Dalam menjalani kehidupan sehari hari, penggunaan beberapa produk dengan kandungan bahan kimia didalamnya tentu saja bukanlah sebuah hal yang asing. Penggunaan bahan bahan tersebut di satu sisi berguna untuk berbagai kepentingan manusia, namun di sisi lain penggunaan produk produk tersebut ternyata memiliki andil dalam proses pencemaran lingkungan. Berikut adalah beberapa produk rumah tangga yang biasa kita gunakan yang ternyata memiliki peran dalam pencemaran lingkungan.
Detergen, sabun, dan shampoo
Ketiga jenis produk tersebut pastinya sudah tidak asing lagi bagi kita. Ketiga produk tersebut memang sangat berguna, dan tidak dapat terlepas penggunaannya. Detergen berfungsi sebagai pembersih pakaian, sedangkan sabun dan shampoo berfungsi sebagai pembersih badan dan rambut kita. Dibalik kegunaanya, ternyata ketiga produk tersebut cukup berperan dalam proses pencemaran lingkungan terutama lingkungan air. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya zat kimia yang berbahaya bagi lingkungan yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan ketiga produk tersebut.
Salah satu zat berbahaya yang terdapat pada ketiga produk tersebut adalah surfaktan. Zat ini berfungsi sebagai pembasah yang membantu penyerapan air dan pengangkat kotoran. Zat ini memang dapat membantu membersihkan, namun sayangnya surfaktan yang pada umumnya digunakan (ABS) memiliki sifat resisten terhadap dekomposisi biologi atau sulit diuraikan oleh mikroorganisme jika terbawa ke air dan menjadi polutan bagi ekosistem di dalamnya.
Selain itu, bahan pembentuk detergen seperti Sodium tri poly phosphate (STPP), Nitril tri acetate (NTA), Ethylene diamine tetra acetate (EDTA), zeolit, dan asam sitrat juga dapat meracuni makhluk hidup di air serta membuat air menjadi berbau karena adanya gas NH3 dan H2S yang berasal dari peruraian bakteri anaerob. Hal tersebut menyebabkan air menjadi tercemar dan tidak layak konsumsi. Belum lagi jika dibuang ke tanah, polutan detergen akan membuat kesuburan tanah berkurang serta membunuh makhluk yang hidup di tanah.
Parfum
Pada awal kemunculannya, parfum dibuat menggunakan bahan bahan alami seperti dari minyak bunga dan tumbuhan lain. Namun pada saat ini bahan yang digunakan untuk membuat parfum adalah bahan kimia sintetik yang memang lebih murah dan lebih mudah untuk didapat. Selain itu pada parfum, terutama parfum semprot juga terdapat zat yang bernama Chloro Fluoro Carbon (CFC) yang berperan aktif dalam proses penipisan lapisan ozon yang berfungsi sebagai lapisan pelindung bumi terhadap radiasi, sinar berbahaya, serta benda benda luar angkasa lain yang mungkin memasuki area bumi.
CFC ini jika terlepas keudara akan bercampur dengan sinar UV dan membebaskan atom klorin yang akan membentuk lubang pada lapisan ozon. Jika sudah begini, bumi kita tidak lagi memiliki pelindung sehingga manusia akan dengan mudah terpapar sinar dan radiasi yang akan berdampak buruk bagi kesehatan mereka sendiri.
Obat nyamuk dan pembersih lantai
Penggunaan obat nyamuk terutama obat nyamuk semprot dan pembersih lantai ternyata memiliki peran aktif dalam proses pencemaran lingkungan. Hal tersebut dapat terjadi karena pada obat nyamuk dan pembersih lantai terdapat partikel partikel halus yang disebut aerosol yang akan menyebar keudara saat kedua produk tersebut digunakan dan akan mencemari lingkungan. Aerosol yang terbeng bebas di udara dapat merusak tanaman dan pohon karena partikelnya yang bersifat mengaburkan yang akan menghalangi cahaya matahari yang berperan besar dalam proses fotosintesis pada tumbuhan. Selain itu, aerosol juga membuat suhu bumi meningkat karena sifatnya yang menyerap sinar radiasi yang membuat lapisan atmosfir menjadi lebih panas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar