan pelestarian lingkungan hidup. Komunitas dan organisasi tersebut berpartisipasi membantu masyarakat luas dan pemerintah dalam hal pengelolaan dan pengolahan limbah industri dan sampah rumah tangga menjadi barang berguna. Dalam level tinggi dan skala besar, mereka Mendaur ulang plastik dan kertas bekas menjadi plastik dan kertas baru.
Pelestarian Lingkungan oleh Masyarakat
Komunitas dan organisasi besar tersebut jelas tidak bisa bergerak sendiri, setidaknya mereka meminta bantuan dari masyarakat untuk melakukan tindakan-tindakan kecil yang memberikan pengaruh besar bagi gerakan go green. Langkah sederhana tersebut tentunya dengan membuang sampah di tempatnya, yaitu tidak asal membuang sampah rumah tangga dan limbah industri di sungai, laut, telaga (danau), bendungan, parit, gorong-gorong, dan lain-lain. Di tahap selanjutnya dalam proses pembuangan sampah rumah tangga, masyarakat seyogianya memisahkan sampah organik dari yang anorganik untuk memperlancar proses mengelola dan mengolah sampah (daur ulang). Masyarakat (juga pelaku industri) dihimbau pula untuk tidak mendirikan bangunan semipermanen, apalagi yang permanen, di daerah bantaran sungai dan lahan resapan air. Jangan melanggar aturan tata ruang (planologi) perkotaan (wilayah) dalam mendirikan bangunan, sehingga sudah semestinya sebelum membangun, mengantongi IMB. Dalam mendirikan bangunan, arsitektur sesuai iklim di mana bangunan didirikan akan lebih tepat karena mendukung gerakan go green. Dengan rancangan bangunan yang sesuai iklim, penghuni (pengguna) tidak perlu menggantungkan diri pada mesin pendingin ruangan ataupun mesin pemanas ruangan. Karena pada kenyataannya, air conditioner merupakan salah satu kontributor terbesar penyebab lapizan ozon pelindung Bumi menipis.
Pelestarian Lingkungan oleh Pelaku Industri
Di luar itu, bagi industri kecil maupun besar yang menggeluti bidang perkayuan (atau apa pun yang melibatkan pohon) seperti furnitur, kerajinan dari kayu (bagian-bagian pohon), perangkat dari kayu, pulp (bubur kertas), penerbitan, dan seterusnya, dihimbau untuk tidak menebang pohon sembarangan. Sesuai aturan, pelaku industri wajib menebang pohon yang tua alih-alih yang muda serta menanam pohon atau bibit pohon sebagai pengganti dari pohon yang ditebang. Pelaku industri di bidang apa pun, sudah seharusnya memerhatikan metode dan proses pembuangan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Pembuangan limbah industri (pertambangan, pabrik, rumah sakit, laboratorium, dan lain-lain) wajib sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009. Di industri perikanan, nelayan (juga perusahaan di bisnis perikanan) tidak menangkap dan mengumpulkan ikan menggunakan bahan peledak, racun, dan pukat harimau yang selain berbahaya bagi ikan-ikan sasaran itu sendiri, juga ekosistem di sekelilingnya, misalnya saja terumbu karang.
Pelestarian Lingkungan oleh Masyarakat
Komunitas dan organisasi besar tersebut jelas tidak bisa bergerak sendiri, setidaknya mereka meminta bantuan dari masyarakat untuk melakukan tindakan-tindakan kecil yang memberikan pengaruh besar bagi gerakan go green. Langkah sederhana tersebut tentunya dengan membuang sampah di tempatnya, yaitu tidak asal membuang sampah rumah tangga dan limbah industri di sungai, laut, telaga (danau), bendungan, parit, gorong-gorong, dan lain-lain. Di tahap selanjutnya dalam proses pembuangan sampah rumah tangga, masyarakat seyogianya memisahkan sampah organik dari yang anorganik untuk memperlancar proses mengelola dan mengolah sampah (daur ulang). Masyarakat (juga pelaku industri) dihimbau pula untuk tidak mendirikan bangunan semipermanen, apalagi yang permanen, di daerah bantaran sungai dan lahan resapan air. Jangan melanggar aturan tata ruang (planologi) perkotaan (wilayah) dalam mendirikan bangunan, sehingga sudah semestinya sebelum membangun, mengantongi IMB. Dalam mendirikan bangunan, arsitektur sesuai iklim di mana bangunan didirikan akan lebih tepat karena mendukung gerakan go green. Dengan rancangan bangunan yang sesuai iklim, penghuni (pengguna) tidak perlu menggantungkan diri pada mesin pendingin ruangan ataupun mesin pemanas ruangan. Karena pada kenyataannya, air conditioner merupakan salah satu kontributor terbesar penyebab lapizan ozon pelindung Bumi menipis.
Pelestarian Lingkungan oleh Pelaku Industri
Di luar itu, bagi industri kecil maupun besar yang menggeluti bidang perkayuan (atau apa pun yang melibatkan pohon) seperti furnitur, kerajinan dari kayu (bagian-bagian pohon), perangkat dari kayu, pulp (bubur kertas), penerbitan, dan seterusnya, dihimbau untuk tidak menebang pohon sembarangan. Sesuai aturan, pelaku industri wajib menebang pohon yang tua alih-alih yang muda serta menanam pohon atau bibit pohon sebagai pengganti dari pohon yang ditebang. Pelaku industri di bidang apa pun, sudah seharusnya memerhatikan metode dan proses pembuangan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Pembuangan limbah industri (pertambangan, pabrik, rumah sakit, laboratorium, dan lain-lain) wajib sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009. Di industri perikanan, nelayan (juga perusahaan di bisnis perikanan) tidak menangkap dan mengumpulkan ikan menggunakan bahan peledak, racun, dan pukat harimau yang selain berbahaya bagi ikan-ikan sasaran itu sendiri, juga ekosistem di sekelilingnya, misalnya saja terumbu karang.
Langganan:
Postingan (Atom)