Global warming adalah masalah lingkungan yang dihadapi oleh semua orang di seluruh dunia. Efek dari global warming sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Oleh karena itu, banyak negara yang bekerjasama dalam menciptakan inovasi untuk mengurangi dampak pemanasan glolal tersebut. Namun ternyata beberapa negara sudah berhasil membuat suatu gebrakan yang membuat negaranya menjadi negara yang paling ramah lingkungan. Penasaran negara mana saja yang terpilih? Berikut review singkatnya.
Jerman
Jerman menjadi negara nomer satu yang paling ramah lingkungan di seluruh dunia. Hampir separuh dari total pembangkit listrik tenaga surya terletak di Jerman. Jerman bahkan tak segan memberikan dana milayaran dolar agar kotanya terbebas dari polusi yang bisa membahayakan lingkungan. Pada tahun 2008 tercatat bahwa Jerman telah menginvestasikan dana sebesar $ 14 milyar untuk Green Technology. Salah satu kota yang berada di Jerman, Vauban bahkan tidak memiliki mobil sama sekali untuk mengurangi polusi udara.
Norwegia
Norwegia dikenal sebagai negara penghasil panel surya terbesar di dunia. Norwegia juga memiliki penjara yang didesain dengan konsep ramah lingkungan pertama di dunia. Penjara ini dikenal dengan nama Bastoy Prison. Norwegia sudah merencanakan untuk membuat inovasi berupa mengubah gas karbon menjadi netral. Rencana ini akan direalisasikan pada tahun 2030 mendatang.
Tuvalu
Mungkin banyak orang yang belum pernah mendengar negara Tuvalu. Negara ini berbentuk kepulauan dengan jumlah penduduk sekitar 12.000 jiwa. Negara ini terkenal karena sempat dikabarkan sepakat menggunakan bahan bakar terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga angin sebagai pengganti bahan bakar fosil di semua kegiatan ekonomi yang berlangsung pada negara tersebut mulai tahun 2020. Namun sayangnya, efek pemanasan global membuat permukaan air laut mengalami peningkatan dan akhirnya menenggelamkan negara kepulauan ini.
Swiss
Swiss adalah negara di Amerika Serikat yang terpilih menjadi salah satu negara paling ramah lingkungan di dunia. Swiss menerapkan sistem pajak lingkungan bagi daerah yang kondisi lingkungannya parah, begitu juga dengan biaya air dan pengelolaan sampah. Kebijakan ini ternyata berhasil membuat Swiss menjadi negara dengan tingkat polusi udara dan air terendah di dunia.
Swedia
Sebuah konferensi dunia menyatakan bahwa semua negara di seluruh dunia sepakat untuk tidak lagi menggunakan bahan bakar fosil mulai tahun 2010. Namun ternyata Swedia telah lama mengurangi pemakaian bahan bakar fosil sejak beberapa tahun sebelum keputusan konferensi tersebut dibuat. Swedia memanfaatkan tenaga nuklir dan air sebagai sumber energi di negaranya. Negara ini sudah tidak menggunakan bensin sebagai bahan bakar mobil, tetapi menggunakan etanol dan kotoran hewan. Saat ini Swedia sedang berupaya untuk mengembangkan tenaga gelombang atau yang biasa disebut wave power. Mereka meneliti bahwa wave power mampu menghasilkan energi listrik empat kali lebih besar daripada energi yang berasal dari tenaga surya.
Finlandia
Finlandia dikenal sebagai negara yang memiliki kawasan hutan yang cukup luas. Di Finlandia, kecepatan pertumbuhan hutannya lebih cepat dari penghancuran hutan. Hal ini membuat Finlandia memiliki tingkat pencemaran udara dan air yang rendah. Bahkan Finlandia juga dikenal sebagai negara pengekspor teknologi tenaga angin terbesar di dunia.
Prancis
Prancis rupanya tidak hanya dikenal sebagai kota fashion dan romantis saja. Prancis merupakan negara yang rajin mengurangi dampak emisi berbahaya di udara dengan memaksimalkan penggunaan tenaga nuklir. Saat ini, sudah lebih dari 78% energi di Prancis bersumber dari tenaga nuklir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar