Laman

Jumat, 16 Januari 2015

Tips Hunian Rumah Ramah Lingkungan

Bagi anda yang sedang ingin membangun rumah, anda dapat menerapkan tips hunian ramah lingkungan ini agar rumah anda dapat terlihat indah tapi tetap ramah lingkungan. Sejatinya rumah adalah sebuah tempat tinggal bagi kita untuk bernaung dari panasnya matahari dan dinginnya malam.

Memang biasanya masyarakat kita sekarang ini mempunyai impian untuk memiliki rumah mewah yang besar, tetapi anda juga harus memikirkan akibat serta konsekuensi jangka panjangnya. Karena biasanya rumah besar dan mewah akan menghabiskan banyak lahan, menghabiskan banyak energi listrik, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, pilihan untuk memiliki rumah yang asri dan ramah lingkungan menjadi alternatif terbaik bagi anda untuk mendapatkan rumah yang nyaman namun tetap ramah lingkungan. Berikut adalah tips memiliki hunian ramah lingkungan bagi anda:

Reduce


Memiliki rumah yang asri dan ramah lingkungan sebenarnya cukup mudah. Yang pertama anda harus ingat dengan slogan reduce, reuse, dan recycle. Reduce berarti bahwa anda harus mengurangi perabotan atau bahan bangunan yang dapat merusak lingkungan.

Perlu anda ingat bahwa pemanasan global sekarang ini sudah semakin parah, sehingga anda dapat menghambat dan tidak memperparah keadaan itu dengan membuat hunian asri yang ramah lingkungan.

Misalnya saja pada bahan bangunan rumah anda, anda tidak menggunakan asbes sebagai atap rumah atau garasi rumah anda, karena asbes ini akan memantulkan panas yang maksimal sehingga akan menyebabkan lingkungan terasa lebih panas.

Selain itu, menurut beberapa penelitian, serat pada asbes yang terlepas dapat terhirup dan membahayakan kesehatan paru-paru anda. Maka dari itu, gunakanlah atap genteng atau atap lainnya yang sekiranya lebih aman dan nyaman.

Meskipun dengan harga yang sedikit lebih mahal, tapi demi keamanan dan kenyamanan anda sendiri mengapa tidak? Karena kenyamanan kita dan kelestarian lingkungan kita tentunya menjadi prioritas nomer satu.

Reuse


Yang selanjutnya adalah reuse, dalam hal ini anda dapat mencari kusen kayu dari bongkaran rumah-rumah tua yang sudah tidak terpakai. Kayu pada rumah tua biasanya malah memiliki kualitas yang bagus karena terbuat dari kayu jati dan semacamnya.

Dengan menggunakan kusen kayu dari bongkaran rumah tua, anda tidak perlu lagi menebang pohon untuk kayunya kemudian dijadikan kusen. Sehingga rumah impian anda pun tidak mencemari dan merusak lingkungan sekitar.

Karena apabila anda menggunakan kayu baru, yang berarti anda harus memotong beberapa pohon untuk mendapatkannya, maka lingkungan pun akan semakin gersang karena tumbuhannya berkurang.

Recycle


Yang terakhir yaitu recycle, hal ini dimaksudkan agar anda dapat mengolah kembali barang-barang di rumah anda yang sekiranya masih bisa dipakai agar tidak tergeletak begitu saja sebagai sampah.

Misalnya saja kursi di rumah anda sudah rusak, apabila kursi tersebut masih bisa diperbaiki mengapa harus membeli lagi? Malahan, anda dapat memiliki kursi baru hasil recycle dengan harga yang lebih murah.

Anda tinggal membawa kursi tersebut ke tukang reparasi furniture lalu memintanya untuk memperbaiki dan mengecat ulang kursi anda, dan anda akan mendapatan kursi baru tanpa menyisakan bekas kursi lama yang tidak terpakai. Karena sebenarnya kursi yang anda gunakan adalah kursi lama anda, namun dengan tampilan dan cat yang baru sehingga terlihat seperti baru.

Selain dengan ketiga hal di atas, anda juga dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah anda untuk ditanami pepohonan dan tanaman agar rumah anda menjadi hunian yang asri, nyaman, dan tetap ramah lingkungan.

Selasa, 23 September 2014

Biogas, Alternatif Energi Untuk Kebutuhan Memasak


Banyaknya permintaan harga bahan bakar minyak di dunia semakin meningkat di setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan jumlah minyak bumi di dunia semakin berkurang sedangkan permintaan tetap saja meningkat. Alhasil harganya melambung tinggi.

Di Indonesia sendiri subsidi pemerintah untuk bahan bakar minyak terlampau tinggi sehingga APBN membengkak. Kali ini kita tidak akan membahas mengenai kebijakan pemerintah soal bahan bakar minyak, akan tetapi kemungkinan terburuknya yaitu jika harga BBM sudah sangat tinggi bahkan di atas taraf hidup kita.

Jika harga BBM sudah berada di atas jangkauan masyarakat menengah kebawah, otomatis harus mencari sumber energi alternatif karena kebutuhan energi tidak bisa berhenti. Salah satu energi alternatif untuk pengganti bahan bakar minyak adalah biogas.

Menurut namanya yaitu bio dan gas merupakan gas yang berasal dari mahluk hidup. Biogas sendiri bukanlah hal yang baru. Beberapa Negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Rusia telah memanfaatkan biogas untuk sumber energi.

Sedangkan di Asia, negara India merupakan negara pelopor biogas sejak tahun 1900. Di India terdapat lembaga khusus untuk penelitian biogas. Lembaga ini merupakan lembaga yang didirikan oleh Inggris semaja masih menjajah India. Pada tahun tersebut sudah terdapat 36.000 unit instalasi biogas yang sudah dibangun.

Akan tetapi perkembangan biogas di Indonesia masih terbilang baru. Kebanyakan masyarakat yang menggunakan biogas merupakan lapisan masyarakat dari bidang pendidikan seperti mahasiswa atau dosen yang melakukan penelitian sendiri tanpa ada campur tangan pemerintah.

Bahkan ada peternak dan pemilik industri tahu yang mencoba sendiri membuat biogas dan berhasil. Teknologi ini sangat menjanjikan untuk mendapatkan sumber energi baru yang lebih terjangkau dan banyak bahan bakunya serta mudah didapatkan.

Biogas bisa terbuat dari kotoran ternak atau limbah tahu. Prinsip dalam pembuatan biogas adalah proses dekomposisi bahan-bahan organik yaitu limbah tahu dan kotoran ternak tersebut secara anaerobik atau tertutup dari udara bebas tanpa oksigen sama sekali.

Hasil dari proses dekomposisi tersebut adalah gas yang sebagian besar merupakan gas metan dan karbon dioksida. Gas metan inilah yang memiliki sifat mudah terbakar sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak.

Untuk membuat biogas diperlukan instalasi khusus. Bangunan utama dari instalasi ini adalah digester. Digester merupakan seperti bak untuk menampung untuk menampung bahan baku biogas tersebut. Selain bahan baku biogas, digester juga menampung gas metan hasil perombakan di dalam bak tersebut.

Ada beberapa jenis bak digester salah satunya adalah model continuous feeding. Model ini memiliki desain bak yang memudahkan untuk diisi secara berkelanjutan setiap harinya. Ukuran dari digester disesuaikan dengan seberapa banyak bahan baku yang digunakan.

Selain digester, instalasi biogas harus mempunyai penampungan lumpur. Setelah bahan baku mengalami dekomposisi, bahan baku tersebut akan tetap berwujud sehingga perlu penampungan selanjutnya. Dan setelah menghasilkan biogas sisa dari bahan baku tersebut bisa digunakan untuk pupuk kompos.

Biogas sangat bermanfaat untuk kehidupan. Dalam jumlah banyak biogas bisa menggantikan gas elpiji. Karena bahan bakunya mudah didapatkan dan harganya juga terjangkau.

Prosesnya juga tidak mudah hanya dekomposisi atau didiamkan dalam bak tertutup. Yang dibutuhkan hanya instalasi untuk tempatnya dan pipa-pipa untuk menyalurkan biogas tersebut.

Biogas selain bermanfaat juga menguntungkan juga untuk lingkungan. Dengan dimanfaatkan menjadi biogas tentu saja kotoran ternak dan limbah tahu tidak akan mencemari lingkungan. Bahkan setelah digunakan bisa dibuat pupuk kompos yang baik untuk tanah.

Minggu, 21 September 2014

Sampah Jadi Pahlawanku


Sampah merupakan salah satu sumber masalah. Sampah yang biasanya menjadi sumber permasalahan di berbagai tempat kini tidak lagi dianggap demikian. Banyak orang yang memiliki ide kreatif dalam mengolah sampah dapat menggunakan sampah sebagai sumber penghasilan setiap hari.

Jika selama penanggulangan sampah hanya berupa pembakaran dan penguburan, maka dewasa ini mulai banyak sekali metode pengolahan berbagai jenis sampah yang dapat lebih bermanfaat. Berikut merupakan beberapa cara pengolahan sampah menjadi sesuatu yang berharga bagi masyarakat.

Sampah Plastik Sebagai Bahan Batako

Jika selama ini anda hanya mengetahui bahan dasar pembuatan batako adalah pasir dan semen, maka anda salah. Ada juga metode daur ulang sampah plastik menjadi campuran bahan pembuatan batako.

Selain caranya mudah, metode ini juga sangat bermanfaat dalam mengurangi jumlah sampah plastik di masyarakat. Namun sayang metode ini kurang mendapat respon dari pemerintah. Selama ini pembuatan batako dengan campuran sampah plastik ini masih menggunakan alat seadanya, sehingga hasilnyapun juga masih sangat sedikit.

Perlu adanya perhatian pemerintah untuk memberikan sumbangan dana bagi pengrajin batako ini agar dapat memproduksi batako dari sampah plastik lebih banyak dan cepat.

Klinik Asuransi Premi Sampah

Metode pengelolaan sampah yang ini masih tergolong baru. Metode ini baru diresmikan pada tahun 2010 di Kota Malang oleh seorang dokter muda bersama empat rekannya. Nama pendiri klinik ini adalah Gamal, yang telah meraih penghargaan Internasional di Inggris atas ide cemerlangnya ini.

Konsep dari metode ini adalah dengan mengumpulkan sampah sebagai ganti biaya kesehatan. Masyarakat sekitar klinik atau masyarakat yang mau menjadi anggota dari klinik diwajibkan mengumpulkan sampah seharga Rp. 10.000 setiap bulannya.

Warga tidak diberi uang atas sampah yang dikumpulkan, namun sebagai gantinya masyarakat dapat memperoleh pelayanan dan pengobatan gratis jika mengalami masalah kesehatan. Selain itu, uang dari hasil penjualan sampah digunakan untuk memperbaiki fasilitas klinik.

Sampah yang dikumpulkan dapat berupa sampah plastik, kardus dan beberapa jenis sampah lainnya. Hingga sekarang ini telah tercatat 500 anggota dari klinik ini di berbagai cabang di kota Malang Jawa Timur.

Pengolahan Limbah Kotoran Ternak

Selama ini kotoran ternak didaur ulang menjadi pupuk organik pada petani. Namun saat sekarang ini tak hanya petani yang dapat menikmati limbah dari sampah ini. Banyak peternak yang sudah dapat mengolah sampah ini menjadi sumber gas yang dapat digunakan sebagai pengganti gas LPG.

Cara pembuatan gas ini dapat anda cari di berbagai situs. Karena pengolahan kotoran ternak menjadi pengganti gas LPG ini dapat mengurangi pengeluaran dapur dan sangat memberikan manfaat untuk warga sekitar peternakan.

Mereka dapat beramai-ramai menggunakan gas ini dan hanya mengganti uang sekitar Rp. 10.000 tiap satu bulan untuk biaya pemeliharaan alat dan pembuatan gas. Api yang dihasilkanpun juga tak jauh beda dengan api dari gas LPG. Tidak berbau dan apinya lebih biru.

Pengolahan Sampah Batok Kelapa

Semua orang tentu telah tahu batok kelapa. Karena teksturnya yang keras, batok kelapa biasa digunakan sebagai kayu bakar. Namun tidak bagi pengrajin aksesoris dari Gunungkidul Yogyakarta. Mereka menyulap batok kelapa menjadi aksesoris yang bernilai jual tinggi.

Mereka membuat berbagai aksesoris dari bahan dasar batok kelapa tersebut, misalnya kalung, gelang dan anting. Kesuksesan tangan-tangan terampil ini dibuktikan banyaknya pasar yang mereka tuju, antara lain Beringharjo, Malioboro,dan beberapa toko aksesoris terkenal lainnya di Yogyakarta.

Selain menjadikan lingkungan menjadi lebih bersih, metode daur ulang sampah batok kelapa ini tergolong unik. Aksesoris ini banyak diminati baik oleh wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri. Omset dari penjualan aksesoris ini dapat meningkatkan pendapatan keluarga, sehingga metode ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Sabtu, 15 Juni 2013

Jaga Lingkungan Wujud Tanggung Jawab

Photo from Martin Sharman, license CC.

Pasti anda pernah melihat tulisan di beberapa baliho yang menganjurkan kita untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat. Pesan layanan tersebut bukanlah tanpa sebab. Suka ataupun tidak suka, kita harus mengakui bahwa bumi yang kita tinggali ini menjadi semakin rentan terhadap adanya polusi dan perusakan yang dilakukan oleh manusia yang tidak bertanggung jawab.

Anda tentu sudah pernah melihat berita di salah satu siaran televisi yang menerangkan bahwa hutan di Pulau Kalimantan kini sudah menjadi semakin menyempit. Padahal, beberapa tahun yang lalu, hutan di Kalimantan adalah salah satu jantung dari negara kita dan menjadi salah satu jantung bumi kita juga.

Namun karena adanya ulah para manusia yang tidak bertanggung jawab, mereka menebang pohon tanpa menanam kembali bibit pohon yang sama sebagai pengganti dan menjaga kelestarian hutan tersebut. Karena ulah mereka, kini hutan tersebut semakin menipis dan bumi kita menjadi semakin tercemar dan semakin panas.

Bayangkan saja, kini anda dapat merasakan hujan di bulan yang seharusnya menjadi musim kemarau, atau sebaliknya. Apabila anda peka terhadap perubahan yang terjadi, tentu saja anda merasa aneh karena musim sudah mulai kacau dan tidak beraturan. Hal ini yang kita sebut dengan pemanasan global.

Tunjukkan Tanggung Jawab Anda.

Sebagai umat manusia, anda tentu saja memiliki tanggung jawab terhadap apa yang terjadi pada lingkungan sekitar anda. Oleh karena itu, anda harus menunjukkan tanggung jawab anda dan membuktikan bahwa anda bukanlah manusia yang tidak memiliki hati.

Tanggung jawab anda adalah menjaga lingkungan sekitar anda sebagaimana mestinya. Sebagai contoh adalah anda tinggal di daerah perumahan padat penduduk. Anda dapat memulai untuk membuang sampah pada tempat yang semestinya agar di saat hujan deras terjadi, wilayah tempat tinggal anda tidak mengalami bencana banjir.

Selain itu, anda juga harus menjaga ekosistem yang ada pada lingkungan anda. Apabila anda melihat kurang adanya tanaman pada lingkungan anda, tanamlah tanaman perindang untuk membantu menjaga ekosistem yang ada pada lingkungan anda.

Tanaman adalah salah satu faktor penting yang dapat membantu anda untuk menjaga keadaan udara pada lingkungan anda. Udara yang pengap dan panas dapat dinetralisir karena adanya tanaman di daerah sekitar anda.

Selain itu, gaya hidup yang anda lakukan juga dapat membantu anda untuk tetap memiliki keadaan alam yang baik dan terjaga. Tentu saja anda tidak mau apabila lingkungan anda menjadi rusak dan tidak layak ditinggali.

Sudah menjadi tanggung jawab dan kewajiban kita untuk menjaga lingkungan yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita. Lingkungan ini harus kita jaga sebagaimana mestinya agar Tuhan tidak murka dan menurunkan bencana yang tidak dapat kita bayangkan.

Mulai dari diri sendiri.

Kita dapat menjaga lingkungan kita mulai dari diri kita sendiri. Kita tidak perlu berteriak-teriak untuk memita orang lain untuk menjaga lingkungan kalau kita sendiri bahkan belum memulainya. Kita harus dapat menjaga lingkungan yang kita tinggali dan melakukan segala hal dengan kesadaran diri.

Apabila kita sudah melakukan hal tersebut, tentu saja orang lain akan melakukan hal yang sama tanpa perlu anda minta. Mereka akan melihat anda sebagai contoh dan merasakan manfaat yang sama, tentu saja hal ini lebih efektif daripada anda harus mengajak orang lain untuk menjaga lingkungan sementara anda sendiri tidak melakukan hal tersebut.