Jika Anda peduli terhadap lingkungan, mengetahui tanda-tanda tercemarnya lingkungan supaya kemudian Anda dapat mencari solusi untuk menanggulanginya merupakan sesuatu yang wajib Anda lakukan. Terdapat berbagai macam tanda yang mengindikasikan tercemarnya lingkungan dan berbagai macam tanda tersebut bisa dilihat dari berbagai parameter berbeda.
Selain itu, untuk melihat tanda-tanda tersebut dari tiap-tiap parameter, tidak diperlukan proses yang rumit serta peralatan yang serba canggih sehingga anda pun bisa turut berperan dalam mendeteksi tanda-tanda tersebut untuk kemudian mecari cara terbaik untuk menanggulanginya. Berikut adalah beberapa tanda pencemaran lingkungan dilihat dari beberapa parameter berbeda.
Berbagai Parameter yang Menjadi Indikator Tercemarnya Lingkungan
Terdapat beberapa parameter yang bisa digunakan sebagai indikator tercemarnya lingkungan dan parameter yang pertama yaitu parameter kimia. Parameter ini meliputi kandungan CO2, alkalinitas air di lingkungan, serta pH air, kadang aktifitas berat dan fosfor yang terdapat pada air di lingkungan. Hanya diperlukan peralatan kimia sederhana untuk kadar dari unsur-unsur tersebut.
Sementara itu, parameter lain yang turut menjadi indikator tercemarnya lingkungan adalah parameter biokimia. Berbeda dengan parameter kimia, parameter biokimia meliputi pemeriksaan jumlah kandungan oksigen yang terdapat dalam air untuk mendeteksi apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak dilihat dari kandungan oksigennya.
Untuk mengetahui apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak dengan merujuk ke parameter biokimia, cara yang bisa dilakukan adalah mengambil air dan menyimpannya selama lima hari. Setelah lima hari penyimpanan, kadar oksigen yang terdapat dalam air kemudian diukur kembali untuk memeriksa apakah air tersebut tercemar atau tidak. Sementara itu, jika anda kebetulan tidak memiliki peralatan memadai untuk memeriksa kandungan oksigen dalam air, terdapat juga beberapa cara yang sederhana namun efektif yang bisa anda gunakan untuk mendeteksi pencemaran lingkungan.
Cara-cara Sederhana Mendeteksi Pencemaran Lingkungan
Jika anda bermaksud untuk mendeteksi apakah lingkungan Anda tercemar atau tidak, ada beberapa cara yang pada dasarnya sangat sederhana namun mampu menjanjikan hasil yang tak kalah akurat dengan cara-cara lain yang melibatkan peralatan canggih. Untuk mengetahui apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak, Anda bisa mendatangi sungai atau sumber air yang ada di lingkungan tersebut.
Cara pertama yang dapat Anda lakukan adakah melihat temperatur serta warna air. Jika air tidak jernih dan temperaturnya agak tinggi, Anda patut untuk berasumsi bahwa air tersebut bisa saja tercemar dan tercemarnya air tentu akan berujung pada tercemarnya lingkungan. Selain melihat warna dan temperatur air, Anda juga bisa memeriksa bau air tersebut dan jika Anda cukup berani, Anda juga bisa mencoba merasakan air tersebut. Air yang sehat tidak berbau dan rasanya pun khas meskipun tidak banyak orang bisa membedakan mana rasa air yang normal dengan yang tidak.
Jika cara mendeteksi tercemarnya lingkungan dengan memeriksa warna, bau, serta rasa air yang terdapat di lingkungan tersebut masih terlalu sulit bagi Anda, maka cara yang berikut ini adalah cara yang Anda sudah barang tentu tidak akan menemukan kesulitan dalam melakukannya.
Cara sederhana lain yang dapat Anda coba lakukan untuk mendeteksi apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak yaitu dengan melihat ada atau tidaknya bahan organik serta mikroorganisme di sungai yang ada di lingkungan tersebut. Jika masih terdapat siput sungai, planaria, atau lumut di sungai tersebut, maka bisa disimpulkan air di lingkungan tersebut tidak tercemar yang berarti lingkungan tersebut sehat dan begitupun sebaliknya. Ada berbagai cara sederhana yang dapat anda lakukan untuk mendeteksi tercemar atau tidaknya suatu lingkungan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar