Sejatinya, sebagai manusia, tugas kita adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan hidup dalam harmoni bersama lingkungan yang merupakan sumber dari segala hal yang kita konsumsi dalam hidup kita. Meski begitu, kenyataan yang ada saat ini sepertinya merupakan kebalikannya dan ironisnya lagi, lingkungan sudah tercemar dalam tingkat yang bisa dibilang ekstrim sebagai akibat dari ulah manusia.
Tingginya kadar pencemaran yang terjadi pada lingkungan kita bahkan telah berujung pada rusaknya sumber air, sehingga air menjadi tidak layak konsumsi di berbagai tempat di dunia saat ini. Berikut ini berbagai fakta mencengangkan tentang pencemaran lingkungan yang telah terjadi di bumi kita tercinta ini.
Pencemaran Lingkungan di Ketiga Sisi di Bumi
Pencemaran lingkungan yang terjadi di bumi sekarang ini telah menyerang ketiga sisi planet ini yaitu darat, air, serta udara. Pencemaran di darat, misalnya, bisa dilihat dari punahnya 50-100 flora dan fauna di lingkungan kita setiap hari sebagai akibat dari pencemaran lingkungan yang tentu saja merupakan akibat dari ulah manusia.
Hal ini tentu saja merupakan sesuatu yang mencengangkan mengingat angka 50-100 bukanlah angka yang sedikit, terlebih lagi melihat bahwa jumlah tersebut merupakan rata-rata jumlah spesies yang punah setiap hari. Lain di darat, lain juga di air. Pencemaran yang terjadi di lingkungan perairan di bumi kita bahkan telah menunjukkan akibat yang jauh lebih mencengangkan dari akibat yang diakibatkan oleh pencemaran di darat.
Berbagai macam pencemaran air yang terjadi di lingkungan kita meliputi pencemaran yang diakibatkan oleh tercampurnya air dengan limbah merkuri di Jepang atau lebih tepatnya, di teluk Minamata. Parahnya akibat pencemaran ini bisa dilihat dari banyaknya korban jiwa sebagai akibat dari pencemaran ini yaitu sebanyak kurang lebih 1.800 jiwa dalam jangka waktu 30 tahun.
Sementara itu, pencemaran udara yang terjadi di bumi kita juga mengakibatkan bencana yang tidak kalah dahsyatnya. Yang paling parah yaitu pencemaran udara dalam skala besar yang berlangsung di London pada tahun 1952. Lebih dari 4 ribu jiwa menjadi korban akibat pencemaran udara di kota yang dulu menjadi salah satu kota industri paling maju di dunia ini.
Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Sebagai Akibat Perubahan Jaman
Selain berbagai pencemaran yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat juga berbagai macam pencemaran lingkungan yang terjadi sebagai akibat dari perubahan jaman. Sebagai contoh, banyaknya bahan kimia yang digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari saat ini seperti detergen, sabun, dan masih banyak lagi lainnya. Produk-produk tersebut mencemari air yang notabene merupakan sumber daya paling penting dalam hidup manusia selain tanah. Selain itu, mengingat bahwa hampir semua orang memakai produk-produk tersebut saat ini, bisa dikatakan hampir semua penduduk dunia berkontribusi dalam pencemaran lingkungan tersebut.
Fakta pencemaran lingkungan lain yang merupakan akibat dari perubahan jaman yaitu pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh menumpuknya sampah non organik di hampir setiap penjuru dunia. Hal ini disebabkan oleh betapa konsumtifnya penduduk dunia saat ini dan yang membuatnya lebih parah, sebagian besar produk yang penduduk dunia konsumsi saat ini merupakan produk yang tidak ramah, yang juga dikemas dalam wadah plastik yang notabene merupakan bahan yang sulit diuraikan oleh tanah.
Pencemaran lingkungan bahkan telah berakibat pada meninggalnya kurang lebih 40 ribu anak-anak setiap harinya saat ini dan jika anda peduli dengan lingkungan serta manusia yang hidup di dalamnya, mulailah menggunakan produk yang ramah lingkungan untuk mencegah pencemaran lingkungan yang lebih jauh lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar