Laman

Senin, 24 September 2012

Pencemaran Lingkungan dan Penanggulangannya

Alam boleh jadi memberikan segala hal yang diperlukan manusia dan manusia dapat memanfaatkan alam untuk memenuhi segala kebutuhan hidup yang kian hari kian meningkat dengan semakin berkembangnya gaya hidup masyarakat modern. Manusia mempunyai akal pikiran yang dapat digunakan untuk menemukan manfaat yang disediakan oleh alam untuk kesejahteraan umat manusia. Banyak bahan yang berasal dari laut, tanah, dan hutan yang kini dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan produksi berbagai macam jenis kebutuhan manusia modern yang tentu sangat beragam. Sumber daya alam yang melimpah di Indonesia merupakan anugerah yang diberikan Tuhan kepada lebih dari 200 juta rakyat Indonesia. Negara kita kaya dengan sumber daya alam sehingga tidak ada salahnya kita memanfaatkan sumber daya alam tersebut untuk berbagai kebutuhan. Banyak usaha dan lapangan pekerjaan yang dapat dibuka dengan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, tetapi banyak pelaku usaha yang rupanya hanya berfokus pada keuntungan finansial yang diperoleh tanpa memberikan perhatian lebih terhadap keadaan alam yang kini semakin rusak akibat ulah manusia itu sendiri. Dari hal yang sederhana dan dianggap tidak penting yang telah dilakukan selama bertahun-tahun, penduduk Indonesia harus menghadapi ancaman pencemaran yang sudah memberi dampak yang cukup buruk bagi generasi saat ini dan besar kemungkinan akan memberikan dampak yang lebih besar kepada generasi mendatang.

Pencemaran lingkungan terjadi sudah pasti akibat ulah manusia yang mengelola segala jenis sumber daya alam secara berlebihan tanpa memperhatikan dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan hidup. Kemajuan teknologi membawa lebih banyak limbah sisa pembuangan ke alam, tetapi hal ini tidak diimbangi dengan pelestarian alam dan tentu sudah bisa ditebak bahwa pencemaran lingkungan menjadi harga mati yang harus dibayar oleh manusia karena pencemaran tidak hanya akan membawa dampak buruk pada lingkungan melainkan juga membawa pengaruh buruk bagi manusia di berbagai bidang kehidupan. Kita tentu sudah sering mendengar frase ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’, tetapi rupanya ada banyak manusia yang baru mengakui frase ini benar adanya ketika segalanya sudah terlanjur berimbas buruk pada mereka sebelum mereka bisa mencegah atau memang mereka enggan melakukan tindakan pencegahan. Pencemaran lingkungan sudah seharusnya dicegah sedini mungkin sebelum segalanya menjadi terlalu terlambat dan mengakibatkan kerugian yang mendalam bagi umat manusia secara keseluruhan. Namun, dengan keadaan yang dihadapi oleh Indonesia sekarang ini, upaya pencegahan perlu juga diimbangi dengn upaya penanggulangan pencemaran lingkungan karena pencemaran lingkungan sudah semakin terlihat nyata di berbagai tempat. Pemanasan global mungkin merupakan isu besar yang harus dihadapi umat manusia secara keseluruhan, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa ada sejumlah pencemaran dalam skala yang tidak sebesar pemanasan global yang rupanya membawa dampak langsung terhadap masyarakat seperti pencemaran yang terjadi pada air tanah dan sungai serta kontaminasi tanah akibat sampah yang menjadi momok bagi banyak orang.

Untuk menanggulangi pencemaran lingkungan yang berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat, tentu masyarakat dan pemerintah harus pro aktif dalam mengurangi penyebab pencemaran itu sediri. Hal yang paling sederhana dapat dilakukan dengan pengelolaan sampah atau limbah dengan benar. Prinsip 3R perlu ditanamkan lebih dalam kepada para pelaku usaha serta masyarakat umum agar pengelolaan limbah yang baik dapat diterapkan sejak sekarang sebelum semuanya menjadi parah. Pemilihan segala hal yang lebih ramah lingkungan mungkin menjadi solusi serta investasi aman untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran lingkungan di masa mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar