Laman

Senin, 25 Februari 2013

Cara Mudah Merawat Lingkungan

Perilaku ramah lingkungan yang baru dicanangkan di Indonesia termasuk dalam kategori terlambat. Pemerintah baru mencanangkan untuk menggalakkan perilaku ramah lingkungan ketika kondisi lingkungan sudah mulai memprihatinkan.

Berbeda dengan Jepang yang sudah mencanangkan perilaku ramah lingkungan sejak 1997. Akan tetapi tidak ada kata terlambat untuk berubah. Dengan parahnya kondisi lingkungan seperti adanya global warming, bukan hanya Indonesia saja yang khawatir namun seluruh dunia juga harus bersikeras untuk mempertahankan kondisi lingkungan alam agar masih layak dihuni untuk generasi depan.

Jika anda ingin berkontribusi dalam memperbaiki kondisi lingkungan, ada beberapa hal kecil yang sebetulnya berperan besar dalam membantu alam lingkungan. Kegiatan ini bisa anda lakukan tanpa harus ikut terjun langsung dalam kegiatan besar seperti tanam seribu pohon dan sejenisnya. Anda masih dapat berkontribusi dalam membantu alam akan tetapi tanpa harus mengganggu aktifitas anda.

Polusi

Polusi merupakan faktor utama sebagai perusak lingkungan alam. Polusi bukan hanya sekedar polusi udara, namun juga bisa berupa polusi air. Penyebab utama dalam terjadinya efek rumah kaca yang merusak lapisan ozon adalah polusi udara seperti emisi gas buang dari kendaraan bermotor dan juga pembakaran sampah.

Jenis sampah seperti daun-daunan, kertas dan plastik sebaiknya jangan dibakar. Khusus untuk daun bisa dijadikan kompos.

Kemudian plastik, kertas, kaca, dan kaleng bisa didaur ulang.

Buanglah minyak goreng sisa ke tanah jangan ke saluran air agar tidak mencemari air.

Kurangi penggunaan kendaraan pribadi. Jika memang harus menggunakan kendaraan, pilihlah kendaraan yang ramah lingkungan.

Khusus untuk sampah ada beberapa tips sederhana yang bisa anda lakukan. Jangan terburu-buru untuk membuang segala sesuatu yang tida dapat difungsikan. Ada beberapa barang yang masih dapat didaur ulang atau digunakan kembali.

Kurangi pembelian produk dalam kemasan. Pilih barang yang dapat didaur ulang.

Khusus untuk sampah organik sebaiknya janga dibakar. Anda bisa membuatnya sebagai pupuk atau cara mudahnya adalah dipendam di dalam tanah.

Gunakan sistem tiga tempat sampah mandiri supaya anda mudah dalam membedakan sampah mana yang harus dibuang menurut jenisnya dan juga yang dapat di daur-ulang.

Energi

Kemudian masalah energi. Sementara manusia masih bergantung pada bahan bakar fosil sebagai sumber utama untuk energi. Akan tetapi sisa pembuangan dari pengolahan dan pembakaran bahan bakar fosil dapat mencemari udara.

Selain jumlahnya yang terbatas, penggunaan yang berlebihan berarti kita secara tidak langsung mencemari udara denagn penggunaa energi yang tidak hemat.

Gunakan barang-barang elektronik seperti kipas angin, Tv, radio, AC dan lampu secukupnya dan bila perlu matikan ketika tidak digunakan.

AC mengkonsumsi energi yang besar terutama jika anda menggunakan dalam suhu maksimal. Gunakan ketika dibutuhkan dan set sesuai suhu yang menyejukkan.

Gunakan desain rumah yang ramah lingkungan seperti desain ventilasi dan pencahayaan alami untuk kenyamanan anda. Dengan ventilasi yang cukup, anda tak perlu AC untuk menyejukkan rumah anda.

Air juga merupakan salah satu jenis sumber energi. Bukan hanya manusia, hewan dan tanaman juga membutuhkannya. Meskipun jumlah air didunia sangat banyak, namun hanya 1% jumlah air yang dapat dikonsumsi di seluruh dunia.

Gunakan air seperlunya dengan meghemat setelan keran, menggunakan kembali sisa air untuk menyiram pekarangan, dan juga anda bisa memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan lain seperti mencuci.

Ingat energi bukan masalah uang, namun masalah keterbatasan jumlah yang ada. Semua mahluk hidup perlu dan membutuhkan energi. Gunakan seperlunya agar semua kebutuhan tercukupi agar lingkungan tidak tercemari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar