Jumlah kendaraan bermotor yang selalu bertambah membuat pencemaran udara semakin meningkat tiap tahunnya. Hal ini akan berdampak pada peningkatan pemanasan global. Seperti yang kita ketahui bersama, pemanasan global akan menimbulkan berbagai efek negatif terhadap lingkungan, seperti naiknya permukaan air laut, kekeringan, kelaparan dan lain sebagainya. Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk mengetahui upaya-upaya yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek tersebut. Salah satunya adalah dengan mengendarai kendaraan ramah lingkungan.
Sekarang sudah banyak mobil yang didesain menggunakan sumber daya yang bisa diperbarui sehingga ramah lingkungan. Ada mobil yang memanfaatkan energi matahari untuk berjalan, ada pula yang memanfaatkan energi listrik. Bahkan Indonesia juga sedang mengembangkan mobil listrik sendiri. Selain mendukung aksi go green, mobil tersebut juga memiliki desain yang futuristik dan tidak kalah dengan mobil berbahan bakar minyak lainnya. Untuk Anda yang masih menggunakan mobil berbahan bakar minyak, Anda juga bisa turut serta dalam aksi hemat energi dan menjaga lingkungan. Berikut ini beberapa tips untuk berkendara ramah lingkungan.
Biasanya banyak pengendara mobil yang ingin memacu mobilnya hingga mencapai 120 km/jam saat sedang berada di jalan tol. Hal ini disebabkan karena arena jalan tol memang didesain untuk memacu mobil dengan kencang. Namun sebenarnya, jika Anda mau menurunkan kecepatan mobil hingga 100 km/jam saja sudah cukup untuk menghemat energi hingga 10 persen. Selain mengeluarkan polusi udara yang lebih kecil, Anda juga bisa menghemat pengeluaran untuk bahan bakar.
Perhatikan Tangki dan Tempat Parkir
Tips selanjutnya adalah selalu perhatikan tangki bahan bakar saat sedang melakukan pengisian. Pastikan jika bensin sesuai dengan takaran yang sudah ditentukan oleh tangki. Sebaiknya jangan biarkan petugas mengisi bensin secara berlebihan hingga ada sisa bensin yang tumpah. Sisa bensin ini mungkin terlihat sedikit bagi Anda, namun jika ada sisa bensin yang tumpah pada 100 mobil, akan membuat sisa bensin tersebut menjadi jumlah yang besar dan terbuang sia-sia. Kemudian pastikan jika Anda sudah menutup tangki dengan kencang. Bensin adalah sejenis minyak yang sangat mudah menguap menjadi gas. Menutup tangki secara sembarangan bisa membuat bensin mudah terpapar dengan udara bebas dan membuatnya cepat menguap. Sebuah penelitian mengatakan bahwa mengencangkan tutup tangki mampu menghemat penggunaan bahan bakar hingga mencapai 30 galon per tahun.
Parkir mobil juga bisa membantu penghematan energi. Sebaiknya pilihlah tempat parkir mobil yang memiliki atap. Atap akan melindungi mobil Anda dari terpaan sinar matahari secara langsung. Parkir tanpa atap akan membuat udara di dalam mobil Anda menjadi panas sehingga tidak nyaman dikendarai. Mengendarai mobil dengan udara panas akan membuat pengemudi sering menyalakan AC. Padahal AC juga memerlukan energi tambahan untuk beroperasi. Selain itu, dengan memarkir mobil di tempat yang terlindung atap akan membantu menurunkan tingkat evaporasi bahan bakar.
Gunakan Sepeda
Langkah terakhir adalah dengan meninggalkan mobil Anda di rumah. Manfaatkan transportasi umum untuk mengurangi jumlah pencemaran udara. Anda juga bisa menggunakan sepeda atau jalan kaki untuk pergi sekolah atau berangkat ke kerja. Apalagi sekarang sudah banyak organisasi yang menerapkan gerakan bike to work. Selain ramah lingkungan, Anda juga bisa menjaga tubuh Anda selalu sehat dan bugar dengan bersepeda. Sebuah penelitian mengatakan bahwa tidak menggunakan mobil selama dua hari dalam seminggu mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sejumlah 1.500 pon per tahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar