Keadaan Lingkungan Hidup
Kita harus mengakui bahwa lingkungan hidup kita saat ini sudah mengalami banyak perubahan. Cara hidup manusia memang terlalu banyak meminta dari alam tanpa melakukan banyak hal untuk memperbaiki kerusakan yang kita lakukan. Salah satu kerusakan yang kita timbulkan berakibat pada peningkatan suhu bumi. Iklim bumi kita saat ini jauh lebih panas jika dibandingkan ribuan tahun yang lalu. Bahkan jika anda ingat kembali masa kecil anda, maka anda bisa merasakan betapa suhu bumi telah sangat tinggi tingkat pemanasannya. Tingkat pemasanan bumi ini telah dibuktikan dari penelitian gabungan antara Oregon State University dan Harvard University beberapa saat yang lalu.
Para peneliti ini mengungkapkan bahwa di paling tidak 73 lokasi terpisah di dunia yang telah mereka teliti menunjukkan peningkatan pemanasan sampai dengan 70% - 80 %. Jika setiap tahunnya rata-rata suhu bumi terus meningkat, maka bisa kita bayangkan pada suatu saat nanti, kita tidak lagi memiliki salju. Bahkan menurut beberapa penelitian, dalam beberapa decade ke depan, kutub utara akan mengalami pencairan sebagian dari esnya dan ini akan mengakibatkan tingkat air laut yang tinggi dan pengurangan hewan di kutub utara karena pengurangan habitatnya.
Earth Hour 2013
Earth Hour merupakan kampanye global yang diorganisir oleh WWF (World Wild Fund). Dalam kampanye ini, semua orang diminta untuk mematikan semua lampunya selama satu jam setiap tahunnya. Sepertinya memang ini terlihat amat remeh, namun demikian, dari tindakan ini, seluruh dunia bisa menghemat listrik dalam jumlah yang sangat besar dan diharapkan untuk dapat mengurangi konsumsi energi sehingga membantu kelangsungan bumi kita ini. Earth Hour 2013 pada tahun ini diadakan pada tanggal 23 Maret 2013. WWF meminta seluruh dunia untuk mematikan lampu pada pukul 08.30 – 09.30 malam. Semakin tahun, semakin banyak Negara yang menunjukkan komitmennya dengan turut serta pada kampanye yang satu ini. Paling tidak sudah dua tahun belakangan ini, pemerintah Indonesiapun ikut serta berusaha mensukseskan kampanye ini. Earth Hour merupakan program yang berawal di Sydney pada tahun 2007 lalu. Dalam program yang didukung seluruh penduduk Sydney ini, kota besar tersebut menjadi gelap salam satu jam. Awalnya, program ini disebut dengan Lights Out, namun karena semakin globalnya program ini, maka namanya diganti menjadi Earth Hour.
Untuk membuat program ini semakin menarik, WWF selalu menyiapkan tantangan kepada para peserta sehingga dapat melakukan lebih dari 60 menit yang telah ditentukan. Setelah menginjak tahun kelima, program ini telah berhasil mengajak lebih dari satu milyar orang yang hidup di paling tidak 5000 kota di lebih dari 140 negara. Perhitungan penghematan energi dengan mematikan semua lampu di Jakarta saja dianggap dapat menyalakan listrik bagi 900 desa dan menghemat 267,3 ton CO2. Selain bekerja sama dengan berbagai pemerintah setempat, program ini juga mengajak berbagai komunitas di berbagai kota. Memang untuk dapat mengembalikan dunia kita kembali ke dunia yang memiliki iklim seperti dulu ataupun berudara bersih dari polusi dibutuhkan ribuan program semacam Earth Hour ini. Tapi paling tidak, program ini adalah program global pertama untuk membuat orang memahami bahwa betapa kecilnya usaha mereka untuk mengurangi pemakaian engergi, pastinya akan berguna untuk lingkungan hidup kita dan membuat kita menyadari untuk dapat melakukan ini setiap harinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar