Laman

Jumat, 01 Maret 2013

Penasaran dengan Ujung Tembok Besar Cina?

Tembok Besar Cina diresmikan sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia. Salah satu pertimbangan mengapa Tembok Raksasa Cina ini dinominasikan sebagai salah satu keajaiban dunia adalah panjang bangunan yang dahulu merupakan sebuah benteng pertahanan yang membentang sepanjang ribuan kilometer.

Bangunan tembok raksasa ini adalah bangunan terpanjang yang pernah dibangun oleh manusia terutama orang Cina pada masa pemerintahan Dinasti Qing. Total panjang dari Tembok Besar Cina ini adalah 8.850 km yang jika ditempuh dengan jalan kaki, maka akan membutuhkan waktu hingga berhari-hari.

Kaisar pertama Cina yang bernama Qin Shi Huang memerintahkan para prajuritnya untuk membuat benteng pertahanan untuk menangkal serangan musuh. Tembok pertahanan ini juga berfungsi sebagai tembok perlindungan kekaisaran Cina paad saat itu.

Proses pengerjaannya pun membutuhkan banyak waktu. Tahukah anda berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun tembok raksasa ini? Pembangunan dilakukan sejak tahun 220 SM hingga 206 SM. Anda pastinya sudah membayangkan berapa tahun yang dibutuhkan untuk membangun tembok raksasa ini. Sungguh sangat luar biasa, bukan?

Tak lama setelah dikategorikan sebagai salah satu keajaiban dunia, Tembok Besar Cina hingga saat ini masih menjadi salah satu idola tempat berwisata bagi sejumlah wisatawan asing dan lokal.

Ratusan pengunjung tiap harinya memadati tembok raksasa ini. Para pengunjungnya dapat menikmati pemandangan yang sangat menakjubkan dari atas Tembok Besar Cina ini.

Hamparan bukit yang hijau dan pemukiman warga yang tersusun rapi semakin terlihat menarik dan indah jika dilihat dari sudut Tembok Raksasa Cina ini.

Namun tahukah anda di mana ujung dari Tembok Besar Cina ini? Anda dan pengunjung lainnya pasti penasaran di mana ujung dari Tembok Raksasa Cina ini.

Top Lake adalah ujung sebelah Barat Tembok Besar Cina sedangkan Shanhaiguan adalah ujung sebelah Timur Tembok Besar Cina. Keduanya memiliki eksotisme dan keindahan yang berbeda.

Jika Top Lake akan menyuguhkan anda dengan pemandangan laut lepas yang indah, Shanhaiguan akan lebih fokus pada situs-situs bangunan sejarah pada masa pemerintahan Dinasti Qing.

Shanhaiguan ini sering kali dijuluki sebagai The Dragon Head karena memang dari bentuknya terlihat menyerupai kepala seekor naga raksasa. Selain itu, replika kepala naga raksasa ini juga disebut oleh warga Cina sebagai Laolongtou.

Ujung dari bangunan yang menyerupai kepala naga ini langsung mengarah pada Laut Bohai. Tiitik ini kemudian menjadi target utama para wisatawan karena terdapat sebuah menara pemantau kuno dan kuil kuno yang dibangun pada masa kekaisaran Dinasti Qing.

Shanhaiguan berlokasi di dekat Kota Qinhuanangdao yaitu 300 kilometer dari sebelah timur Kota Beijing.

Menilik dari bentuk bangunan Shanhaiguan yang memanjang sepanjang lima kilometer dan langsung bermuara ke arah laut lepas, kita bisa menggambarkan bangunan ini sebagai naga yang kepalanya terbenam ke laut.

Tentunya dengan semua kemegahan ini, anda dan para pengunjung lainnya bisa menikmati pemandangan laut yang sangat indah dari atas tembok ini.

Selain itu, kita juga bisa mengunjungi menara pemantau serta kuil kuno di sekitar bangunan yang mirip kepala naga terbenam ini.

Terus yang paling membuat menara pemantau ini terkenal adalah karena dulunya bangunan ini, pernah didatangi oleh sang kaisar Dinasti Qing. Anda pastinya tidak ingin menyia-nyiakan masa liburan anda untuk segera berkunjung ke bagian ujung Tembok Besar Cina ini

Menara pemantau kuno ini sangat terkenal karena dahulu pernah didatangi oleh sang kaisar pada masa pemerintahan Dinasti Qing. Anda pastinya tidak ingin menyia-nyiakan masa liburan anda untuk segera berkunjung ke bagian ujung Tembok Besar Cina ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar