Berbicara sampah berarti kita berbicara mengenai pencemaran lingkungan. Tidak bisa dipungkiri lagi tercemarnya lingkungan terutama di kota-kota besar didominasi oleh sampah. Memang sampah bukan semata-mata yang mencemari lingkungan, ada juga aspek lain yang ikut mengambil peran dalam pencemaran lingkungan. Sebut saja asap kendaraan bermotor yang biasa kita gunakan sebagai alat bantu keseharian dalam beraktifitas. Tapi paling tidak jika kita bisa dalam pengolahan sampah yang benar, setidaknya kita ikut andil dalam mengurangi pencemaran lingkungan yang kita cintai ini.
Sebelum kita memasuki bagaimana cara pengolahan sampah yang benar, sebaiknya kita juga harus paham mengenai prinsip-prinsip yang biasanya digunakan dalam pengolahan sampah secara umum. Apa saja prinsip-prinsip tersebut? Orang mengenalnya dengan istilah 4 R, yaitu :
Reduce (Mengurangi)
Yaitu dengan cara mengurangi pemakaian barang yang bisa menyebabkan penimbunan sampah yang diakibatkan barang tersebut. Karena semakin banyak kita menggunakannya maka sampah yang dihasilkan juga akan semakin banyak. Dan semakin sulit juga kita melakukan pengolahan sampah. Seperti kita ketahui, dijaman modern seperti sekarang ini semua dibikin simpel tanpa memikirkan dampak jangka panjang atau akibatnya. Bisa kita lihat, banyak restoran atau rumah makan bahkan sekelas catering menggunakan Styrofoam sebagai pembungkus makanan. Padahal kita tahu, bahwa jenis ini sangat susah diurai oleh alam dan juga tidak bisa untuk didaur ulang. Sebenarnya pemakaian pembungkus dari bahan plastik lebih bisa ditolerir, karena walaupun plastik juga jenis sampah yang susah diurai oleh alam, tapi plastik masih bisa kita daur ulang.
Reuse (Menggunakan kembali)
Disini Anda sebisa mungkin memilih barang yang bisa Anda gunakan kembali. Disarankan Anda tidak memakai barang yang bersifat sekali pakai. Karena barang yang sekali pakai akan meningkatkan frekuensi penumpukan sampah. Ini merupakan salah satu pelestarian alam yang wajib disadari. Anggap saja kita berbicara mengenai baju. Baju bisa kita pakai sampai berulang kali. Tapi suatu saat baju tersebut pasti akhirnya menjadi sampah karena kita bosan memakainya, ada baju baru yang lain ataupun karena faktor lain. Jika kita membuang baju tersebut, tentu itu akan menjadi sampah. Dan yang seperti kita ketahui jenis sampah dari bahan dasar kain sangat susah untuk diurai. Anda bisa memanfaatkan baju bekas tersebut untuk kebutuhan lain. Apabila masih layak, Anda bisa memberikannya kepada orang lain, sehingga Anda bisa menekan penumpukan sampah yang diakibatkan oleh baju tersebut.
Recycle (Mendaur ulang)
Memang tidak banyak sampah yang bisa Anda daur ulang, tetapi jika Anda jeli Anda bisa memilih sampah yang bisa didaur ulang kembali. Bahkan sudah ada beberapa perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang pendaur ulangan sampah menjadi barang yang mempunyai nilai jual tinggi. Untuk jenis sampah organik, Anda bisa mengubahnya menjadi pupuk kompos. Sehingga sampah tersebut tidak terbuang secara percuma tetapi juga bisa bermanfaat bagi Anda dan juga melindungi pencemaran alam akibat sampah yang kita buang.
Replace (Mengganti)
Coba Anda perhatikan barang yang ada disekitar Anda. Jika barang tersebut bersifat sekali pakai, maka gantilah barang tersebut dengan barang yang bisa bertahan lama. Sangat disayangkan jika barang yang Anda beli hanya bersifat sekali pakai dan setelah itu menjadi sampah yang tidak bisa Anda manfaatkan lagi.
Tentunya sekarang Anda sudah paham bagaimana prinsip pengolahan sampah itu. Jika kita bisa melakukan 4R yang tertera diatas, tentunya kita bisa mengurangi pencemaran alam yang diakibatkan oleh sampah. Sampah memang menjadi kendala tersendiri, apalagi di Negara kita ini karena kurangnya kesadaran akan dampak sampah tersebut. Mari kita kurangi sampah mulai saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar