Polusi lingkungan sudah semakin parah saat ini. Hal itu ditandai dengan adanya ancaman Global Warming yang semakin serius tiap hari. Selain polusi udara, maka yang tidak kalah berbahaya adalah polusi air. Saat ini polusi air sudah semakin serius karena ada banyak pihak, termasuk perusahaan-perusahaan besar yang membuang limbah langsung kesungai. Membuang limbah kesungai secara otomatis mematikan biota sungai seperti ikan-ikan kecil, keong, belut, tanaman sungai dan air sungai tidak bisa lagi dipergunakan untuk keperluan rumah tangga seperti mandi, mencuci, masak dan minum. Jika air sungai tetap dipakai untuk keperluan rumah tangga maka bisa dipastikan akan timbul penyakit seperti kanker, tumor, bengkak-bengkak serta keracunan massal.
Limbah cair tidak saja datang dari industri besar namun juga dari rumah. Bisa anda lihat sendiri rumah yang dekat dengan sungai pasti membuang limbah cair langsung kesungai. Untuk mengurangi polusi lingkungan, khususnya polusi air maka diperlukan beberapa tindakan sebelum limbah cair dibuang kesungai. Secara kasarnya, limbah rumah tangga harus diolah terlebih dahulu. Ada banyak cara pengolahan limbah rumah tangga sederhana yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kualitas air. Tindakan-tindakan tersebut seperti berikut ini.
Pengolahan Limbah Cair Sederhana.
Pengolahan limbah rumah tangga tidak perlu terlalu rumit karena limbah rumah tangga tidak mengandung zat-zat yang sangat berbahaya seperti Zinc, Arsenik, dan Air Raksa dan lain sebagainya. Pengolahan sederhana yang pertama yang bisa dilakukan adalah penyaringan. Proses ini bisa menyaring padatan seperti sisa nasi dan makanan agar tidak ikut terbuang kesungai. Limbah padat yang tersaring bisa dibuang atau dipendam kedalam tanah agar membusuk dan menjadi pupuk. Proses flotasi atau pengambilan sampah yang mengapung diatas permukaan air juga merupakan proses pengolahan limbah. Biasanya ini dilakukan untuk mencegah penyumbatan pada saluran air dan pada skala besar bisa mencegah penyumbatan bendungan yang bisa menyebabkan banjir. Proses pengendapan serta penyerapan juga bisa dilakukan untuk limbah cair rumah tangga. Pengendapan biasanya dilakukan dengan membiarkan limbah pada suatu tempat agar mengendap sehingga limbah cair yang dibuang kesungai tidak mengandung endapan lagi. Proses penyerapan hampir mirip dengan pengendapan namun menggunakan bantuan karbon yang berfungsi menyerap kotoran sehingga terpisah dari air.
Pengolahan Limbah Cair Tingkat Lanjut.
Untuk mengolah limbah yang membandel, diperlukan pengolahan limbah tingkat lanjut yang diantaranya adalah oksidasi. Proses oksidasi limbah cair berguna untuk memisahkan zat organis beracun agar terpisah dari air sehingga air aman dibuang kesungai. Proses oksidasi membutuhkan kolam oksidasi untuk penanganan limbah secara biologi. Proses yang lain adalah menghilangkan material organik dan pengahancuran partikel perusak. Proses ini biasanya dilakukan di fasilitas pengolahan limbah yang maju. Ada zat-zat aktif yang ditambahkan kedalam air seperti khlorin dan juga penggunaan sinar ultraviolet.
Proses ini membutuhkan waktu yang lebih panjang dari proses-proses lainnya dan membutukan beberapa tahapan yang saling tergantung. Pertama-tama air limbah dibersihkan dari limbah padat dan partikel yang tidak berguna, kemudian dilakukan penyerapan agar limbah lebih jernih dan kualitasnya agak baik. Setelah itu baru dilakukan tahap penghancuran partikel perusak serta penghilangan mikroorganisme penyebab penyakit. Setelah tahap ini, air bisa dibuang kesungai atau diolah lagi untuk dijadikan sumber bagi perusahaan air minum yang disalurkan kerumah-rumah melalui pipa-pipa. Setelah anda tahu proses mengolah limbah cair sulit, maka anda harus bijaksana dalam mempergunakan air dan membuang limbahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar