Laman

Senin, 03 Juni 2013

Cara Berperan Aktif Melestarikan Lingkungan

Berbagai tip bermanfaat telah dibagi oleh beragam kalangan di beraneka media demi mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Dan tidak bisa dimungkiri bahwa sekarang ini semakin banyak pemerhati lingkungan, dari individu hingga organisasi berbadan hukum turut berpartisipasi menyukseskan gerakan pelestarian lingkungan demi masa depan Bumi tempat hidup dan bernaung. Banyak yang bisa dilakukan bila merasa masih belum mampu bergabung dengan komunitas atau yayasan pecinta lingkungan dengan program dan aktivitas yang berada di level tinggi. Cukup dimulai dari diri sendiri dan di sekitar, baik di rumah maupun di tempat kerja, karena dengan hal-hal sederhana namun dilakukan dengan konsisten pun, Bumi dapat terselamatkan dari pengrusakan yang lebih parah daripada yang sekarang.

Cara Sederhana Peduli Lingkungan

Cara-cara simpel yang bisa dilakukan yaitu bila bepergian dalam jarak dekat biasakan berjalan kaki atau naik sepeda, bahkan bisa dengan bersepatu roda, hitung-hitung berolahraga. Dalam hal ini tentu saja tidak bergantung pada kendaraan bermotor. Bila melakukan perjalanan jauh, upayakan menggunakan transportasi umum daripada kendaraan pribadi. Ini tentu saja dengan tujuan mengurangi asap (karbondioksida dan karbonmonoksida) hasil pembakaran yang menjadi faktor penyebab utama polusi udara serta ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Cara selanjutnya adalah dengan membuang sampah di tempat yang semestinya (tong sampah, keranjang sampah, bak sampah) dan usahakan untuk tidak membuang apa pun, sekecil bagaimanapun bentuknya, di saluran air alami maupun buatan misalnya sungai, laut, bendungan, parit, maupun gorong-gorong.

Cara berikutnya, terkait dengan kosmetik yang umumnya untuk wanita—atau pria dengan profesi dan intensi tertentu. Menggunakan kosmetik dan peralatan rias wajah yang dibuat dari bahan alami dan bersifat ramah lingkungan. Tidak terlalu sering atau terlalu banyak memakai hair dryer, hair spray, atau parfum semprot. Selain itu bisa juga dengan mengganti sabun mandi, pasta gigi, obat keramas, dan detergen dengan yang diolah dari bahan-bahan alamiah dan berteknologi ramah lingkungan sehingga mudah diurai oleh alam. Cara berikutnya dengan mengurangi ketergantungan kepada barang-barang terbuat dari kayu. Misalnya, membawa sumpit sendiri setiap kali makan di luar rumah alih-alih sumpit sekali pakai juga, sedotan terbuat dari kaca atau keramik berbahan halus (fine) alih-alih sedotan plastik. Lalu, saputangan sebagai ganti tisu. Bawalah tas belanja sendiri. Tas belanja yang dibuat dari bahan ramah lingkungan untuk mendukung gerakan go green semakin banyak ditawarkan di pasaran. Tidak sedikit-sedikit meminta tas kresek (kantung plastik) kepada pedagang.

Kesadaran Peduli Lingkungan

Mengurangi penggunaan pendingin ruangan yang disebut-sebut sebagai salah satu kontributor terbesar global warming (pemanasan global). Bila tidak tahan dengan hawa panas, dianjurkan memakai kipas angin alih-alih air conditioner. Membuat taman (kebun) pribadi. Tidak perlu lahan yang luas hingga berhektare-hektare layaknya Kebun Raya Bogor. Rumah tanpa pekarangan pun penghuninya bisa memiliki taman atau kebun pribadi. Malah, tidak perlu di rumah, cukup di meja kantor pun jadi. Tentu saja ini dilakukan dengan tanaman dalam pot. Bisa dengan tanaman buah, tanaman obat, ataupun tanaman hias. Tanaman dapat membantu menyerap karbondioksida, dan selain itu juga menyejukkan rumah (ataupun bangunan lain) sehingga juga dapat mengurangi pemakaian air conditioner. Kesadaran diri jelas merupakan hal yang sangat penting. Dari tumbuhnya kesadaran diri untuk mulai peduli lingkungan ini, tentu dapat mengubah pola pikir dan kebiasaan yang merugikan lingkungan. Menyadari bahwa pola pikir dan kebiasaan buruk yang mengusik lingkungan tersebut ujung-ujungnya, sebenarnya juga merugikan manusia karena dapat mengganggu kesehatan, bahkan menyebabkan kematian.

Hidup sehat dan sejahtera dengan menjaga lingkungan sekitar

Ada beberapa cara mudah untuk menjaga lingkungan anda agar tepat bersih dan asri. Anda dapat melakukan beberapa kegiatan postif yang sederhana namun bermanfaat. Tak perlu repot-repot untuk menanam banyak pohon di hutan atau ikut serta dalam konservasi alam. Berikut tips-tips tersebut.

Hemat energi

Energi merupakan salah satu bahan yang dibutuhkan manusia dalam kegiatan sehari-hari. Energi dapat berupa listrik, bahan bakar, hingga energi alam seperti air dan sinar matahari. Energi yang dikelola oleh manusia berasal dari bahan-bahan alam atau sumber daya alam yang jumlahnya terbatas. Manusia masih cenderung menggunakan bahan bakas fosil untuk memperoleh energi. Akan tetapi proses pengolahan dan gas buang bahan bakar fosil efeknya mencemari udara sehingga mahluk hidup lain seperti tanaman, binatang bahkan manusia akan terganggu dengan tercermarnya lingkungan.

Memang dengan adanya energi, aktifitas manusia menjadi lebih mudah namun perlu diperhatikan efek jangka panjang dari polusi yang disebabkan oleh sisa proses pengolahan energi yang akhirnya mencemari udara dan juga air. Sumber utama pencemaran adalah gas buang kendaraan dan industri. Untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan, ada beberapa hal yang harus anda lakukan.

Kemudian karena jumlah energi sangat terbatas, pastikan anda menggunakan seperlunya terutama dalam penggunaan peralatan elektronik sepeti televisi, AC, komputer, dan lampu penerangan. Sebagian besar dari listrik yang dihasilkan di Indonesia merupakan pengolahan dari bahan bakar fosil. Oleh karena itu gunakan dengan sebijaksana mungkin. Anda bisa mengganti pola hidup seperti mengganti AC dengan ventilasi silang, dan mendesain rumah agar mendapatkan pencahayaan alami dari matahari. Air juga merupakan energi yang terbatas. Tak lebih dari 3% jumlah air di dunia yang dapat dikonsumsi, oleh karena itu gunakan air bersih secukupnya. Karena banyaknya industri yang membuang limbah, jumlah air bersih semakin menurun. Beberapa hal bijaksana dalam mengelola air adalah menggunakan setelan keran yang sedang ketika menggunakan air. Tutup rapat bila tidak digunakan agar tidak ada air yang terbuang. Anda bisa menggunakan sisa air untuk menyiram tanaman tapi yang tidak mengandung detergen. Air hujan juga dapat digunakan untuk mencuci, mengepel, dan menyiram tanaman oleh karena itu anda juga bisa menadah hujan untuk keperluan mendatang.

Mengurangi Polusi

Hindari membakar sampah karena hasil pembakaran akan mencemari udara, lebih baik dijadikan sebagai kompos atau dipendam. Sisa minyak dan lemak sebaiknya dibuang ke tanah agar tidak mencemari air. Gunakan transportasi umum untuk mengurangi gas buang kendaraan anda. Gunakan kendaraan anda pada saat keperluan penting saja. Kemudian ada dapat membantu alam untuk menghilangkan polusi dengan menanam tanaman di pekarangan rumah anda. Tak harus pohon yang besar, tanaman kecil juga dapat membantu untuk menyerap karbon dioksida. Tanaman juga dapat membantu dalam menyaring udara disekitarnya agar lebih asri dan bersih. Carilah tanaman yang sesuai dengan lingkungan anda agar dapat tumbuh dengan baik.

Kemudian untuk menangani masalah polusi, anda juga harus mampu mengatasi masalah sampah. Hal sederhana adalah memisahkan sampah organik dan non organik. Untuk sampah organik sebaiknya di pendam di dalam tanah dan jangan dibuang di sungai karena dapat mencemari air. Untuk sampah non organik, beberapa masih dapat digunakan untuk didaur ulang kembali. Untuk mengurangi jumlah sampah, sebaiknya anda jangan membeli produk kemasan dalam jumlah berlebihan karena kemasan plastik sangat sulit diurai. Pilihlah barang yang dapat didaur ulang. Jika memang tidak bisa mendaur ulang sebaiknya diberikan ke tukang loak karena mereka sering menggunakan barang-barang yang masih layak pakai. Hindari membakar sampah organik karena dapat mencemari udara dari sisa pembakaran tersebut.

Minggu, 02 Juni 2013

Jenis-jenis Lingkungan Hidup dan Tanda-tanda Sehatnya Suatu Lingkungan

Kesehatan lingkungan tak ayal lagi merupakan sesuatu yang harus kita jaga mengingat lingkungan merupakan tempat kita hidup dan menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh karenanya, memiliki pengetahuan yang luas tentang lingkungan merupakan sesuatu yang wajib kita miliki mengingat hanya dengan pengetahuan lah kita dapat melakukan berbagai hal yang baik untuk lingkungan tempat tinggal kita. Jika Anda termasuk orang yang peduli terhadap lingkungan dimana Anda tinggal, berikut adalah uraian mengenai jenis-jenis lingkungan serta berbagai tanda bahwa suatu lingkungan sehat yang pastinya akan berguna dalam membantu Anda melindungi kesehatan lingkungan dimana Anda tinggal.

Jenis-jenis Lingkungan Berdasarkan Sifatnya

Pada dasarnya, jenis lingkungan bisa dibagi kedalam dua kategori dan kategori yang pertama yaitu lingkungan alami. Lingkungan alami merupakan lingkungan dimana segala sesuatu yang ada didalam lingkungan tersebut adalah alami dan tidak ada campur tangan manusia dalam penciptaan lingkungan tersebut. Lingkungan alami sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik. Lingkungan biotik yaitu lingkungan yang terdiri atas berbagai mikroorganisme serta makroorganisme. Sementara itu, lingkungan abiotik yaitu lingkungan yang mencakup faktor serta karakter lingkungan yang meliputi air, tanah, udara, kecepatan angin, suhu, serta kelembaban tanah.

Kategori jenis lingkungan yang kedua yaitu lingkungan binaan. Lingkungan jenis ini merupakan lingkungan yang dibentuk, dikelola, serta dimodifikasi dan kondisinya ditentukan oleh manusia. Lingkungan binaan sendiri dapat terbentuk berkat kemampuan manusia dan tentu saja, manusia membentuk lingkungan jenis ini bukan tanpa tujuan. Tujuan dari pembentukan lingkungan binaan yaitu untuk membuat segala sesuatu yang manusia perlu lakukan dalam memenuhi kebutuhan hidup menjadi lebih efektif dan efisien. Pembentukan lingkungan binaan sendiri bisa didasari karena beberapa hal termasuk pertambahan penduduk dan tentu saja, mengingat bahwa lingkungan jenis ini merupakan lingkungan buatan manusia, terdapat banyak kekurangan di dalamnya. Sebagai contoh, lingkungan binaan memerlukan suplai energi dari luar untuk memenuhi kebutuhan energi makhluk hidup yang ada di dalamnya dan selain itu, rantai makanan dalam lingkungan binaan juga tidak seimbang.

Tanda-tanda Sehatnya Suatu Lingkungan

Terdapat berbagai tanda yang dapat kita lihat untuk menentukan apakah suatu lingkungan sehat atau tidak dan salah satu cara terbaik untuk melakukannya yaitu dengan melihat apakah lingkungan tersebut tercemar atau tidak. Untuk melakukannya, kita bisa melihat apakah di lingkungan tersebut terdapat berbagai jenis limbah baik itu limbah air, darat, maupun udara. Untuk mengetahui apakah terdapat limbah berbahaya di suatu lingkungan, caranya relatif mudah, mengingat limbah biasanya memiliki warna yang mencolok selain memiliki bau yang bisa dikatakan cukup menyengat. Tidak terdapatnya limbah berbahaya di suatu lingkungan merupakan salah satu indikasi bahwa lingkungan tersebut sehat.

Selain memastikan ada atau tidaknya limbah pada suatu lingkungan, cara lain untuk mengetahui apakah suatu lingkungan sehat atau tidak adalah dengan melihat kualitas kehidupan yang ada di lingkungan tersebut. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan melihat air yang ada di lingkungan tersebut baik yang ada di sungai maupun sumber air yang bisa Anda jumpai di lingkungan tersebut. Pertama-tama, Anda bisa memeriksa apakah air di sungai tersebut memiliki warna serta rasa dan bau khas yang biasanya terdapat pada air sehat. Selain itu, Anda juga dapat memeriksa apakah terdapat biota air seperti keong sungai dan lain di sebagainya di lingkungan tersebut mengingat terdapatnya biota air di suatu lingkungan merupakan indikasi bahwa lingkungan tersebut sehat dan begitupun sebaliknya.

Penggunaan Teknologi Biosfer Sebagai Cara Efektif Pelestarian Lingkungan

Ada banyak sekali cara yang dapat kita lakukan dalam melestarikan lingkungan dan melakukan pencegahan terhadap pencemaran lingkungan tak diragukan lagi merupakan salah satu cara terbaik dalam melakukannya. Melakukan pencegahan terhadap pencemaran lingkungan sendiri merupakan sesuatu yang dapat dilakukan lewat berbagai macam cara dan penggunaan teknologi biosfer merupakan salah satunya. Teknologi biosfer merupakan teknologi yang memanfaatkan sistem energi limbah yang secara efektif serta ramah lingkungan menghancurkan dan merubah limbah tersebut menjadi energi yang ramah lingkungan. Berikut ini adalah cara kerja serta berbagai manfaat yang bisa Anda dapat dari penggunaan teknologi biosfer.

Cara Kerja Serta Manfaat Teknologi Biosfer

Teknologi biosfer, seperti yang dijelaskan sebelumnya, merupakan teknologi yang memanfaatkan limbah padat dan merubahnya menjadi listrik bersih yang ramah lingkungan. Dalam merubah limbah menjadi energi, cara pertama yang dilakukan adalah memasukkan limbah padat kedalam sebuah ruangan dengan suhu yang sangat tinggi namun terkontrol. Setelah itu peralatan yang disebut oxygen limiter kemudian digunakan untuk mengolah limbah tersebut menjadi energi. Fungsi oxygen limiter yaitu untuk mencegah supaya gas karbon yang dihasilkan oleh limbah tidak mencemari atmosfir sehingga menyebabkan polusi udara yang juga berarti bahwa manfaat pertama dari penggunaan teknologi ini adalah tercegahnya polusi udara. Gas karbon itu sendiri tercipta ketika limbah mengalami proses konversi atau pengubahan dimana limbah tersebut diubah menjadi energi.

Sebagai catatan, selama proses konversi berlangsung, zat pemicu polusi udara yang dihasilkan oleh teknologi ini sudah diketahui memiliki jumlah terendah dibandingkan dengan jumlah yang dihasilkan oleh teknologi lain. Ini berarti proses penciptaan energi menggunakan teknologi ini merupakan yang paling ramah lingkungan di dunia teknologi. Selain itu, energi yang dihasilkan oleh teknologi ini juga merupakan energi yang telah diketahui paling murni. Bagaimana tidak, selama proses konversi, oxygen limiter akan mengatur temperatur serta jumlah oksigen yang ada sehingga proses disintegrasi optimal yang menghasilkan partikel energi yang sangat murni mampu tercapai. Penggunaan teknologi ini tak diragukan lagi merupakan solusi terbaik penciptaan energi murni yang ramah lingkungan.

Pentingnya Penggunaan Teknologi Biosfer di Jaman Modern Ini

Di jaman dimana pemanasan global dan polusi terjadi di mana-mana seperti sekarang ini, penggunaan teknologi biosfer tak diragukan lagi merupakan sesuatu yang penting. Pertama-tama, penggunaan teknologi ini mampu secara signifikan mengurangi polusi udara yang diakibatkan oleh emisi gas-gas berbahaya serta polusi darat maupun air yang disebabkan oleh banyaknya limbah produksi maupun limbah yang berasal dari penggunaan teknologi lain. Selain mencegah polusi, penggunaan teknologi ini juga merupakan cara yang cerdas untuk mengolah limbah yang biasanya merusak lingkungan justru dimanfaatkan untuk kepentingan manusia dan lingkungan itu sendiri.

Selain merupakan sarana terbaik yang bisa dimanfaatkan dalam mencegah polusi serta memanfaatkan limbah, teknologi biosfer juga telah diketahui mampu menjadi alternatif pembakaran batubara untuk menciptakan energi seperti yang dilakukan dalam berbagai pabrik. Batubara yang dibakar akan menghasilkan jumlah karbondioksida yang sangat tinggi yang tentu saja merupakan hal yang berbahaya bagi manusia yang bekerja menggunakan mesin yang berbahan bakar batubara. Selain itu, telah diketahui juga bahwa penggunaan batubara yang dibakar dalam industri juga merupakan salah satu penyebab utama pemanasan global dan tentu saja, penggunaan teknologi biosfer merupakan solusi yang tepat untuk menggantikan penggunaan batubara yang dibakar dalam berbagai industri. Jika anda peduli dengan lingkungan, mempertimbangkan untuk menggunakan energi yang dihasilkan dari teknologi biosfer sudah barang tentu merupakan sesuatu yang wajib Anda lakukan.