Laman

Minggu, 23 September 2012

Mengenal Teknologi Ramah Lingkungan

Manusia menciptakan teknologi untuk menikmati kehidupan yang lebih baik, nyaman, dan mudah. Sudah sepantasnya teknologi digunakan untuk merawat lingkungan karena manusia membutuhkan alam untuk bertahan hidup. Teknologi perusak lingkungan sebaiknya tidak digunakan lagi karena dampak negatifnya lebih besar daripada manfaatnya. Teknologi tersebut sebaiknya diganti dengan teknologi baru yang lebih ramah lingkungan. Tidak sulit untuk menemukan teknologi yang bisa digunakan untuk menjaga keseimbangan lingkungan hidup karena para ilmuwan telah menyesuaikannya dengan kondisi bumi saat ini. Perubanan iklim, menipisnya lapisan ozon, dan pemanasan global mendorong para ilmuwan untuk menciptakan teknologi baru yang lebih sesuai. Teknologi tersebut disesuaikan dengan gaya hidup modern sehingga bisa dioperasikan dengan mudah. Teknologi ramah lingkungan adalah teknologi masa depan.

Salah satu contoh teknologi ramah lingkungan adalah mobil hybrid. Mobil ini adalah terobosan baru yang mampu mengurangi emisi CO2 dari kendaraan bermotor. Teknologi ini telah diadaptasi oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Toyota atau BMW. Mobil dengan desain baru yang lebih ramping menggunakan energi listrik untuk beroperasi. BMW i8 adalah salah satu produk unggulan BMW yang memanfaatkan konsep hybrid. Performa teknologi ini tidak kalah jika dibandingkan dengan mobil lain yang menggunakan bahan bakar fosil.

Perangkat elektronik juga tampil dengan konsep baru yang lebih ramah lingkungan. Banyak perusahaan ternama menyusutkan ukuran perangkat elektroniknya menjadi bentuk yang lebih ramping. Dengan desain minimalis, proses produksi dan daur ulang produk menjadi lebih mudah. Jika kita bandingkan ponsel di era 90-an dengan ponsel masa kini, perbedaannya sudah pasti sangat jauh. Perbedaan paling mencolok ada pada performa, tampilan, dan ukurannya. Teknologi komputer juga hadir dengan konsep yang lebih ramah lingkungan. Komputer desktop yang semula berukuran besar berevolusi menjadi laptop dengan ukuran kecil dan mudah dibawa. Ultrabook juga menjadi varian baru yang lebih menarik karena desainnya yang sangat tipis dan ringan. Teknologi ini terus berkembang untuk menyesuaikannya dengan perubahan gaya hidup manusia.

Produsen plastik juga membuat perubahan besar dalam bisnisnya. Seperti yang kita ketahui, plastik adalah salah satu limbah yang sulit untuk diuraikan. Dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk menguraikan sampah plastik. Namun, kantong plastik yang sering kita dapatkan di supermarket kini hadir dengan bahan yang lebih mudah diuraikan. Namun, kita juga seharusnya mengurangi penggunaan kantong plastik jika tidak terlalu membutuhkan.

Sumber energi yang ramah lingkungan juga bisa kita manfaatkan untuk mencukupi kebutuhan manusia. Sumber energi yang berasal dari panas bumi atau sinar matahari dinilai lebih efektif karena tidak menghasilkan limbah yang berbahaya. Selain itu, efisiensi bisa lebih ditingkatkan.

Teknologi yang diterapkan untuk mengolah limbah bisa menjadi solusi tepat. Contoh paling sederhana adalah bak sampah yang terdiri dari dua kotak terpisah (masing-masing untuk sampah organik dan anorganik). Selain itu, kita bisa memanfaatkan sistem CCS untuk menyaring udara dan menimbun CO2 berlebihan di dalam tanah. Polusi udara bisa dikurangi dan kebersihan lingkungan bisa terjamin.

Banyak sekali teknologi ramah lingkungan yang bisa kita pakai untuk menekan kerusakan lingkungan. Namun, kita juga harus cermat ketika menggunakan teknologi yang berpotensi merusak lingkungan dan menimbulkan polusi berlebihan. Hindarilah penggunaan produk apapun yang mengandung unsur CFC di dalamnya. Unsur tersebut bisa menipiskan lapisan ozon. Penggunaan AC di ruang kerja atau kantor juga perlu diatur. Teknologi ini tidak perlu digunakan selama ventilasi udara masih bisa digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar